Halo Vincent Liong, salam kenal dari saya, Erwin Surya. 

Sorry, i'm straight to the point.
Sampai saat ini saya msh blm mengerti apa yang kamu maksudkan dgn 
Kompatiologi, ilmu yg kamu sebutkan sbg "ciptaan"mu (apa benar layak kamu 
nyatakan demikian?). 

Selama saya membaca email2 yg kamu krmkan ke mail list ini saya tdk 
"menangkap" sesuatu yg istimewa dlm pemikiran Kompatiologi. Menurut saya,
yang kamu jelaskan adl hal2 biasa yang merupakan keterkaitan dari ilmu2 yg 
sdh ada dlm peradaban manusia sekarang ini. Jika mmg Kompatilogi bisa 
dijelaskan, can't You please describe it by straight to the point? Krn saya 
merasakan penjelasan yg kamu berikan agak muter2 tnp arah dan struktur yg 
jls. 

Selain itu, saya merasakan ada hal yg "...." dlm pernyataanmu. Kamu 
menyatakan bhw pd awal2 semester perkuliahanmu kamu sempat merasakan 2x tdk 
lulus dgn nilai E utk 2 mata kuliah yg berbeda (atau malah lebih?). Betul? 
Dan kamu malah membanggakannya seperti layaknya tokoh2 sukses lain yg srg 
dinyatakan tdk lulus sekolah atau kuliah spt Bill Gates, Thomas Edisson, 
dll. Saya sendiri msh mempertanyakan keterkaitan orang2 sukses dgn 
ketidaklulusannya dari sekolah atau kuliahnya. Orang2 (dgn pemikiran) yg 
sukses memiliki kecenderungan utk tdk meluluskan dirinya? (memiliki sifat 
penentang terhadap sistem baku?) Atau org2 yg tdk lulus memiliki kemungkinan 
utk lbh sukses dari yg lulus? (krn semangat "pertobatan" yg lbh besar?) Atau 
org2 yg tdk lulus dan org2 yg sukses tdk memiliki kaitan, which mean itu 
hanyalah kebetulan belaka? (krn toh ada jg org yg lulus smp S-3 dan juga 
bisa sukses). Saya harap kamu bisa memberikan penjelasan yang baik utk hal 
ini dan mohon dibuat dlm arah dan struktur yg lbh jls. Krn saya tdk berharap 
org2 yg berkeinginan utk sukses malah sengaja tdk meluluskan dirinya spt yg 
tersirat dlm kisah "kesuksesanmu" tnp memahami dgn benar maknanya. 

Mohon maaf sekali lagi jk my opinion seems very straight. Hopefully, kamu 
tdk tersinggung oleh tulisan saya ini. Semoga perbincangan kita dpt membawa 
arti dlm kehidupan kita bersama. Be positive. 

best regards,
Erwin Surya

Kirim email ke