Pegunungan terpencil merupakan tempat perlindungan yang aman bagi para harimau. Lautan yang dalam mengumpulkan air dari segala sungai. Pembicaraan yang tidak berguna menimbulkan banyak gosip. Masalah berasal dari terlalu memaksakan diri dan keinginan yang tak terbatas.
---------------- PEGUNUNGAN TERPENCIL MERUPAKAN TEMPAT PERLINDUNGAN YANG AMAN BAGI PARA HARIMAU. Kita tidak melihat harimau-harimau berkeliaran di jalan- jalan raya karena mereka berada di pedalaman bukit. Meski demikian, hal itu tidak juga mengurangi ketakutan kita terhadap harimau-harimau tersebut. Seseorang yang sungguh-sungguh sukses dan berhasil tidak akan menyombongkan keberhasilan yang dicapainya. Sebaliknya, dia merendahkan diri dengan menyembunyikan kemampuannya dan berbaur dengan masyarakat biasa. LAUTAN YANG DALAM MENGUMPULKAN AIR DARI SEGALA SUNGAI. Lautan pada hakekatnya menerima air dari berbagai sumber termasuk sumber air yang kecil. Tidak pernah menolak air yang berasal dari selokan, sungai maupun anak sungai. Untuk menjadi orang besar anda harus seperti lautan, penuh toleransi dan merangkul semua orang. PEMBICARAAN YANG TIDAK BERGUNA MENIMBULKAN BANYAK GOSIP. Banyak masalah di dunia ini yang berasal dari lidah yang tidak terlatih. Jika kita tidak berpikir sebelum bicara dan berbuat, kita mungkin menciptakan lebih banyak masalah dan kesengsaraan di lingkungan sekitar kita. MASALAH BERASAL DARI TERLALU MEMAKSAKAN DIRI DAN KEINGINAN YANG TAK TERBATAS. Berasal darimanakah masalah-masalah kita? Masalah sering berasal dari keinginan kita yang selalu mau mengalahkan yang lain dan menolak untuk berlapang dada. Pada tahap yang lebih dalam, kerakusan, kemarahan, khayalan, kesombongan, keraguan dan pandangan keliru adalah enam sumber yang paling mendasar dari masalah manusia. Inti puisi di atas dapat diilustrasikan sebagai berikut: Simpan kekuatanmu berarti menyimpan energimu. Simpan air matamu berarti menyimpan energimu. Jika kita menangis dengan begitu mudahnya, kita dengan gampangnya melepaskan energi kesedihan dan kemarahan. Jika kita dapat belajar untuk menguasai ledakan-ledakan emosi yang spontan, kita dapat menyalurkan energi tersebut untuk bertoleransi kepada orang lain. Cara ini menjauhkan kita dari banyak masalah dengan orang disekitar kita. Kapan terjadi gosip itu dan bagaimana kita seharusnya menghadapinya? Pertama, kita seharusnya menahan diri dalam pembicaraan yang tidak berguna sehingga tidak menimbulkan akibat. Kedua, kita seharusnya menahan diri dari mendengarkan gosip. Ketiga, kita seharusnya tidak perlu takut karenanya. Selalu ada gosip setiap hari, jika kita tidak mendengarkannya, maka gosip itu pun tidak ada. Semua gosip berpindah dari satu mulut ke mulut lainnya pada sekelompok orang. Mengapa kita harus merendahkan diri sendiri dengan mentalitas penggosip? Kita tidak perlu terlalu memperhitungkan atau serius dalam hal itu! Ada sebagian orang yang tidak mengetahui bagaimana menghadapi gosip seperti mereka tidak tahu bagaimana menangani sampah. Gosip seperti sampah, tidak perlu dibahas terlalu serius. Jika gosip tidak segera dibuang, hal itu hanya merusak lingkungan dan menciptakan ketidaknyamanan. Siapa yang mampu dalam tiga latihan (moralitas, meditasi dan kebijaksanaan) dan empat kesadaran tak terbatas (cinta kasih, kebaikan, kegembiraan dan kedermawanan) dan jadinya menjaga diri mereka dalam mengatasi masalah dan kesengsaraan.*** --------- sumber: Suara Bodhidharma, edisi 03/12/II/2001; Ven.Master Hsing Yun, "Cloud and Water", An Interpretation of Cha'an Poems, Hsi Lai University Press, USA, 2000.
