Pembaca yg budiman,
Berikut ini salah satu ceramah J Krishnamurti pada awal kehidupannya di depan
umum yang masih ada notulennya sampai sekarang. Ceramah ini diberikannya pada
pertemuan tahunan Tarekat Bintang ("The Order of the Star") pada th 1927, yakni
5 tahun setelah ia mulai mengalami proses pencerahan dan 2 tahun sebelum ia
membubarkan perkumpulan itu. Tampaknya proses pencerahan itu sendiri tidak
terjadi pada satu titik waktu, melainkan berlangsung selama beberapa lama,
bahkan beberapa tahun.
Untuk memahami ceramah ini, perlu diketahui konteks di mana ceramah ini
disampaikan. Sejak beberapa tahun K diangkat sebagai Ketua Umum dari Tarekat
Bintang. Perkumpulan itu dibentuk di dalam lingkungan Teosofi untuk menyambut
kedatangan Guru Dunia, yang diramalkan akan datang kembali pada awal abad
ke-20. Annie Besant, Presiden Perhimpunan Teosofi pada waktu itu, mengumumkan
bahwa K adalah "wadah" atau "kendaraan" bagi Guru Dunia yang akan datang itu.
Guru Dunia itu dipercaya adalah Lord Maitreya, sebuah makhluk luhur yang hidup
di alam halus, yang bertanggung jawab terhadap "kemajuan spiritual umat manusia
di bumi." Dipercaya bahwa dua ribu tahun sebelumnya Guru Dunia itu telah muncul
di dunia dalam wujud Yesus Kristus, dan kini sudah tiba waktunya bagi Guru
Dunia untuk datang kembali ke bumi, ketika batin manusia sudah rusak kembali.
Pernyataan Annie Besant itu menimbulkan berbagai pergunjingan dan spekulasi
yang berkecamuk di kalangan warga Teosofi pada waktu itu, yang sering kali
berlangsung dengan sengit: Apakah pribadi Lord Maitreya berbeda atau sama
dengan pribadi K? Apa artinya Lord Maitreya "menggunakan kendaraan" K? Apa yang
terjadi dengan pribadi K, bila Lord Maitreya turun menggunakan tubuh K sebagai
"kendaraan"?
Sementara K sendiri mulai berontak terhadap semua gelar, konsep dan peran
yang dibangun untuk dirinya oleh Perhimpunan Teosofi. Ia menyatakan,
"...sekarang saya bisa berkata bahwa saya dan Sang Kekasih adalah satu--entah
itu Anda tafsirkan sebagai Sang Buddha, Lord Maitreya, Sri Krishna, atau nama
apa pun."
Kembali kepada isi ceramah itu, pembaca yang sudah terbiasa dengan
ceramah-ceramah K yang belakangan tentu akan melihat perbedaan yang cukup besar
dengan ceramah K pada awal kehidupannya di depan umum ini, yakni ketika ia baru
saja mengalami proses pencerahan. Kiranya ini bisa menjadi bahan diskusi yang
menarik. Melihatkah Anda perbedaan apa saja antara "K" pada tahun 1930-an dan
"K" pada tahun 1960-an ke atas? Saya tunggu tanggapan Anda, terima kasih.
Salam,
Hudoyo
======================================
SIAPA YANG MEMBAWA KEBENARAN?
Oleh: J. Krishnamurti
(Ceramah di Eerde, Holland, Markas Besar Internasional dari The Order of the
Star, pada 2 Agustus 1927)
Ketika saya mulai berpikir untuk diri saya sendiri--yang telah berlangsung
beberapa tahun sampai sekarang--saya mendapati diri saya memberontak. Saya
tidak puas dengan ajaran apa pun, dengan otoritas apa pun. Saya ingin menemukan
sendiri apa artinya Guru Dunia bagi saya, dan apa Kebenaran di balik wujud Guru
Dunia. Sebelum saya mulai berpikir untuk diri saya sendiri, sebelum saya mampu
berpikir untuk diri saya sendiri, saya menerima begitu saja bahwa saya,
Krishnamurti, adalah kendaraan bagi Guru Dunia, oleh karena banyak orang
menyatakan demikian. Tetapi ketika saya mulai berpikir, saya ingin menemukan
apa arti Guru Dunia, apa arti Guru Dunia menggunakan kendaraan, dan apa arti
manifestasi-Nya di dunia.
