Dear Hwh,
 
Saya Juga Begitu. Waktu Pertama Saya Baca Bahwa Lama Tibet Boleh Beristri, Saya Kaget Juga.
Tapi Saya Tidak Otomatis Berpikiran Negatif / Berprasangka Buruk Akan Hal Itu, Karena Saya Percaya Bahwa Dibalik Itu Pasti Ada Jawaban Logisnya. Dan Saya Berusaha Tidak Mau Terjerat Oleh Pandangan "Mati" Bahwa Rohaniwan Buddha PASTI Selibat, Seperti Kita Lihat Sekarang Ini.
 
Saya pun Belum Mendapatkan Jwabnya, Apalagi Untuk Hal2 Yang Dikeluhkan Hwh Di Atas.!!
 
 
With Metta, ika.
 
 
 


hwh <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear rekan2,
 
Saya sudah membaca buku tentang Milarepa. Ada yang menjadi ganjalan dan pertanyaan bagi saya yaitu saat Gurunya, Marpa diberi bir/ anggur oleh istriya sendiri, Dakmema sampai akhirnya mabuk dan tidak sadar. Begitu pula dengan bhikku2 lainnya.
 
Apakah meminum bir/ anggur merupakan tradisi Tibet? Apakah boleh sampai menjadi mabuk dan tidak sadar? Apakah hal tersebut tidak melanggar sila atau vinayanya?
 
Mohon penjelasannya
 
Thanks
Hadi


Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls. Great rates starting at 1ยข/min. __._,_.___

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **





YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke