Rekan-rekan yang berbahagia, Mohon maaf, ada terjadi kesalahan teknis sehingga file eBook "Hidup Sesuai Dhamma" oleh Ajahn Chah menjadi tidak dapat dibuka. Sekarang ini file eBook yang benar sudah diupload kembali dan sudah dicoba kembali dan berjalan dengan benar.
DhammaCitta mohon maaf jika ada yang sudah mendownload dan tidak dapat membukanya. Terima kasih. Sati, Sumedho On 2/20/07, Sumedho Benny <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Rekan-rekan yang berbahagia, Telah tersedia eBook baru *Hidup Sesuai Dhamma oleh Ajahn Chah* ----------------------------------------------------------------------------------- Bongkahan daging segar yang melapuk (decline) ini adalah suatu kenyataan. Sang Buddha mengajarkan kita untuk merenungkan proses perubahan (melapuknya) tubuh dari waktu ke waktu dan menghadapi kenyataan proses alami ini. Kita harus mampu berada dalam keadaan damai dengan tubuh ini dalam kondisi apapun. Sang Buddha mengajarkan bahwa hanya tubuhlah yang boleh terpenjara, tetapi jangan membiarkan pikiran ikut terpenjara. Nah, sekarang dengan semakin menurunnya fungsi tubuhmu sejalan dengan bertambahnya usia, jangan menolak hal itu, tetapi jangan biarkan pikiranmu ikut mundur. Sang buddha telah mengajarkan bahwa begitulah sifat alami tubuh, tidak ada sifat lainnya. Setelah dilahirkan, menjadi tua, sakit dan akhirnya kita mengalami kematian. Ini adalah suatu kesunyataan mulia yang saat ini sedangkamu saksikan sendiri. Lihatkah tubuhmu dengan kebijaksanaan dan sadarilah hal ini. Jika rumahmu kebanjiran, biarkan banjir itu hanya mengganggu rumahmu, jangan biarkan ia "membanjiri" pikiriranmu. Dan juga bila terjadi kebakaran, jangan biarkan ia membakar hatimu. *Dharma Mangala 42 - Februari 2007* ------------------------------------------------------------------- Istana Pikiran Yang Semu Meditasi pernafasan Anapanasati - Petunjuk ke dalam pelaksanaan Kammatthana (sambungan) Memuji Berkah Bhikkhu (sambungan) Silahkan kunjungi http://www.DhammaCitta.org untuk mendapatkannya. Metta, Sumedho
