Dear temen temen milis semua,
Nammo buddhaya, dharmaya, sanghaya

wah hari ini baca ini mau tersenyum tapi takut dikirimin cerita
serem ama saudara/bikhu/bhante Nyana bhadra.
Kalo ngga salah artinya saudara Tirta bakalan jadi Monk-ey dong lalu
jadi madu sempurna lalu jadi arahat.
WAh tirta anda more than just lucky like but you will be an arahat.
Congratulation. Could you help me to achieve that condition someday
after you acheive it?
Eh boleh tanya.. kok rasanya pernah ketemu deh ama Nyana Bhadra. apa
murid dr bikhu Ting hai (dharmasaggaro) bogor???
enak ngga di daramsala india? spring ini bakalan ada cheap flight dr
washington rasane pingin deh ke india ngga pernah and ngga kenal
sapa sapa.
Eh kenalan dulu deh...
gimana saljunya tebel ngga di daramsala? duh new york tebel banget
sampe macet pollllllllllllllll

ok critique and kenalan and whatever la. Please shoot me an email
Nammo Amitabha.

Mettacitena,

sugiharto
DURINT (Defense University research) project
University of Washington


--- In [email protected], nyana bhadra <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Dear all,
>
> "Ketidak-tahuan" memang sangat mengerikan, Buddha pernah bersabda,
ketika ditempat keramaian, jagalah ucapanmu; ketika sedang sendirian
jagalah pikiran batinmu.
>
> Nge-joke memang boleh-boleh saja, dan itu hak semua orang, namun
kalau nge-joke dengan cara demikian sangat2 lah ber-efek buruk,
apalagi terhadap sangha.
>
> Berikut ini adalah salah satu kutipan cerita yg diterjemahkan
dari "Sutra of the Wise & the Foolish; Ocean of Narrative [Uliger un-
dalai ]" yang diterbitkan oleh Library of Tibetan Work & Archives,
Dharamsala, India; Kisah ke 41, judulnya "Madu Sempurna"
>
> Semoga menjadi pelajaran berharga bagi kita semua, dan jangan
memindahkan semua label 'kebun binatang' ke mulut kita, karena
sungguh-sungguh berbahaya.
>
> Salam dari Dharamsala, India
>
>
>  Madu Sempurna
>
>          Demikian yang telah saya dengar pada suatu ketika: Buddha
sedang berdiam di Kota Sravasti di Biara Jetavana, Taman
Anathapindika. Pada saat itu di negeri itu hiduplah seorang brahmin
yang kaya raya bernama Sincir. Tanpa anak, dia pergi ke enam guru
yang berbeda dan bertanya apakah dia akan memiliki seorang putra
atau tidak. Para guru memberitahu dia: "Ini bukanlah takdirmu di
hidup ini untuk memiliki seorang putra. "Brahmin kembali ke rumah,
meletakkan jubahnya yang tua dan berdebu itu, duduk dalam kesedihan
berpikir: "Saya tidak ditakdirkan memiliki seorang putra. Jika saya
meninggal, raja akan menyita kekayaanku."


deleted...


>           Ketika Buddha telah berkata demikian, Ananda
berkata: "Dengan mengabaikan perbuatan tubuh, ucapan, dan pikiran,
biksu ini gagal menjaga ucapannya dan harus menderita karena alasan
itu." Buddha berkata: "Ya, Ananda, itu seperti yang baru engkau
katakan." Kemudian, ketika Bhagava telah mengajarkan Empat Kebenaran
dan menjelaskan bahwa ketika perbuatan badan jasmani, ucapan, dan
pikiran dipurifikasi ketidakmurnian pikiran dibersihkan, beberapa
menjadi Pemenang Arus, beberapa menjadi Sekali Kembali Lagi,
beberapa menjadi Tidak Pernah Kembali, beberapa arahat, dan beberapa
mencapai pikiran awal pencerahan sempurna. Semua berkeyakinan dan
bersukacita.
>
>
>
> --- In [email protected], "Tirta D. Arief" <tidar@> wrote:
> >
> > Bhikku yang taat pada vinaya, dalam bahasa Inggeris disebut
MONK....
> > Bhikku yang menyimpang dari vinaya, dalam bahasa Inggeris
disebut
> > MONKEY.......:-)
> >
> > salam,
> > tda
> >
> > On Mon, 12 Feb 2007, Vera wrote:
> >
> > > Dear all,
> > > kalo memang menemukan hal seperti ini, dapat membawanya ke
wihara yang terdekat (harus yang ada biku/biksu seniornya) atau
paling tidak dapat membawa ke kantor KASI Plasa Sentral Lt. 2.
Disana setiap hari ada staf sekretariat yang bertugas.
> > >
> > > Dan saya juga mendapat informasi bahwa di sekitar kampus Binus
juga sudah didatangi oleh biksu gadungan ini. beberapa kali ada yang
menelepon saya, bahwa mereka menemukan biksu gadungan ini di sekitar
batu sari, rawa belong dan kampus anggrek.
> > >
> > >
> > > Thanks.
> > >
> > >    Regards,
> > > V e r a
> > >
> > > Be Happy, Be Mindfull
> > >
>
>
>
> Nyana Bhadra
> Tibetan Language & Buddhist Philosophy
>
> Library of Tibetan Works & Archives
> Centre for Tibetan Studies & Researches
> Gangchen Kyishong Dharamsala -
> Himachal Pradesh - I n d i a
>
> "May I become at all times, both now and forever; a protector for
those without protection; a guide for those who have lost their way;
a ship for those with oceans to cross; a bridge for those with
rivers to cross; a sanctuary for those in danger; a lamp for those
without light; a place of refuge for those who lack of shelter; and
a servant to all in need"-- H.H. The 14th Dalai Lama, Tenzin Gyatso -
- Bodhicharyavatara [Tib.
J'ang.chub.sem.pa'i.c'od.pa.nyid.jug.pa.zhug.so; Ing. Guide to the
Bodhisattva's Way of Life, Chapter III, Verse 18-19]~ Shantideva
>
> ---------------------------------
> Have a burning question? Go to Yahoo! Answers and get answers from
real people who know.
>


Kirim email ke