|
Dear rekan2,
Saya sudah membaca buku tentang Milarepa. Ada yang
menjadi ganjalan dan pertanyaan bagi saya yaitu saat Gurunya, Marpa diberi bir/
anggur oleh istriya sendiri, Dakmema sampai akhirnya mabuk dan tidak
sadar. Begitu pula dengan bhikku2 lainnya.
Apakah meminum bir/ anggur merupakan tradisi Tibet?
Apakah boleh sampai menjadi mabuk dan tidak sadar? Apakah hal tersebut tidak
melanggar sila atau vinayanya?
Mohon penjelasannya
Thanks
Hadi ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya ** ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh ** ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian ** ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami ** YAHOO! GROUPS LINKS
__,_._,___ |
- [Dharmajala] MARPA hwh
- Re: [Dharmajala] MARPA Ika Polim
