International          
Senin, 19 Februari 2007

Perayaan Imlek di Asia Berlangsung Meriah
Penduduk Berdoa, Berekreasi, dan Menyantap Jamuan

Beijing, Minggu - Penduduk Asia berbondong-bondong ke
kuil, pusat rekreasi, dan Disneyland pada hari Minggu
(18/2). Mereka berdoa, bermain, makan, dan merayakan
hari pertama Tahun Baru Imlek, mengantar masuk ke
Tahun Babi.

Pada Malam Tahun Baru, ledakan-ledakan besar
mengguncang Beijing saat pertunjukan kembang api
berbentuk bu- nga seruni raksasa menerangi langit.

Di kuil-kuil Lama dan Awan Putih di Beijing, orang
membakar hio dan melempar koin ke tempat pedupaan
dengan harapan sebuah koin akan mendarat masuk dan
membawa keberuntungan untuk setahun mendatang.

Di sebuah pekan raya tradisional di Taman Ditan,
Beijing, penyanyi mendendangkan lagu- lagu rakyat dan
potongan-potongan opera Peking untuk pengunjung yang
memadati taman itu.

Babi adalah satu dari 12 binatang (atau binatang
dongeng dalam halnya naga) pada siklus 12 tahun rasi
China, yang mengikuti kalender bulan.

Menurut astrologi China, orang yang lahir dalam Tahun
Babi adalah orang yang sopan, jujur, rajin, dan setia.
Mereka juga orang yang beruntung. Itu sebabnya banyak
orang China senang punya anak dalam Tahun Babi.

Di seluruh China, warga menyambut Tahun Baru pada
Sabtu malam dan Minggu dini hari dengan petasan dan
kembang api— sebuah tradisi yang dimaksud untuk
mengusir ketidakberuntungan dan menghalau roh-roh
jahat.

Dua tahun lalu, ibu kota China mencabut larangan
petasan yang telah 12 tahun berlaku karena alasan
keamanan. Wakil Direktur Biro Keamanan Umum Beijing
mengatakan lebih banyak kembang api dinyalakan tahun
ini dibandingkan dengan tahun lalu. "Tahun ini lebih
banyak kembang api dijual dan akan dinyalakan lebih
lama dibandingkan dengan tahun lalu," kata Yu
Hongyuan.

Mudik ala China

Di Beijing, jalan-jalan dikotori serpihan-serpihan
kertas merah dan bungkus karton kembang api yang telah
dinyalakan. Kembang api dianggap sebagai penyebab 100
kebakaran di seluruh Beijing dan sedikitnya 125 orang
cedera karena kembang api, tiga di antaranya luka
parah, termasuk seorang yang kehilangan kedua matanya.

Sepekan sebelum perayaan itu terjadi migrasi manusia
terbesar dunia saat ratusan juta orang di China
berdesak-desakan di kereta api, pesawat, bus, dan
kapal untuk mudik merayakan Tahun Baru di kampung
halaman mereka.

Presiden China Hu Jintao dan PM Wen Jiabao secara
terpisah mengunjungi desa-desa terpencil di daerah
miskin, berbincang dan memasak bersama penduduk
setempat di Provinsi Gansu di barat dan Provinsi
Liaoning di utara.

Kunjungan-kunjungan semacam itu telah menjadi ritual
tahunan bagi pemimpin China— bagian dari upaya untuk
memperlihatkan bahwa pemerintah peduli pada mereka
yang hidup di pedesaan.

Di Hongkong, jalan-jalan yang biasanya ramai tampak
kosong karena keluarga-keluarga berkumpul untuk
menikmati santapan.

Di Disneyland Hongkong, Miki Tikus dan Minnie Tikus
mengganti busana Barat dengan pakaian tradisional
China. Lagu- lagu yang dikumandangkan bukan lagu-lagu
film Disney, melainkan musik klasik China.

Perayaan Tahun Baru Imlek itu juga dilangsungkan di
Taiwan, Korea Selatan dan Korea Utara, serta
Singapura.

Walau babi melambangkan kekayaan dan kebahagiaan,
menurut para peramal, tidak semua cerah dalam tahun
ini. Raymon Lo, ahli fengsui Hongkong, mengatakan,
dalam tahun China, babi dilambangkan dengan tanda api
di atas air. Dia meramal akan ada lebih banyak konflik
dan ketidakselarasan internasional.
(AP/AFP/Reuters/DI) 


 
____________________________________________________________________________________
Now that's room service!  Choose from over 150,000 hotels
in 45,000 destinations on Yahoo! Travel to find your fit.
http://farechase.yahoo.com/promo-generic-14795097

Kirim email ke