Tan looheng yang budiman, Mungkin kita perlu memahami dasar dari Buddhis yang percaya akan reinkarnasi. Dalam reinkarnasi ini setiap makhluk bisa menjadi apa saja setelah satu kehidupan dilaluinya, tergantung dari karma yang telah 'diperbuat' dalam kehidupan tsb. Maka sebutir nasi pun memiliki' karma tersendiri. Dengan masuk perut manusia, atau khewan, atau ditanam kembali berarti sang nasi 'menjalani' kehidupan selanjutnya. Hal yang sama juga tengah dilakukan oleh orang yang makan itu nasi. Pada hakekatnya, si orang tsb juga sedang 'menjalani' karmanya sendiri. Karena itu masalahnya bukan lagi siapa makan apa atau apa makan siapa melainkan masing-masing 'menjalani' karmanya sendiri sendiri. Orang bilang koan dari Zen menggiring orang ke alam pemikiran yang mengatasi dualisme, atau yin-yang.
Maaf kalau keliru:-) salam, tirta On Wed, 11 Jan 2006, PIJ wrote: > Setelah nasi dimakan dan diolah di dalam tubuh kita, nasi berubah menjadi > karbohidrat -> energi -> tubuh dst dst. Dengan konsep anatta dapat dipahami > bahwa kemudian nasilah yang memakan nasinya. > > ----- Original Message ----- > From: "Dharma Duta" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[email protected]>; > <[EMAIL PROTECTED]> > Sent: Monday, January 09, 2006 11:37 PM > Subject: [Dharmajala] Maaf ketinggalan: Pertanyaan menarik "bernuansa Zen" > dalam Atharva Veda > > >> Rekan-rekan terkasih, >> >> Maaf ada ketinggalan, ternyata setelah saya baca >> kembali di bagian bawahnya, ada kalimat (jawaban ?) >> lanjutan yang berbunyi: >> >> Bukan nasinya yang kumakan, atau nasinya yang >> memakanku, tetapi nasinya-lah yang telah memakan >> nasinya. >> >> Nah, barangkali ada rekan-rekan sekalian yang dapat >> menjelaskan maknanya. Sungguh membingungkan walau >> sudah dibaca berulang-ulang.Kira-kira apa ya maknanya? >> Sebelumnya saya ucapkan terima kasih dan selamat >> berdiskusi. >> >> Salam metta, >> >> >> Tan ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya ** ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh ** ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian ** ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami ** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