Saya dengan sengaja akan berbicara secara kabur, oleh karena sekalipun
dengan mudah saya bisa membuatnya pasti, saya tidak bermaksud berbuat demikian,
oleh karena begitu Anda merumuskan sesuatu ia menjadi mati. Jika Anda membuat
suatu hal menjadi pasti--setidak-tidaknya itulah yang saya nyatakan--Anda
mencoba memberi tafsiran yang dalam pikiran orang lain akan menjadi wujud yang
pasti dan dengan demikian mereka akan terikat dengan wujud itu, dan dari situ
mereka harus membebaskan diri.
Apa yang akan saya katakan kepada Anda bukanlah otoritas, dan Anda jangan
mengikuti, melainkan pahami. Ini bukan masalah otoritas, bukan pula
kalimat-kalimat baku yang harus Anda ikuti secara membuta--itulah yang
diinginkan oleh kebanyakan di antara kalian--Anda ingin saya menetapkan hukum,
Anda ingin saya berkata: Saya adalah ini-itu; sehingga Anda bisa berkata:
Baiklah, kami akan bekerja untuk Anda. Ini bukan alasan mengapa saya
menjelaskan, melainkan agar kita bisa saling memahami, agar kita bisa saling
membantu. Saya akan membuat Anda sekarang melihat hal-hal yang mungkin bisa
Anda lihat sendiri, mungkin dalam hidup ini atau dalam hidup di kemudian hari.
Nah, ketika saya masih kecil saya biasa melihat Sri Krishna, membawa
seruling, sebagaimana Ia dilukiskan oleh kaum Hindu, oleh karena ibu saya
seorang pemuja Sri Krishna. Ia sering berbicara kepada saya tentang Sri
Krishna, dan dengan demikian saya menciptakan gambaran dalam pikiran saya
tentang Sri Krishna, membawa seruling, dengan segala pemujaan, segenap cinta,
semua nyanyian, semua kegembiraan--Anda tidak bisa membayangkan betapa itu
sesuatu yang hebat bagi anak-anak di India.
Ketika saya makin besar dan berjumpa dengan Uskup Leadbeater dan Perhimpunan
Teosofi, saya mulai melihat Master K.H. (Kuthumi)--lagi-lagi dalam wujud yang
disajikan kepada saya, realitas dari sudut pandang mereka--dan dengan demikian
Master K.H. bagi saya adalah akhir dari segalanya. Belakangan, semakin saya
tumbuh, saya mulai melihat Lord Maitreya. Itu dua tahun yang lalu, dan sejak
itu saya melihat-Nya terus-menerus dalam wujud yang diberikan kepada saya.
Saya ceritakan ini kepada Anda bukan untuk memperoleh otoritas atau untuk
menciptakan kepercayaan, melainkan hanya dengan maksud untuk memperkuat
kepercayaan Anda sendiri, harapan Anda sendiri, pikiran dan perasaan Anda
sendiri. Mencari Kebenaran merupakan pergulatan sepanjang waktu, oleh karena
saya tidak puas dengan otoritas orang lain, atau pemaksaan orang lain, atau
bujukan orang lain. Saya harus menemukan sendiri, dan dengan sendirinya saya
harus menemukannya melalui penderitaan.
Akhir-akhir ini yang saya lihat adalah Sang Buddha, dan berada bersama Dia
memberikan sukacita dan kemegahan bagi saya. Saya pernah ditanya, apa yang saya
maksud dengan Sang Kekasih--saya akan memberikan makna, penjelasan, yang
boleh Anda tafsirkan sesuka hati Anda. Bagi saya Itu adalah semuanya; itu
adalah Sri Krishna, itu adalah Master K.H., itu adalah Lord Maitreya, itu
adalah Sang Buddha, namun Itu berada melampaui semua wujud-wujud ini.
Apa pentingnya nama apa pun yang Anda berikan? Anda saling bertengkar
tentang Guru Dunia sebagai nama. Dunia tidak mengenal Guru Dunia; beberapa di
antara kita mengenal secara individual; beberapa di antara kita percaya pada
otoritas; yang lain mengalami sendiri, dan mengetahui sendiri. Tetapi ini
adalah sesuatu yang individual, dan bukan suatu masalah yang akan dipusingkan
oleh dunia.
Yang merisaukan Anda adalah apakah ada pribadi yang disebut Guru Dunia, yang
mewujud dalam tubuh seseorang, bernama Krishnamurti. Tetapi di dunia tidak ada
orang yang akan memusingkan diri dengan masalah ini.
Jadi Anda akan melihat sudut pandang saya bila saya bicara tentang
Kekasih-ku. Tidak enak rasanya saya harus menjelaskan, tetapi saya terpaksa.
Saya ingin itu sekabur mungkin, dan saya harap telah melakukannya. Kekasih-ku
adalah langit terbuka, bunga, setiap sosok manusia.
Saya berkata kepada diri sendiri: sebelum saya menyatu dengan semua Guru
itu, entah Mereka itu sama entah tidak bukan masalah penting; entah Sri
Krishna, Kristus, Lord Maitreya adalah satu, lagi-lagi bukan masalah yang
penting. Saya berkata kepada diri sendiri: selama saya melihat Mereka di luar
seperti dalam sebuah lukisan, sesuatu yang obyektif, maka saya terpisah, saya
berada di luar pusat.
Tetapi bila saya memiliki kemampuan, bila saya memiliki kekuatan, bila saya
memiliki tekad, bila saya menjadi murni dan suci, maka rintangan itu,
keterpisahan itu, akan lenyap. Saya tidak akan puas sampai rintangan itu
runtuh, sampai keterpisahan itu lenyap.
Sampai saya mampu berkata dengan pasti, tanpa gairah yang tidak pada
tempatnya, atau sikap melebih-lebihkan untuk meyakinkan orang lain, sampai saya
menyatu dengan Kekasih-ku, saya tidak pernah bicara. Saya bicara tentang
hal-hal umum yang kabur, yang diinginkan oleh setiap orang. Saya tidak pernah
berkata: saya adalah Guru Dunia.
Tetapi sekarang, karena saya merasa telah menyatu dengan Sang Kekasih, saya
menyatakan demikian--bukan dengan maksud untuk menekankan otoritas saya kepada
Anda, bukan untuk meyakinkan Anda akan kebesaran saya, bukan pula kebesaran
Guru Dunia, bahkan bukan tentang keindahan hidup, kesederhanaan
hidup--melainkan sekadar untuk membangkitkan keinginan dalam hati Anda dan
dalam pikiran Anda untuk mencari Kebenaran.
Jika saya berkata, dan saya akan berkata, bahwa saya dan Sang Kekasih adalah
satu, itu oleh karena saya merasakan dan mengetahuinya. Saya telah menemukan
apa yang saya dambakan. Saya telah menyatu, sehingga mulai sekarang tidak akan
ada lagi pemisahan, oleh karena pikiranku, keinginanku, harapanku--segala
sesuatu yang berasal dari diri individual--telah musnah.
Dengan demikian sekarang saya bisa berkata bahwa saya dan Sang Kekasih
adalah satu--entah itu Anda tafsirkan sebagai Sang Buddha, Lord Maitreya, Sri
Krishna, atau nama apa pun.
Selama enambelas tahun Anda telah memuja gambar yang tak pernah bicara, yang
Anda tafsirkan menurut keinginan hati Anda, yang telah mengilhami Anda, memberi
Anda ketenangan, memberi Anda inspirasi pada saat depresi. Anda bisa berpegang
pada gambar itu oleh gambar itu tidak bicara. Ia tidak hidup, tidak ada
kehidupan yang bisa dipertahankan.
Tetapi sekarang, setelah gambar yang Anda puja, yang telah Anda ciptakan
sendiri, yang telah mengilhami Anda, menjadi hidup dan bicara, Anda berkata:
Apakah gambar yang kupuja ini benar? Bisakah ia bicara? Punyakah ia otoritas?
Punyakah ia kekuasaan untuk mewakili Guru Dunia? Apakah ia memiliki keluasan
Kearifan-Nya, keluhuran Welas-Asih-Nya, berkembang sempurna, dan bisakah Itu
mewujud dalam diri seseorang?
