Antara pikiran dan suara batin....
Dalam diskusi yang lain, kami bicara tentang pikiran dan kata hati atau suara hati..
Beliau bercerita bahwa dalam suatu waktu, beliau pernah berdebat dengan sahabat seperjalanannya dan sahabat beliau mengatakan bahwa pikiran itu yang penting, kata hati itu bisa banyak dan bisa riuh, tapi pikiranlah yang benar dan mengendalikan kata hati, beliau sendiri mengatakan bahwa yang benar itu kata hati, pikiran bisa riuh dan banyak, kata hatilah yang menentukan dan memberi tahukan apa-apa yang sesungguhnya kita butuhkan, pikiran bisa saja membayangkan banyak hal dan muluk-muluk.
Lalu, beliau bertanya kepada saya, menujut SJW yang mana
yang benar.
Jawab saya, kata hati yang benar, pendapat guru yang benar, tapi sebetulnya ketika hati belum bersih, batin belum bersih, pikiran yang membantu membersihkan dengan memori tentang ajaran dan aturan perilaku dalam kehidupan.
Menurut guru bagai mana, tanya
saya.
Beliau berkata, menurut Thay Suhu atau Guru Besar, pikiran dan kata hati atau suara batin itu mestilah keduanya benar, kalau pikiran kita benar tapi kata hati belum benar, berarti mesti diperbaiki kata hatinya, sebaliknya bila kata-hatinya sudah benar, pikirannya musti bisa dikuasai dan dijadikan benar. Cuma dengan demikian baru kemajuan batin itu bisa di capai.
Itu berarti saya masih harus banyak berlatih dan memperbaiki diri....
231006
Diskusi dan pertanyaan mohon di kirim ke japri;[EMAIL PROTECTED]
Want to be your own boss? Learn how on Yahoo! Small Business. __._,_.___
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___
