Sharing Daily INEB Training (10)

Tgl 4 Juni 2006
Masih berkaitan dengan pembahasan kemarin tentang cinta dan seksual, hari ini topik kami adalah seputar tentang insting seksual.

Jika kita bertemu dengan kondisi yang menggoda --> akan menimbulkan insting seksual. Hal ini akan membuat kita bereaksi. Kemungkinan bisa ada 2 reaksi dalam diri kita yaitu:
1. jika kita menggunakan kesadaran kita dan kebijaksanaan --> menimbulkan kondisi pikiran "Bodhi" yang tidak akan membuat kita menderita.
2. jika kita tidak berkesadaran dan penuh dengan nafsu (Kama Tanha) --> akan membuat kita bertindak buruk dan sebagai akibatnya kita menderita.

Insting seksual hanyalah salah satu dari insting yang kita miliki.
Insting lainnya antara lain:kekerasan (yang menghasilkan insting untuk melindungi diri), kelaparan / haus, emosi, insting keibuan, insting tentang "diri", bersaing.
Tentang insting "diri", yang menjadi inti darinya adalah akan membuat kita terus mambandingkan diri kita dengan orang lain.

Berkaitan dengan jenis2 insting ini, saya ingin mengajukan pertanyaan: "Kita sedang berbicara tentang insting kita sebagai manusia. Nah, sebagai manusia, ketika terjadi kontak, atau menghadapi masalah, atau berhadapan dengan suatu yang baru, atau apapun itu; kita akan langsung berpikir, langsung menganalisa. Apakah ini termasuk insting manusia atau ini salah satu yang disebut dengan kemampuan?"

NB: Insting berarti sesuatu yang muncul begitu saja, tidak memerlukan proses berpikir, langsung muncul begitu saja. dan sifatnya khas. Artinya hanya dimiliki satu species. Misal insting berburu oleh hewan.

Bagaimana menurut Anda? Ada tanggapan?

Sekarang kita berbicara mengenai halangan dalam bermeditasi ada 5 jenis yaitu:
1. Kamachanda: nafsu sensual
2. Byapada   : kebencian, dendam, dengki
3. Thina-Middha: kemalasan dan ketidak-aktifan
4. Uddhacca-Kukkucca: selingan (yang menyenangkan), kegelisahan
5. Vicikiccha: keragu-raguan

Ketika kita sedang membaca / meditasi, seringkali pikiran kita berjalan kemana-mana, inilah yang disebut dengan halangan / rintangan.
Halangan ini hadir tanpa adanya suatu usaha yang disengaja.

Mengenai tahap kedalaman pikiran saat bermeditasi, ada beberapa yaitu:
a. Tahap sadar (conscious)
b. Tahap setengah sadar (semi-conscious)
c. Tahap sub-conscious
Ketika kita menaruh perhatian/dengan sengaja berpikir walaupun hanya sedikit; pada tahap semi-conscious akan menyebabkan tanha/dosa.

Contohnya ketika kita ditertawakan oleh teman, saat meditasi kita kembali teringat. Kemudian timbul suatu perasaan: tidak senang, malu, marah, kemudian timbul suatu niat untuk membalasnya. Niat untuk membalas ini memperkuat kebencian kita. Inilah tanha. Dan tahap selanjutnya pikiran seperti ini akan "mengumpan" benih-benih anusaya untuk berkembang. Anusaya ini berada pada tahap conscious. Tahap inilah yang akan menghasilkan karma (baik atau buruk).
Anusaya ada 3 jenis yaitu:
a. Lobha=keserakahan
b. Dosa=kebencian
c. Moha=pandangan keliru

Contoh lain jika kita marah satu kali, maka kita akan cenderung untuk bersikap lebih marah lagi pada kali berikutnya. Dan akan terus berlangsung seperti itu. Pada saat ini, Anusaya mempengaruhi secara langsung.Dan hal ini hanya bisa ditangani jika kita mengumpulkan kebajikan (Parami).

Ada 3 jenis keinginan/craving dalam diri kita yaitu:
1. Kama Tanha: keinginan terhadap kesenangan sensual (seperti mata, lidah,dll)
2. Bhava Tanha: keinginan untuk menjadi seseorang. Contoh ketika kita ingin menjadi seorang yang pintar, ingin menjadi seorang yang keren, dll.
3. Vibhava Tanha: keinginan untuk tidak menjadi seseorang. Contoh ketik ada yang mengatakan bahwa kita bodoh, timbul perasaan kita tidak ingin menjadi orang bodoh. Dll.
Semua in berasal dari adanya konsep tentang "diri". Ketika kita tidak mampu memuaskan ke tiga tanha ini, maka benih-benih Anusaya akan muncul. Karena pandangan keliru, membawa kita pada pemahaman salah bahwa "aku" ini ada. Lalu dari pemahaman yg slaah ini muncullah nafsu-nafsu yang lain.

Selanjutnya kita belajar mengenai map of mind-nya Jo-Harry Window.
Ada 4 jenis keadaan pikiran disini. Mau tau apa aja...?Nanti yah, di acara sharing "LIVE" kita. Hehehe...

Nah, setelah makan siang, kita mulai dengan energizing game...Yaitu "Poisonous River". Mau tau juga gimana mainnya?Hehehe.....Ikut aja deh...Bayangin aja sampe ada yang kakinya broken, ada elangnya, ada angin yang jahil,dan ada buaya....Waduuh...kacau kan?

Dan seperti biasa, tiada malam tanpa meditasi..
Seperti juga malam ini...Hehe...

Oke, ketemu lagi di sharing berikutnya...
Terimakasih semua..

metta,
Julie




Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls to the US (and 30+ countries) for 2ยข/min or less. __._,_.___

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **





YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke