Metropolitan   
Senin, 12 Februari 2007

pendidikan
Penuh Lumpur, Senin Ini Sebagian Sekolah Belum Aktif

jakarta, kompas - Kegiatan belajar-mengajar belum
dapat diaktifkan di sejumlah sekolah di Jakarta karena
bangunan masih dipenuhi sampah, lumpur, atau dihuni
pengungsi.

"Sebagian besar bangunan di sekolah ini sudah bersih
dan dapat digunakan. Namun, 245 siswa dari 248 siswa
di sekolah ini belum dapat kembali ke sekolah karena
menjadi korban banjir. Saat ini mereka sibuk ikut
membersihkan rumah masing-masing sehingga kegiatan
sekolah belum dapat berlangsung Senin ini," kata
Rosmayati, Kepala Sekolah Sekolah Dasar Negeri (SDN)
06 Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu
(11/2).

Di SDN 06 Petamburan yang sempat digenangi air
setinggi 1,5 meter ini pun tampak masih dihuni
pengungsi di bangunan bagian belakang dan lantai dua.

Kondisi hampir sama terlihat di SDN 07 Petamburan.
Sekolah ini masih dipenuhi lumpur di seluruh bagian.
Meja dan kursi di setiap kelas kotor dan basah.
Lemari-lemari berisi dokumen penting data sekolah
rusak.

Hari Minggu kemarin, dibantu warga sekitar, SDN 07
Petamburan mulai dibersihkan, dan diawali dengan
mengusir lumpur dengan penyemprotan air di setiap
ruang kelas. Setiap bagian bangunan hingga ke
pelataran sekolah dipenuhi meja dan kursi yang
bergelimpangan karena terbawa arus banjir.

Suntoro, Kepala Sekolah SDN 07 Petamburan, mengatakan,
dibutuhkan waktu sekitar satu minggu lagi agar sekolah
bersih dan siap difungsikan lagi.

Baik Rosmayati maupun Suntoro menegaskan, kegiatan
belajar-mengajar tetap akan dilakukan Senin ini,
khusus bagi siswa kelas VI karena mereka akan segera
menghadapi ujian nasional. Untuk sementara, siswa
kelas VI dua SD itu ditampung di SDN 06 Petamburan.

"Sejak banjir melanda Jakarta, tidak ada instruksi
meliburkan sekolah. Sesuai prosedur tetap saat
menghadapi bencana, siswa diwajibkan belajar mandiri
yang dapat dilakukan di penampungan," kata Kepala
Dinas Pendidikan Dasar DKI Sylviana Murni, menanggapi
kondisi sekolah yang belum bisa ditempati.

Di Jakarta, terdapat 288 SMP negeri dan sekitar 700
SMP swasta, serta 2.158 SDN dan 1.300 SD swasta.
Bencana banjir menyebabkan 495 sekolah, SD atau SMP
negeri dan swasta, menghentikan sementara kegiatan
belajar- mengajarnya. (nel) 


 
____________________________________________________________________________________
Don't pick lemons.
See all the new 2007 cars at Yahoo! Autos.
http://autos.yahoo.com/new_cars.html 

Kirim email ke