Dear all,
Sekuntum teratai untuk anda semua, para calon Buddha.
Saya mau minta pandangan Bro en Sis yang berkenan berbagi, mana yang lebih baik:
Tetap ngotot pertahankan seseorang menjadi "Buddhis" walaupun ucapan dia suka sembarangan, kasar, nyakitin orang mulu, perbuatan tubuh dia suka sembarangan, menyakiti diri dan orang2 lain, pikiran dia suka ngawur dan tidak baik?
atau
Biarkan dia berubah menjadi orang Kristen tapi kualitas ucapan, perbuatan tubuh, dan pikirannya berubah menjadi lebih baik?
Kalau "ngotot" pertahankan dia sebagai "Buddhis", apa jalan keluar yang sebaiknya diberikan kepada dia dan bagaimana caranya?
Terima kasih sebelumnya bagi yang bersedia berbagi dan mohon maaf, jika saya belum tentu bisa menanggapi.
Anumodana
JL
Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million songs. Try it free.
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Dharmajala" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