Sudah tentu ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang harus Anda pecahkan
sendiri. Anda ingat, dongeng terkenal dari Dostoievsky, yang di situ Kristus
muncul kembali? Ia berkhotbah, dan akhirnya ia pergi ke Roma, dan Paus
mengundang-Nya, dan secara rahasia berlutut dan memuja dan memuji-Nya, tetapi
ia memenjarakan-Nya. Paus berkata, Kami memuja-Mu secara rahasia; kami
mengakui bahwa Anda Kristus; tetapi jika Anda pergi keluar, Anda akan membuat
banyak keributan; Anda akan menyebabkan munculnya keraguan, padahal kami telah
mencoba memadamkannya.
Sekarang gambar itu mulai hidup, dan Anda tak mungkin memiliki sesuatu yang
nyata, tak mungkin memiliki sesuatu yang benar yang tidak hidup. Anda mungkin
memuja sebatang pohon di musim dingin, tetapi jauh lebih indah di musim semi,
ketika kuncup, kumbang dan burung, ketika seluruh dunia mulai hidup.
Selama bertahun-tahun dalam musim dingin Anda membisu dan tidak memeriksa
diri Anda dengan amat tulus, itu relatif mudah. Tetapi sekarang, Anda harus
memutuskan sendiri, apa arti semua itu.
Sebelum ini, mudah berkata, bahwa Anda menantikan kedatangan Guru Dunia, dan
itu hampir tak berarti apa-apa. Tetapi sekarang, Anda berhadapan dengan masalah
gambar yang menjadi hidup.
Entah Anda akan tetap memuja terus-menerus sebuah gambar saja, entah memuja
realitas dari gambar itu, tentu saja terserah kepada setiap individu. Tetapi,
mohon jangan gunakan otoritas Anda untuk membujuk orang lain, karena saya pun
tidak menggunakan otoritas saya untuk meyakinkan Anda akan kebenaran gambar
yang menjadi hidup itu.
Bagi saya Itu hidup. Sekalipun saya biasa memuja gambar itu, saya tidak puas
dengan sekadar memuja. Saya ingin menemukan, melihat ke balik bingkai gambar
itu, memandang melalui mata, berpikir melalui batin, dan merasa melalui hati
dari gambar itu.
Saya tidak puas, dan oleh karena ketidakpuasan saya, oleh karena saya tidak
terima, oleh karena kesedihan saya, saya bisa melihat diri saya pada gambar
itu, dan dengan demikian saya adalah gambar itu.
Tidak ada yang rumit di situ, tidak ada yang misterius, tidak perlu menjadi
bergairah untuk meyakinkan orang lain. Hanya apabila Anda menyerah ke bawah
suatu otoritas maka Anda akan patah--tentu saja--oleh karena otoritas
bervariasi dari hari ke hari. Satu hari adalah si anu, hari lain adalah orang
lain lagi, dan merugilah orang yang bersujud kepada salah satu atau kepada
semuanya.
Itulah justru yang harus Anda hindarkan, dan itulah yang Anda coba hadirkan.
Anda menginginkan otoritas yang akan memberi Anda keberanian, yang akan membuat
Anda berkembang lebih penuh. Tetapi tidak ada otoritas luar yang akan memberi
Anda kekuatan untuk berkembang. Entah kebenaran yang dikatakan oleh gambar itu,
bila ia menjadi hidup, penting atau tidak, Anda sendirilah yang harus
memeriksanya.
Saya biasa menyimak setiap orang, selalu. Saya ingin belajar, dari tukang
kebun, dari pengemis, dari kaum Sudra, dari tetanggaku, dari sahabatku, dari
segala sesuatu yang bisa mengajar, dengan maksud untuk menyatu dengan Sang
Kekasih. Ketika saya telah menyimak semuanya, dan mengumpulkan Kebenaran dari
mana pun saya menemukannya, saya bisa mengembangkan diri sepenuhnya.
Sekarang Anda menunggu Kebenaran itu untuk datang, dari satu orang. Anda
menunggu Kebenaran itu dikembangkan, dicekokkan kepada Anda oleh suatu
otoritas, dan Anda memuja orang itu alih-alih Kebenaran itu.
Bila Krishnamurti meninggal, dan itu pasti akan terjadi, Anda akan membuat
suatu agama, Anda akan membuat aturan-aturan dalam pikiran Anda, oleh karena
orang itu, Krishnamurti, bagi Anda mewakili Kebenaran. Lalu Anda akan membangun
tempat ibadah, Anda mulai membuat upacara-upacara, menciptakan doa-doa,
dogma-dogma, sistem-sistem kepercayaan, akidah-akidah, dan menyusun filsafat.
