Terima kasih ....jelas yang saya tangkap dari anda adalah mesti punya nyali
dan duit dulu ya?supaya urusan makin lancar saja, apa nanti perlu diusulkan
agar semua FK jangan buka penerimaan mahasiswa kedokteran dulu sebelum semua
dokter diterima PTT,atau sistem jatah tahunan?,kasihan juga kepada sejawat
ndak punya duit mesti rela antri dulu,mungkin sambil kasak kusuk nyari info.
Menarik sekali jaman sekarang masih harus ada koneksi dan duit tapi itu
kenyataan pahit yang harus diterima sejawat semua. Nanti habis lulus PTT
untuk kembali modal juga mesti kerja keras,apalagi yang ambil
spesialis,dahsyat memang aturan negara kita ini.Dan kenapa PTT mesti 3 tahun
atau yang cepat 6 bulan? kenapa tidak diseragamkan jadi 1 tahun misalnya? Ya
ndak dok?

On 10/22/06, Yulbrin dr <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   terbatas ...
>
> ++++ ya emang. permintaan melebihi kapasitas, artinya akan ada antrian.
> ketika anda memasukkan lamaran maka akan ada nomor urut. Bila anda tidak
> dipanggil tetapi nomor antrian setelah anda dipanggil, maka anda bisa
> prostes.
>
> kemudahan spesialis?
>
> ++++ tergantung wilayah. bila anda ambil sangat terpencil maka akan ada
> nilai tambah buat anda. tetapi hal ini tidak menjadi patokkan karena
> sekarang sudah ada otonomi atau swa daya sehingga biaya akan meningkat.
> contoh untuk ambil obgyn atau anak di UNPAD anda harus siapkan dana Rp 100
> juta.
>
> jadi PN?
>
> ++++ tergantung permintaan daerah.
>
> dibandingkan dengan yang belum PTT
>
> ++++ bisa langsung kuliah kok asal ada duit. PTT akan anda dapatkan
> setelah anda menjadi spesialis. cuma setahun dan di kabupaten.
>
> harus luar kota madya?
>
> ++++ asal ada koneksi dan duit hal ini menjadi hal biasa saja. keadaan ini
> diberlakukan karena di kota madya udah penuh. kenapa penuh terus? karena
> setiap ada yang selesai PTT maka posisi tersebut sudah dipesan oleh dokter
> PTT luar kota madya. Cukup fair, kalau untuk kota madya diambil oleh dokter
> yang sedang PTT di luar kota madya dibandingkan langsung diambil oleh anda
> yang baru masuk PTT.
>
> SIP dan SIPS
>
> ++++ bisa anda urus tanpa harus PTT kok. silahkan urus di dinkes setempat.
>
>
>
> spesialis PTT
>
> ++++ bila anda belum PTT maka PTT akan anda laksanakan setelah menjadi
> spesialis.
>
>
> cukup jelas?
>
> "Hannibal Lechter,MD" <[EMAIL PROTECTED] <Dr.enrico%40gmail.com>> wrote:
> Maaf dok,tapi kenyataan nya yang tersedia di lapangan terbatas.....apakah
> jika sudah PTT mendapatkan kemudahan dalam mengambil spesialis contohnya
> atau langsung otomatis menjadi pegawai negeri?,dibandingkan dengan yang
> belum PTT? Apakah PTT yang sekarang ini kok mesti banyak syarat sepertinya
> harus di luar kota madya,mesti dipilih klinik nya,perusahaan swasta nya
> juga
> mesti dilihat dulu,lha terus kapan dapat SIP dan bukan SIPS nya?Apa ambil
> spesialis kalau beruntung bisa bebas tidak ikut PTT? maaf ya dok.
>
> On 10/20/06, Yulbrin dr <[EMAIL PROTECTED] <yulbrindr%40yahoo.com>>
> wrote:
> >
> > dr PTT
> >
> > 1. bisa lewat pemerintah (nasional dan dan daerah)
> > 2. bisa ke rumah sakit
> > 3. bisa ke organisasi (badan SAR)
> > 4. bisa ke swasta (perusahaan atau klinik swasta)
> >
> > bisa juga tidak usah ikut PTT, langsung aja ambil spesialis
> >
> > imcw <[EMAIL PROTECTED] <merakih%40yahoo.com.au><merakih%40yahoo.com.au>> 
> > wrote:
> > imho,
> >
> > ptt khan ada 2 jenis mbak...bisa milih ptt nasional atau ptt
> > daerah...untuk ptt nasional ditentukan oleh depkes, jadi kita kudu
> > ngelamar ke depkes...sedangkan ptt daerah kita bisa mengajukannya ke
> > dinkes propinsi terdekat...
> > --
> > dr. imcw
> >
> > Herlina Delicia Bong quotes,
> >
> > HDB> Saya mahasiwa kedokteran yang sedang menjalankan koas, pada bulan
> > HDB> Januari-2007 saya akan mengakhir masa koas saya, bisa gak
> teman-teman
> > HDB> sekalian memberikan informasi tengtang PTT kepada saya?...
> >
> > -end quotes-
> > ------------
> > Waspada Flu Burung!!!
> > ------------
> >
> > Send instant messages to your online friends
> http://au.messenger.yahoo.com
> >
> >
> > ---------------------------------
> > How low will we go? Check out Yahoo! Messenger's low PC-to-Phone call
> > rates.
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
>
> --
> Dr. Enrico A Rinaldi
> www.idijakbar.com
> www.mabesad.mil.id
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
> ---------------------------------
> How low will we go? Check out Yahoo! Messenger's low PC-to-Phone call
> rates.
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>  
>



-- 
Dr. Enrico A Rinaldi
www.idijakbar.com
www.mabesad.mil.id


[Non-text portions of this message have been removed]




 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/dokter_umum/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/dokter_umum/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke