Dan juga akan jadi hal berbeda kalau kita kebetulan bertemu dengan seorang sakya yang beragama Hindu. Kalau kita mengambil kesimpulan dengan logika yang sama tentunya jadi sangat tidak tepat. Singkat katanya sih, bolehlah buat wacana hanya masih kurat 'pas' kalau kita mengambil kesimpulan dari sana.
with Metta
Sumedho Benny
Benar juga, segala kemungkinan bisa terjadi.
Kalau mengenai jaman sang Buddha, mungkin saja ada suku Sakya yang
tidak menjalankan dhamma vinaya. Ulasan topik disini hanya membuka
kemungkinan kemungkinan, bukan mengklaim sebuah kepastian. Shakya
sendiri mengaku suku Newari saja sudah tidak menjalankan vinaya
dengan baik, malah kalah dari bhiksu China. Tapi yang jelas tradisi
Newari itu adalah tradisi Buddhis. Sama juga dengan ada suku Sakya
yang Hindu, ada yang Theravadin, maka Suku Sakya yang dituturkan
Shakya sendiri adalah yang berasal dari Buddhis, dan ini satu hal
yang dianggap penting karena dapat memberi informasi tambahan atas
kronologi lenyapnya Buddhisme di India sedangkan mereka masih dapat
mempertahankannya, bahkan memiliki minimal 1 Sutra Mahayana di
setiap keluarga. Di sini bukan ingin mendapatkan klaim bahwa suku
keturunan Buddha Sakyamuni asli menjalankan tradisi Mahayana,
bukankah ada juga yang menjalankan tradisi Theravada seperti yang
dituturkan saudara Shakya?
with kusala cetana
Cg ik
--- In [email protected], [EMAIL PROTECTED] wrote:
>
> Rekan2x sekalian,
>
> Tradisi Mahayana berkembang ke india utara, nepal, china, korea
dan
> jepang. Tradisi Theravada berkembang ke selatan, srilanka, burma,
> thailand.
> Jika suku sakya yg tersisa itu berada di selatan misalnya srilanka
atau
> burma, maka mereka akan mempertahankan tradisi mereka yg mendekati
tradisi
> Theravada. Kemungkinan juga ada suku Sakya yang beragama Hindu dan
mereka
> jg akan mempertahankan tradisi Hindu mereka. Mungkin kalau ada
yang
> beragama Kristen maka akan demikian pula. Pada jamannya Sang
Buddha
> sendiri bisa diragukan apakah semua suku sakya belajar Dhamma
Vinaya (baca
> agama buddha).
> IMHO sih suatu suku bisa memiliki banyak kepercayaan dan masing2x
akan
> menjaganya.
>
> with Metta
> Sumedho Benny
>
>
>
__._,_.___
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
![]()
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Dharmajala" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
__,_._,___
- [Dharmajala] Memperkenalkan teman dari suku Sakya ching ik/ djoni
- Re: [Dharmajala] Memperkenalkan teman dari suku Sakya benzwu
- [Dharmajala] Re: Memperkenalkan teman dari suku S... ching ik/ djoni
- Re: [Dharmajala] Re: Memperkenalkan teman dar... Benny Wu
- Re: [Dharmajala] Re: Memperkenalkan teman dar... Hung wicaksana
Kirim email ke
