MANG UCUP <[EMAIL PROTECTED]>
From: "MANG UCUP" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Tue, 3 Oct 2006 19:55:33 +0200
Subject: [proletar] Bangsa Paranoid
Apakah orang Indonesia bisa disebut sebagai
bangsa paranoid yang selalu
hidup dalam rasa ketakutan? Paranoid itu adalah salah satu dari gejala
penyakit jiwa baca gendheng yang hidup dalam rasa ketakutan yang berlebihan.
Kata paranoid itu sendiri diserap dari bhs Yunani para-noia (para = diluar;
noia = pikiran).
Paranoid tidak bisa disamakan dengan phobia (fobia). Fobia adalah rasa takut
yang berlebihan untuk satu macam masalah umpamanya takut naik pesawat, takut
melihat angka 13 (Triskaidekaphobie), bahkan ada juga yang takut melihat
warna kuning (xanthophobie). Kata phobia diserap dari nama Phobo (takut).
Phobo itu adalah putera dari dewa perang Ares dan dewi Aphrodite. Ada
ratusan jenis macem phobia ini bisa dilihat di :
opensubscriber.com/message/[email protected]/3958194.html
Wah mang Ucup ini kebangetan moso sih bangsa Indonesia disebut sebagai
bangsa Paranoid. Tidak bisa dipungkiri hampir semua penduduk Indonesia hidup
dalam ketakutan. Dari segi materi maupun ekonomi keadaan memang jauh lebih
baik daripada tahun-tahun sebelumnya, tetapi hidup dimasa sekarang ini tidak
bisa nyaman maupun tenang lagi seperti tempo doeloe. Rasa takut menghantui
kita siang dan malam.
Begitu bangun tidur sudah timbul rasa takut, takut macet, takut terlambat,
takut kena tilang dsb-nya. Gejala dari paranoid adalah curiga dan adanya
sifat bermusuhan. Tanyalah sama diri sendiri kenapa kebanyakan orang memilih
Taxi Bluebird, karena belum apa-apa sudah timbul rasa takut, curiga yang
menimbulkan sifat bermusuhan terhadap taxi brand lainnya.
Pada saat makan saja sudah timbul rasa takut. Takut ketularan penyakit sapi
gila, flu burung, formalin. Kita memilih minum air kemasan seperti aqua,
karena merasa nyaman, tetapi kebalikannya kita minum juice atau air es yang
tidak jelas airnya dari mana.
Kita merasa senang dengan membanjirnya produk dari Tiongkok yang murah
meriah, tetapi dilain pihak berapa banyak sudah perusahaan gulung tikar
seperti pabrik tekstil, sepatu dll-nya lagi, karena tidak bisa bersaing
dengan barang-barang import dari Tiongkok. Hal ini menimbulkan rasa takut
bukan bagi pengusahanya saja, tetapi bagi karyawannya juga. Pada jaman
sekarang ini siapa yang masih bisa merasa benar-benar yakin dan nyaman di
tempat pekerjaannya? Hari ini masih Boss besok sudah jadi pengangguran.
Rasa takut bukan hanya sekedar takut kehilangan pekerjaan saja, tetapi masih
banyak rasa takut lainnya yang menghantui kita. Misalnya takut tidak bisa
bayar kontrakan, uang sekolah, takut mati, takut ditinggal pasangan hidup
dll-nya. Kehadirannya polisi pun bukannya mengurangi rasa takut kita, bahkan
menambah. Takut kena tilang maupun takut di pungli.
Tidak lama lagi liburan Lebaran, apakah anda mau pergi liburan ke
Pangandaran (Tsunami), ke Yogya (gempa & gunung meletus), Bali (bom &
teror). Silahkan pilih sendiri tempat yang nyaman. Bagaimana dengan bis yang
sering tabrakan atau pesawat yang sering jatuh, belum lagi banyaknya copet
yang berkeliaran di airport maupun di stasiun. Apakah anda yakin masih bisa
kebagian ticket?
Bagaimana dengan kesehatan anda? Kapan terakhir kali check up? Apakah anda
memiliki cukup banyak simpanan apabila anda sakit? Lihat tuh para penderita
kanker di kampung maupun tetangga. Belum lagi yang ketularan penyakit AIDS.
Cobalah sekali-sekali ngaca dan bandingkan dengan cewe-cewe maupun cowo-cowo
metropolitan yang sekarang ini banyak berkeliaran di mall-mall, dan sebutkan
satu saja alasan, kenapa pasangan anda harus bisa hidup setia tanpa
berselingkuh? Masalahnya orang punya PIL atau WIL pada saat sekarang ini
sedang ngetren! Lihat tuh si Yusril azah memilih daun muda.
Mogah-mogahan melalui oret-oretan ini, mang Ucup ini bisa mengurangi rasa
takut anda, apabila belum baca sambungannya.
Mang Ucup
Email: [EMAIL PROTECTED]
Homepage : www.mangucup.org
---------------------------------
Get your own web address for just $1.99/1st yr. We'll help. Yahoo! Small
Business.
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya
maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta
kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas
dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua,
para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/