MENYENTUH BUDDHA YANG ADA DI DALAM
Dalam literatur Buddhis, yang disebut "sutra", pesan yang paling
penting adalah setiap individu memiliki kapasitas untuk menjadi
seorang Buddhakapasitas untuk mengasihi, memahami, dan menjadi
tercerahkan. Ini adalah pesan yang paling penting dari semua sutra.
Latihan yang ingin saya tunjukkan kepada anda disebut "Perenungan
terhadap Buddha", dan hal ini diajarkan dalam setiap aliran agama
Buddha. Anda menyentuh Buddha di dalam diri anda dan semua
kualitas-kualitas Buddha, dan anda mengetahui bahwa Buddha tersebut
sangat nyatabukan sebuah gagasan, bukan sebuah pendapat, tetapi
sebuah realita. Tugas kita, hidup kita, latihan kita, adalah untuk
menghidupkan Buddha di dalam diri kita dan di dalam diri orang-orang
yang kita cintai.
Anda perlu meluangkan tiga atau empat menit dalam latihan ini, baik
sendiri ataupun bersama dengan beberapa sahabat. Duduklah dalam
keheningan, bernafas masuk dan keluar beberapa menit untuk menenangkan
diri anda, lalu tanyakanlah, "Buddha kecil, apa kamu ada di sana?"
Tanyakanlah pertanyaan ini dengan sangat mendalam dan lembut.
"Buddhaku yang kecil, apakah kamu ada di sana?" pada permulaan, anda
mungkin tidak mendengar sebuah jawaban. Sebenarnya selalu ada jawaban,
tetapi jika anda belum cukup tenang, anda tidak akan mendengarnya.
"Ada orang tidak di sana? Buddha kecil, apa kamu ada di sana?" Dan
anda akan mendengar suara Buddha kecil anda menjawab, "Iya, sayang,
tentu. Aku selalu hadir di sini untukmu."
Mendengar ini, tersenyumlah anda. "Aku tahu, Buddha kecil, kamu adalah
ketenangan-ku. Aku tahu kamu selalu ada di sana, dan aku membutuhkanmu
untuk membantu diriku menjadi tenang. Seringkali aku tidak setenang
seperti yang aku inginkan. Aku menjerit, aku bersikap seolah-olah aku
tidak memiliki Buddha di dalam diriku. Tetapi karena aku tahu engkau
ada di sana, aku tahu aku mampu untuk menjadi tenang. Terima kasih,
Buddha kecil, aku membutuhkanmu ada di sana." Dan Buddha kecil
berkata, "Tentu aku akan berada di sini untukmu setiap saat. Datanglah
dan kunjungilah aku setiap kali kamu membutuhkan." Itulah latihan
menyentuh Buddha di dalam diri. Ini adalah latihan yang sangat krusial
bagi kita semua.
Saya senang untuk duduk dekat dengan anak-anak karena kesegaran
mereka. Setiap kali saya menggandeng tangan seorang anak kecil dan
berlatih meditasi jalan, saya selalu mendapatkan berkah dari
kesegarannya. Saya dapat memberikan anak itu kestabilan saya, tetapi
saya selalu mendapatkan berkah dari kesegarannya. Jika anda kehilangan
kedamaian dan suka cita anda, ingatlah bahwa anda pernah berkali-kali
segar di masa lalu. Dan jika anda menyentuh Buddha, kesegaran di dalam
diri anda akan terus bertumbuh.
Anda dapat berkata kepada Buddha di dalam diri anda, "Wahai Buddha
kecil, kamu adalah kesegaranku. Terima kasih telah berada di sana."
"Wahai Buddha kecil, kamu adalah kelembutanku." Kelembutan adalah
sesuatu yang kita semua butuhkan.
"Wahai Buddha kecil, kamu adalah perhatian murni-ku." Dan itu benar,
karena seorang Buddha adalah seorang yang terbentuk dari energi
perhatian murni. Untuk melaksanakan perhatian murni berarti sadar
terhadap apa yang sedang terjadi, dan itu hanya dapat terjadi jika
anda benar-benar hadir di sana, seratus persen hadir. Kapan pun anda
bertindak dengan penuh kesadaranmeminum segelas susu, berjalan, atau
bernafas dengan penuh kesadarananda sedang menyentuh Kebuddhaan, anda
sedang menyentuh sifat alami Buddha.
"Wahai Buddha, kamu adalah pengertianku." Pengertian adalah sangat
krusial. Jika anda tidak memahami seseorang, anda tidak dapat
mencintainya. Buddha adalah energi pengertian. Jika anda sadar dan
waspada terhadap apapun yang terjadi di dalam diri anda dan di sekitar
anda, anda akan memahami hal-hal dan orang-orang dengan mudah. Jadi
anda dapat berkata, "Buddha kecil, kamu adalah pengertianku. Aku
sangat membutuhkanmu karena aku tahu bahwa pengertian adalah dasar
dari cinta."
"Wahai Buddha kecil, kamu adalah cinta kasihku. Kamu adalah kapasitas
untuk mencintai." Kamu juga memiliki kemampuan untuk mencintai. Jika
anda menyentuh kemampuan tersebut setiap hari, cinta kasihmu akan
tumbuh, kemampuanmu untuk mencintai akan tumbuh, dan anda akan berada
dalam jalur untuk merealisasikan Buddha dalam diri anda secara menyeluruh.
Setiap saat anda mengunjungi Buddha, Buddha dalam diri anda
mendapatkan berkah. Buddha dalam diri anda akan memiliki lebih banyak
ruang dan udara untuk bernafas. Ketika menjalani hari anda, anda
mungkin pernah menderita, anda mungkin pernah sangat marah, dan hal
itu menjauhkan Buddha di dalam diri anda dari udara segar untuk
bernafas. Buddha kecil anda akan sesak untuk bernafas. Akan tetapi
setiap kali anda berlatih menyentuh Buddha, anda membawa ruang dan
udara yang berlimpah ke dalam, dan Buddha di dalam diri anda memiliki
kesempatan untuk tumbuh. Hal ini sangat penting.
Jika anda berlatih menyentuh kualitas-kualitas ini dari Buddha di
dalam anda, anda menyentuh Buddha yang sejati, bukan Buddha yang
dibuat dari semen, tembaga, ataupun jamrud. Buddha bukanlah seorang
dewa. Buddha bukanlah seseorang di luar diri kita, di atas angkasa,
atau di puncak gunung. Buddha itu hidup dan hidupnya di dalam diri kita.
"Wahai Buddha, betapa sangat menentramkan mengetahui bahwa kamu ada di
sana. Buddha kecil, aku sangat membutuhkanmu." Dan Buddha kecil di
dalam anda akan berkata, "Wahai kamu, aku juga sangat membutuhkanmu.
Tolong datanglah dan berkunjunglah lebih sering."
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya
maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta
kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas
dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua,
para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/