Jika Anda membangun landasan besar di atas saya, individu, Anda akan
terperangkap di dalam rumah itu, di dalam tempat ibadah itu, lalu Anda perlu
seorang Guru lagi untuk menarik Anda keluar dari tempat ibadah itu, menarik
Anda dari kesempitan itu untuk membebaskan Anda. Tapi batin manusia begitu rupa
sehingga Anda akan membangun lagi tempat ibadah di seputar Dia, begitulah
berlangsung terus-menerus.
Tetapi mereka yang mengerti, yang tidak bergantung pada otoritas, yang
merangkul segenap manusia dalam hati mereka, tidak akan membangun tempat
ibadah--mereka akan sungguh-sungguh mengerti. Oleh karena segelintir orang
benar-benar ingin menolong orang lain, mereka mendapati hal itu sederhana.
Orang lain yang tidak mengerti, sekalipun mereka bicara banyak tentang hal itu,
dan tentang bagaimana mereka akan menafsirkan ajaran itu, akan menghadapi
kesulitan.
Bagi saya mudah sekali untuk pergi ke dunia dan mengajar. Orang di dunia
tidak akan peduli entah ini suatu pengejawantahan, entah sesuatu yang masuk ke
dalam badan ini, atau suatu kedatangan ke dalam altar yang telah disiapkan
bertahun-tahun, atau Krishnamurti sendiri.
Yang akan mereka katakan adalah: Saya menderita, saya mengalami
kenikmatan-kenikmatan sesaat, dan kesedihan-kesedihan yang terus berubah;
bisakah Anda memberikan sesuatu yang lestari? Anda bilang, Anda telah menemukan
Kebahagiaan dan Pembebasan; bisakah Anda berikan itu kepada saya, sehingga saya
bisa masuk ke dalam kerajaan Anda, ke dalam dunia Anda?
Itulah yang mereka dambakan, dan bukan lencana, tarekat, peraturan,
buku-buku. Mereka ingin melihat air yang hidup mengalir di bawah jembatan umat
manusia, sehingga mereka bisa berenang bersama air itu menuju laut lepas.
Dan yang Anda pentingkan selama ini adalah bagaimana Anda akan menafsirkan
ini. Anda belum menemukan Kebenaran itu bagi Anda sendiri, Anda terbatas, tapi
Anda ingin membebaskan orang lain. Bagaimana Anda akan melakukan itu? Bagaimana
Anda akan menemukan apa yang benar, apa yang palsu, apa Guru Dunia itu, apa
realitas, jika Anda belum membersihkan kebuntuan dari kubangan ini, sehingga
Kebenaran akan terpantul dari situ?
Selama kehidupan ini, dan mungkin dalam kehidupan-kehidupan yang lampau,
saya hanya mendambakan satu hal: pembebasan, keluar dari kesedihan, dari
keterbatasan, menemukan Guru saya atau Kekasih-ku--yang adalah Guru Anda dan
Kekasih Anda; Guru dan Kekasih yang ada di dalam setiap orang, yang ada di
balik setiap batu biasa, setiap helai rumput yang terinjak.
Keinginanku, harapanku, adalah untuk menyatu dengan Dia, sehingga saya tidak
lagi merasa terpisah, tidak lagi menjadi entitas yang berbeda dengan diri yang
terpisah. Dan bila saya mampu menghancurkan diri ini sepenuhnya, saya mampu
menyatukan diri saya dengan Kekasih-ku. Dari situ, karena saya telah menemukan
Kekasih-ku, Kebenaran-ku, saya ingin memberikannya kepada Anda.
Saya bagaikan sekuntum bunga yang memberikan harumnya kepada udara pagi. Ia
tidak memikirkan siapa yang lewat. Ia memberikan harumnya, dan mereka yang
berbahagia, yang menderita, akan menghirup keharuman itu. Tetapi mereka yang
merasa puas, yang tidak mengharapkan, yang tidak peduli, yang tidak pernah
membayangkan sukacita dari keharuman itu, akan lewat begitu saja tanpa
memperhatikan.
Apakah Anda akan memaksa mereka berhenti dan menghirup keharuman itu? Anda
memikirkan bagaimana Anda akan meyakinkan mereka. Mengapa Anda harus meyakinkan
mereka? Anda hanya akan meyakinkan mereka yang sungguh-sungguh mencari.
Karena Anda ragu-ragu dalam pencarian Anda, maka Anda tidak sungguh-sungguh
mencari. Anda merasa puas dengan pengetahuan Anda yang sedikit, dengan otoritas
Anda yang sedikit. Anda ingin otoritas itu bicara, untuk membebaskan Anda dari
keraguan Anda.
Misalkan ada orang yang mampu mengatakan kepada Anda bahwa saya adalah Guru
Dunia; dengan cara bagaimana itu akan menolong, dengan cara bagaimana itu akan
mengubah Kebenaran? Dengan cara bagaimana pemahaman akan datang ke dalam hati
Anda, dan pengetahuan akan datang ke dalam pikiran Anda?
Jika Anda bergantung pada otoritas, Anda akan membangun landasan Anda di
atas pasir, dan gelombang kesedihan akan datang dan menyeretnya.
Tetapi jika Anda membangun landasan Anda dari batu, batu pengalaman Anda
sendiri, batu pengetahuan Anda sendiri, batu kesedihan dan penderitaan Anda
sendiri, jika Anda mampu membangun rumah Anda di atas itu, batu demi batu,
pengalaman demi pengalaman, maka Anda akan mampu meyakinkan orang lain.
Sampai sekarang Anda bergantung pada dua Pelindung dari Tarekat ini [Annie
Besant dan C.W.Leadbeater] sebagai otoritas, pada orang lain untuk mengatakan
kepada Anda apa Kebenaran itu, padahal Kebenaran itu terletak di dalam Anda. Di
dalam hati Anda sendiri, di dalam pengalaman Anda sendiri Anda akan menemukan
Kebenaran, dan itulah satu-satunya yang berharga.
Hanya itu yang bisa menyembuhkan penderitaan Anda, hanya itu yang bisa
melenyapkan kesedihan Anda. Itulah sebabnya saya merasa saya harus bicara
tentang hal-hal ini.
Saya tidak bisa bicara pada tahun yang lalu [dalam pertemuan seperti ini],
sebagaimana saya bisa sekarang, bahwa saya adalah Guru itu, oleh karena kalau
dulu saya berkata begitu, itu tidak jujur, itu tidak benar. Oleh karena pada
waktu itu saya belum menyatu dengan Sumber dan Tujuan, saya tidak bisa berkata
bahwa saya adalah Guru itu.
Tetapi sekarang saya dapat mengatakannya. Saya telah menyatu dengan Sang
Kekasih, saya telah menjadi sederhana. Saya telah dimuliakan oleh karena Dia,
dan oleh karena Dia saya bisa menolong.
Maksud saya bukan untuk menciptakan diskusi tentang otoritas, tentang
pengejawantahan di dalam pribadi Krishnamurti, melainkan untuk memberikan air
yang akan membersihkan kesedihan Anda, tirani remeh Anda, keterbatasan Anda,
sehingga Anda menjadi bebas, sehingga Anda pada akhirnya akan menyatu dengan
lautan, di mana tidak ada keterbatasan, di mana terdapat Sang Kekasih.
Saya harap saya telah menjelaskan ini; dan bagi batin yang memahami, itu
menjadi jelas. Batin dan hati yang telah meraba-raba, yang telah mencari, yang
telah mendambakan untuk menemukan Kebenaran, mereka akan menemukannya. Anda
tidak akan meyakinkan, tidak akan mengubah gaya hidup mereka yang tidak ingin
berubah.
Tetapi sebagaimana saya berubah dan menyatu dengan Sang Kekasih, sebagaimana
saya telah menemukan tujuan saya, karena saya memiliki cinta kasih--dan tanpa
cinta kasih Anda tak mungkin mencapai tujuan itu--oleh karena saya memiliki
cinta, oleh karena saya telah menderita dan melihat dan menemukan semua, dengan
sendirinya menjadi kewajiban saya, kesenangan saya, dharma saya, untuk
memberikannya kepada mereka yang tidak memilikinya.
Entah saya memberikannya melalui Tarekat Bintang, entah melalui organisasi
lain, itu tidak penting. Orang tidak akan peduli melalui organisasi mana itu
datang. Mereka hanya akan puas jika kesedihan mereka, kenikmatan mereka,
keangkuhan mereka yang sesaat, keinginan mereka yang rapuh dapat dimatikan dan
suatu hal yang leblih besar dari itu ditegakkan.
Bila Anda memahami kebenaran dari Pembebasan dan Kebahagiaan ini, itu akan
membebaskan Anda dari diri Anda, dari semua kesombongan, kenikmatan, kesakitan,
dan kesedihan Anda.
Sebagaimana saya telah mencapai Pembebasan, saya ingin memberikannya. Tetapi
Anda berkata: Anda harus memberikannya dengan gaya tertentu, Anda harus bisa
memberikannya dalam kata-kata tertentu, dengan bahasa tertentu.
Apakah penting dari gelas mana Anda minum air, selama air itu mampu
memuaskan dahaga Anda? Apakah penting siapa yang memberi Anda makan, selama
dengan makanan itu kenyang dan menjadi kuat?
Oleh karena Anda telah terbiasa selama berabad-abad dengan label-label, Anda
ingin agar kehidupan diberi label. Anda ingin Krishnamurti diberi label, dan
dengan cara yang tertentu, sehingga Anda bisa berkata: Nah, sekarang saya
mengerti, lalu ada kedamaian di dalam Anda.
Saya rasa bukan begitu jadinya. Bisakah Anda mengikat air samudra? Orang
pernah mencobanya, tapi selalu terjadi bencana.
Saya tidak ingin diikat, oleh karena hal itu berarti keterbatasan. Anda
tidak bisa mengikat udara. Anda bisa mengurungnya, bisa mengotorinya, Anda bisa
memberi racun pada udara itu, tetapi udara yang di luar, yang tersedia bagi
semua orang, tak pernah bisa Anda kendalikan.
Saya tak akan diikat oleh siapa pun. Saya akan menempuh jalan saya sendiri,
oleh karena itulah satu-satunya jalan. Saya telah menemukan apa yang saya
inginkan. Saya telah menyatu dengan Kekasih-ku, dan Kekasih-ku dan aku akan
mengembara bersama-sama di muka bumi ini.
Anda tak akan bisa memaksa orang, dengan otoritas apa pun, dengan ketakutan
apa pun, dengan ancaman kutukan neraka apa pun yang Anda gunakan. Zaman itu
telah lewat.
Kini adalah zaman revolusi dan guncangan. Ada keinginan untuk tahu segala
sesuatu bagi diri sendiri. Dan oleh karena Anda tidak memiliki keinginan itu
dalam diri Anda, Anda terkungkung dalam dunia yang terbatas.
Anda mengira Anda telah menemukan, tetapi Anda belum menemukan. Oleh karena
Anda merasa pasti dalam ketidakpastian-ketidakpastian Anda yang remeh, Anda
mengira Anda bisa mengubah dunia.
Ketika menara Eiffel dibangun, ia mengira dirinya adalah benda yang paling
indah, paling menakjubkan, paling tinggi di dunia, sampai sebuah pesawat
terbang kecil terbang di atasnya.
Anda semua mengira bahwa Anda bisa lari bersama kijang dan mengaum bersama
singa. Tetapi Anda hanya bisa lari bersama kijang dan mengaum bersama singa
apabila Anda telah menyatu dengan Sang Kekasih.
Tidak ada gunanya bertanya kepada saya, siapakah Sang Kekasih itu. Apa
gunanya penjelasan? Oleh karena Anda tidak akan memahami Sang Kekasih sampai
Anda mampu melihatnya di dalam setiap binatang, di dalam setiap helai rumput,
di dalam setiap manusia yang menderita, di dalam setiap individu.
Jadi, teman-teman, satu-satunya yang penting adalah bahwa Anda harus
memberikan air yang akan memuaskan dahaga orang. Orang yang tidak ada di sini,
yang ada di dunia. Dan air yang akan memuaskan, yang akan memurnikan hati
mereka, memuliakan batin mereka adalah ini: menemukan Kebenaran, dan menegakkan
dalam batin mereka sendiri dan dalam hati mereka sendiri Pembebasan dan
Kebahagiaan.
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya
maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta
kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas
dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua,
para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/