|
Dear kalyanamitras,
Saya berkunjung ke sebuah website Buddhanet Taiwan, di dalam forum
itu kebetulan ada seorang teman pengunjung yang ternyata adalah
orang dari sisa2 suku Sakya, tapi sekarang tidak disebut suku Sakya
melainkan Newari. Konon suku Sakya sudah dibabat habis oleh
Pangeran Virudhaka 2500 tahun yang lalu. Tapi dari penuturan teman
kita ini, dari pembantaian 70.000 suku Sakya saat itu ternyata ada
sedikit yang sempat lolos. Keturunan suku Sakya masih dapat dijumpai
di Nepal, dan teman kita ini adalah salah satunya.
Di sini tidak bermaksud meninggikan status keturunan Suku Sakya,
karena apalah arti seorang keturuan suku Sakya, toh ajaran Buddha
justru tidak membatasi suku ras agama dll. Tapi yang perlu
diperhatikan di sini adalah bahwa sisa2 keturunan suku Sakya tentu
menyimpan informasi penting karena sebuah suku biasanya
mempertahankan tradisi mereka dan khususnya ini adalah satu satunya
suku di Nepal yang masih berpegang teguh pada tradisi Buddhisme
India khususnya Mahayana.
Yang menarik disini adalah penuturannya yang sangat bermanfaat
mengenai Sutra2 Mahayana dan tradisi chanting yang tentu lebih
terkesan mendekati original mahayana Nepal. Ini menjadi sebuah
informasi penting untuk membandingkan tradisi Theravada yang konon
selalu merasa yang paling original tradisi Buddhis-nya. Namun
perbandingan ini jangan pula dianggap ada maksud ingin menganggap
siapa yang lebih superior atau semacamnya. Semuanya sama sama
berasal dari Buddha Sakyamuni. Ini sudah lebih dari cukup. Ok? ƒยบ
Berikut kutipan pengenalan dirinya dari sebuah forum dan dialognya
dengan beberapa teman: (ini adalah forum berbahasa mandarin dan
beliau masuk dengan menggunakan bahasa inggris). Saya hanya akan
mengutip penuturan yang inggris, dan mandarin akan terjemahkan dan
ada pula yang saya hilangkan karena ada beberapa tanggapan yang
tidak begitu penting):
Shakya wrote:
Hello Dharma friends,
I am Shakya, Studying Buddhism in United States. I have been
studying Buddhism for a while. I like Buddhism because it teaches us
a scientific approach to tackle daily practices, which are valid and
successful for decades. Here I have joined this group to discuss
some of this issues and happy to share what I know on Buddhism and
want to know more from our dharma friends. Hope we will be
communicating each other successfully.
May we Generate Wisdom and Compassion in our Mind!
All the Best
Shakya, USA
-----------
Tony wrote:
Hi Shakya,
Christine claimed that you are a descendent of Buddha Shakyamuni's
family. I'm really surprised. To my limited knowledge, all family
members of Buddha Shakyamuni were killed during the war. Those who
survived were monks and nuns. Can you tell us what you know about
your lineage's history? Thanks,
Tony
----------
Shakya wrote:
Hi Tony,
Acually we still believe that we are descendent of Buddha
Shakyamuni's family in Nepal. During all Buddha Shakyamuni period
there are thousands of Sakyas But Virudhaka (The king) killed nearly
70000 Sakyas. Lots of Sakyas escaped. We may be one of them who
escaped from that massacre. Other one story related to our lineage,
It is about the Buddha, making of rules to wear a shoes for monks.
Because after Ananda the disciple of Buddha, eventually he is also
from sakya family. He went to the kathmandu valley to meet his
relatives. After come back from kathmandu his legs were eaten by
show. Buddha saw these things and made a rule to wear shoes if
needed. This story tells us that some of the relatives are living in
kathmandu valley, where we live nowadays. And similarly we had
history of 2000 years that we are worshipping Buddha and being
Buddhist for decades. That points I have mentioned above bring us to
believe that we have some thing relation with Sakyamuni Buddha.
I live in CA. Actually I have been through all kinds of Buddhist
practices. When I am teenager, I have got chance to learn theravada
Buddhism in Nepal. I have also been to the 10 days meditation course
of Arcarya Goenka, according to Vippasana tradition., Which is still
practicing well in all over the world. But after some time my father
introduced to the Tibetan Buddhism, I have been very fortunate to be
born in Buddhist family, I have got chance to listen and got
initiated by several Rinpoches., Who live in Nepal. My Guru or
teachers are especially from Kagyupa and Nyigmapa tradition. But I
am also very like the Gelukpa tradition and Specially Dalai lama's
practice of Compassion was unmatchable.
-----------
JinHan wrote:
Dear Shakya, Are you a Neward people ?
-----------
Shakya wrote:
Dear Jinhan,
Yes, I am Newar. I born in Lalitpur city. My mother language is
Newari.
--------------
JinHan wrote:
It is great! Does your family keep the tradition to chant sutras in
Sanskrit ? It seems you are also a Vajrayana buddhist. I know neward
people keep the tradition of indian Vajrayana in Nepal, even some
Thervada also keep the tradition. Would you please introduce it to
us ?
... cut...
__._,_.___
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
YAHOO! GROUPS LINKS
__,_._,___
gifqxZoH9IITo.gif
Description: GIF image
|