mohon maaf sedikit mengomentari......

saya sangat meyakini bahwa "MADU" sangat baik untuk kesehatan.
dan ini sudah di buktikan Ribuan tahun yg lalu ketika Jaman Kenabian...dan 
dalam Agama Islam ( mohon maaf ) sudah tertulis dalam Al Qur'an yg kebenarannya 
tidak bisa di pungkiri,jadi permasalahannya menurut saya adalah bagaimana kita 
bisa memilah milih Qualitas Madu tersebut.
jadi sekali saya mengusulkan "jangan Takut terhadap Madu" karena khasiatnya 
luar bisa ( saya sendiri dan keluarga mengkonsumsi madu ),tinggal pintar2 saja 
memilih madu yg baik dan kadar airnya Rendah.
untuk mengetahui bagaimana Qualitas madu yg baik,bapak bisa tanyakan kepada 
mereka yg sudah ahlinya..klo saya biasanya berkosultasi dengan orang2 Thibun 
NAbawi yg membuat obat dari tumbuh2an.
dan jarang sekali menggunakan obat2 kimia...
klo bapak ingin informasi lebih jelas bisa japri kesaya.

mohon maaf jika kurang berkenan


  ----- Original Message ----- 
  From: Dr.(Naturopathy) Ir. Donny Hosea MBA. PhD. 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, February 14, 2008 3:56 PM
  Subject: Re: [Dokter Umum] Tentang Madu


  Hello Jajang,
  Kalau anda membaca iklan, membaca testimoni, melihat tayangan, dan semua 
  yg dianjurkan agar produk madu bisa laku, maka akan anda dapatkan 
  berbagai manfaat dg sejuta kandungan yg bermanfaat bagi anda.
  Aakan tetapi tahukah anda bahwa ada faktor resiko terhadap madu, dimana 
  ada yg makan/minum madu lalu reaksi penolakan sedemikian hebatnya samapi 
  ia sesak napas dan meninggal.
  Ini tdk diberitakan kan karena gagal produk n tdk bisa dibuat sebagai 
  iklan keberhasilan.
  Yg jelas pada tubuh anad adalah kenaikan berat badan sebanyak 3 kg per 
  1.5 bulan.
  Artinya apakah ini?
  Kalau kita tarik linear pertambahan berat adalah 3 kg per 1,5 bulan maka 
  dlm 1tahun anda mengalami kenaikan berat badan sebanyak 30 kg (gile ya, 
  jadi kalu tadinya hanya 45 kg, kini setelah 1 tahun berjalan dg konsumsi 
  bahan tersebut berat badan anda menjadi 75 kg.
  Pertanyaannya apakah yg terjadi dg berat badan anda ini? kenapakah 
  sehingga bisa naik berat badan anda?
  Baik kita tinjau lagi.
  Kalau berat badan anda adalah 45 kg, dg perbandingan 70 % berat tulang, 
  dan 30% berat otot dan air tubuh, maka berarti berat tulang anda adalah 
  31.5 kg, sedangkan berat otot and lainnya anda adalah 13.5 kg, artinya 
  kalau anda mengalami kenaikan 3 kg per 1.5 kg maka yg bertambah adalah 
  tulang? ataukah otot? ataukah lemak tubuh?
  taruhlah bahwa 30% pertambahan adalah pertambahan otot, maka sisa 
  pertambahan per 3 kg adalah 2.1 kg yg berupa bukan otot dan bukan tulang.

  Maka perlu dipikirkan bahwa yg bukan otot dan yg bukan tulang ini apakah 
  air? ataukah lemak?
  Kalaulah lemak yg bertamabah, artinya setiap pertambahan 3 kg berat 
  badan, maka bertambahlah lemak tubuh sebesar 2.1 kg, nah bisa 
  dibayangkan kalau dlm setahun, ada 30kg pertambahan, maka lemak anda 
  bertambah 21 kg.
  tentu pertmabahan otot ada kejenuhan, yg artinya tergantung dari 
  metabolism tubuh, berapakah pertambahan yg bisa dicapai oleh system dlm 
  tubuh anda tersebut apakah anda masih dlm masa pertumbuhan? ataukah anda 
  sdh melewatinya? atau bahkan anda sdh sangat jauh atau sangat berkurang 
  memiliki kemungkinan pertumbuhan sebagai akibat dari berkurangnya hormon 
  pertumbuhan anda.

  Nah kalau ini barulah mulai gawatnya terlihat.
  Artinya ketika anda beretamabah leak tubuh, maka akan bersiaplah tubuh 
  anda utk dijejalin dg pertamabahn lemak tadi yg mengisi:
  daerah perut, tangan, paha, kaki, pinggul dan tentu saja pembuluh darah 
  anda.
  Sekarang kita kembali lagi pada apa yg anda coba buat badan anda dan 
  mendapatkan hasil pertambahan berat tubuh tadi yaitu madu dg segala 
  spesifikasi hebatnya.

  Kita tau bahwa tubuh memilki system utk mencernakan berebagai nutrient, 
  dan kemudian mengubahnya menjadi protein, karbohidrat dan lemak; 
  sementara carbohidrat kemudian bila tdk terpakai habis maka akan di ubah 
  menjadi timbunan lemak yg kemudian akan diambil kembali kalau dibutuhkan 
  tubuh utk proses metabolisme yad, bila tdk tersedia.
  Celakanya setiap hari anda selalu mensuplai tubuh dg bahan yg sama 
  tersebut yg kemudian mensisakan lemak atau pun karbohidrat utk diimbun 
  dlm badan anda
  Jadi logikanya, kalau yg masuk protein, carbo n lemak, lalu semua 
  terpakai habis, dlm pembentukan otot, utk energy, utk perbaikan struktur 
  fisik organ dstnya, maka tentunya tdk ada penimbunan alias tdk ada 
  pertambahan berat badan bukan?
  Nah yg terjadi adalah anda naik 3 kg per 1.5 bulan, artinya...............?

  Jadi sekarang kita bisa berpikir bahwa ada sesuatu yg membuat anda 
  bertambah berat badan anda, dan tergantung umur anda dan kandunagn 
  hormon anda, apakah masih ada pertumbuhan tulang? apakah masih ada 
  pertumbuhan organ?
  Adakah masih terjadi pertumbuhan otot? kalau tdk terjadi berarti ada 
  terjadi kelebihan muatan yg kemudian disimpan sebagi lemak yg ceritanya 
  sebagai cadangan utk dipakai nanti bila anda tdk mendapat cukup asupan, 
  tetapi yg terjadi biasanya tdk demikian

  Jadi dg demikian, saran saya sebaiknya anda melakukan check, dulu, apa 
  yg terjadi dg pertambahan berat tubuh tersebut, karena bila energy 
  asupan dan energy buangan paling tdk tdk sama, maka bebarti ada 
  kelebihan muatan yg disebabkan oleh sang madu bukan.
  Mengingat bahwa madu mengandung glukosa, artinya bahwa yg anda gunakan 
  itu lebih banyak akan menyusahkan anda dikemudian hari karena bisa 
  mendatangkan gangguan hormon insulin (diabetik), obesitas, jantung, 
  peredaran darah (stoke) dllnya hanya karena anda mau mendapatkan manfaat 
  yg katanya bermanfaat dari sang gula tawon alias madu.
  Mudah2an, saya bisa membuat anda berpikir dari sisi yg lainnya ttg madu ini.
  Semoga bermanfaat,
  Wassallam,

  Jajang Supriatna wrote:
  > Dear All,...
  >
  > Sudah sejak 1,5 bulan lalu saya mengkonsumsi madu ( asumsi madu asli ), 
dengan cara 2 sendok makan di pagi hari, siang dan malam masing - masing 1 
sendok makan. Madu tersebut termasuk golongan madu super karena selain 
mengandung madu, juga mengandung royal jelly dan bee pollen. Yang ingin saya 
tanyakan,...
  >
  >
  > "Sehat"kah cara konsumsi madu yang saya lakukan ?
  > Jika tidak "sehat", apa efek jangka panjang dan pendek pada tubuh saya ?. 
Dan bagaimana cara "sehat"nya mengkonsumsi madu ?
  >
  > Dengan rasanya yang manis, apakah madu yang saya konsumsi akan mengganggu 
kestabilan gula darah saya ?. Apakah akan menaikkannya ?
  > Apakah penderita diabet, aman mengkonsumsi madu ?
  >
  > Sejak mengkonsumsi madu, berat badan saya naik 3 kilo. Apakah ini berarti 
madu membuat metabolisme tubuh menjadi lancar ?
  > Bagaimanakah madu jika dipandang dari aspek kedokteran modern ?
  > Sekian, terima kasih. Mohon responnya.
  >
  >
  > regards,
  >
  >
  > Jajang Supriatna
  > 

  -- 

  "Absolutely Drug less Health Care solution Organization"



   

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke