Kebetulan saya pernah tinggal di jawa selama 12 tahun. Kata "Cino" memang the only kata yang mereka kenal untuk menyebut orang "dari negeri bambu kuning". Mereka bakal aneh menggunakan kata "chaina", "tionghua" yang memang tidak ada di kosa kata mereka dan sulit bagi lidah mereka.
 
Baik teman saya yang baik2, maupun mereka yang menyebut "cino" dengan kebencian, akan tetap sama menyebut "cino". Orang yang baru saya kenal yang ragu2 dg etnis saya akan dengan sopan bertanya "kowe cino yo?".
 
For some reason, baik di masa lalu maupun sekarang, sebagian orang indonesia asli memang membenci etnis "china", sehingga kata "cino" diucapkan dengan penuh kebencian. Rasa kebencian itu sedemikian dalamnya, sehingga sebagian orang china merasa sangat tidak nyaman jika mereka dipanggil dengan istilah tersebut atau bila mereka melihat 4 huruf tersebut .
So? Bukan katanya yang ada unsur hinaan. By right "cina" tidak berarti apa2. "Cina" ya orang "cina". But karena begitu banyaknya orang yang trauma dan terganggu dengan kata tersebut, untuk semangat kebaikan dan persahabatan, saya setuju agar "cina" diganti "china" saja.
 
BTW, koq bisa ya, orang china sangat dibenci? bukannya orang barat yang pernah menjajah? Kajian sosiologi yang menarik...
Tapi jangan menjawab, ya itulah ..."hwa na", ya itulah..."ti ko".., tapi apa sih yang berhasil dilakukan orang barat, yang gagal dilakukan orang china?

hanry uttamo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Kalau tidak salah ingat Dubes RRC juga pernah protes penggunaan Cina tanpa 'H" karena secara intenational adalah China. Seperti kata "Buddha" sering ditulis "Budha" dan "Buda". Untuk pelecehan atau kurang respect, orang2 kita memang jagonya.Tapi di arena international Indonesia dilihat sebelah mata ?  hukum karma ya???

EasyCoolSmart <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Sehubungan dgn penambahan huruf "H" menjadi China; setahu saya itu adalah keputusan pemerintah.
Sehingga pembacaannya berlafal Inggris: "chaina".
Contoh beberapa media yg menerapkan adalah Kompas & radio PasFM yg selalu membaca dgn lafal tersebut.
----- Original Message -----
From: dh4rm4duta
Sent: Tuesday, January 31, 2006 22:54
Subject: [Dharmajala] Re: Istilah Cina

Namo Buddhaya,

Ya benar seperti yang dikatakan Sdr. Kreshna A. bahwa kita lupa
membahasnya dari segi konotasi. Kata "Cina" itu masih identik dengan
makian di Indonesia. Dulu saya pernah diteriaki, "Cino.. cino!" dan
bukannya "Tionghua... Tionghua!" Tetapi fakta yang ada buku-buku
pelajaran murid saya, terutama sejarah, masih memasukkan kata "Cina"
tersebut. Tetapi saya tidak yakin bahwa apa yang tercantum dalam buku
sejarah itu memiliki konotasi menghina. Harian Jawa Pos, menggunakan
kata China (dengan sisipan huruf H) untuk mengantisipasinya. Apakah
ini menurut rekan-rekan sesuatu yang tepat? Apakah kata "China" itu
lebih tidak berkonotasi menghina ketimbang "Cina" (tanpa h)?

Metta,

Tan


--- In [email protected], kreshna amurwabumi
<[EMAIL PROTECTED]...> wrote:
>
> Rekan-rekan Dharmajala,
>   
>   Dalam membahas istilah kelihatannya rekan-rekan sudah kehilangan
pegangan. Saya akan mengambil contoh:
>   1. Bila saya mengatakan anda dan anjing sama-sama mahluk hidup.
Apakah ada yang protes? rasanya tidak.
>   2. Bila saya mengatakan (maaf ini hanya untuk penjelasan saja)
anda anjing. Apa yang anda rasdakan. Pada umumnya (kecuali yang sudah
dekat arhat) akan marah, mencak-mencak. Bisa-bisa saya dipukuli.
>   3.Bila saya mengatakan anda burung. Reaksi apa yang anda rasakan
dihati?. Mungkin anda bingung saja, apa ya yang diartikan dengan
pernyataan saya ini, dengan kata lain perasaan anda akan lebih netral.
>   
>   Lihat di tiga contoh diatas. Tiga penyamaan tapi menimbulkan rasa
yang berbeda. Dimanakah letaknya ?.Perbedaan itu terletak pada
konotasi yang diberikan dalam pernyataan itu. Sejarah kata itu
dipakai dan lingkungannya mempengaruhi arti kata itu. Hal inilah yang
saya lihat telah ditinggalkan dalam membahas kata "cina" dan mungkin
istilah lainnya seperti "yangkee" untuk orang Amerika.
>   
>   Semoga bermafaat
>   
>   Kreshna
>   ....................................................
>   >   Mengenai istilah orang Tionghoa atau orang Cina, saya lebih
> comfortable menyebut diri saya sebagai orang Cina, walaupun
> sebenarnya saya keturunan Cina. Karena tidak ada yang disembunyikan
> dan hal itu jelas dan mudah dimengerti.
> >   
> >   Waktu masih tinggal di Malaysia, karena bahasa Melayu saya
> cukup 'bersih', tidak seperti keturunan Cina Malaysia yang umumnya
> .......................
>
> Send instant messages to your online friends
http://uk.messenger.yahoo.com
>






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 




Yahoo! Mail - Helps protect you from nasty viruses.

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




SPONSORED LINKS
Religion and spirituality Spirituality


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke