|
ada email menarik dari milis sebelah, cerita teman
di "dunia lain" yg
kemarin malam sempat nonton "ludruk ITB" di "GSG" dunia maya .. ------------- Jakarta disiram hujan angin deras, siang jadi gelap sampai banjir di beberapa tempat, padahal telah beberapa minggu ini jakarta tak hujan apakah pertanda , beringin layu , akan tegak menjulang lagi ? entahlah, mari kita dengar kisah ludruk kontemporer berikut ; Konon, di negara Antah Berantah, ceritanya partai Beringin mulai mempersiapkan strategi untuk Pemilu mendatang. Bapak partai Beringin yang bernama AT bersilaturahmi kepada (mantan?) sesepuhnya yang bernama Mbah HMS untuk memohon petunjuk. Kira-kira obrolannya begini : AT : "Pak, mohon petunjuk ..., saya pusing untuk menghadapi Pemilu mendatang ... " HMS : "Waduh iya ya ..., Pemilu masih ada toh, saya kok lupa" (kan udah pikun - katanya). Kowe mau menang tho?" AT : "Iya dong pak, mohon petunjuk bapaklah bagaimana supaya kita bisa kembali berkuasa" HMS : "Baiklah, saya akan sampaiken wangsit yang saya terima selama saya bertapa, begini lho ... (1) Biarken orang menyangka bahwa si Beringin sudah habis, terpecah,ndak kompak lagi. Buat terus kekacauan di Beringin supaya orang menyangka Beringin sudah lemah. (2) Supaya serangan daripada orang tidak tertuju padamu, kowe kan masih kasus di pengadilan, kowe perlu terapkan ilmu daripada 'mengaburkan pandangan lawan', bikin siasat seolah-olah ada beberapa calon presiden. Nanti saya aken perintahken Toranwi, Sayur Lopah, Abunawas, dan daripada yang lainnya untuk membantu rencana ini. (3) Saya sudah siapken partai baru sebagai senjata rahasia. Partai itu dibina oleh jaringan yang masih saya miliki daripada kalangan militer dan birokrat yang saya besarkan dulu, termasuk jaringan intel yang bisa kita gunaken. Carilah orang yang akan kita gadang sebagai calon presiden,tapi pesan saya, orang itu harus berasal dari kalangan militer, dianggap cukup cerdas oleh masyarakat, beragama Islam, orang Jawa, dan nama belakangnya berakhiran "No" - kowe pernah dengar sebutan No-To-No-Go- Ro kan? Nah,yang ada di Indonesia ini baru sampai no-to saja no-go-ro nya belum. Jadi menurutku sekar ang giliran daripada 'No' untuk jadi presiden". AT : "Wah, kalau begitu beberapa yang terakhir ini bagaimana pak, kan sebelum ini sudah ada Bi-Hid-Ti, terus nasib saya bagaimana?" HMS : "Hus kowe ki ..., aksoro Jowo tidak kenal Bi Hid Ti, semua musti pakai "O". Mereka itu hitung-hitung cuma intermezo saja. Wis tho, kowe manut saja daripada omonganku ini, kowe ndak jadi presiden juga ndak apa-apa asal masih jadi penguasa tho? Nah, jaringan intel sudah mulai saya suruh bekerja jauh hari sebelum Pemilu dimulai, karena mungkin kita perlu partai sekoci untuk menyamar... " AT : "Jelas pak. Lalu Bapak sendiri bagaimana ..., Bapak akan nyoblos Beringin juga kan?" HMS : "Jangan dong, saya ndak boleh nyoblos Beringin, kita musti buat skenario supaya saya keliatannya sudah bukan di Beringin lagi" AT : "Maksud Bapak gimana ..., bapak mau golput?" HMS : "Wah wah ..., kowe kok seperti baru belajar politik gitu sih,gengsi dong, masak saya golput? Caranya ya mudah, saya akan bikin partai baru...., apa susahnya sih sekarang bikin partai, asal punya kepeng kan beres. Begini, saya akan suruh genduk Sriti (alias Utut) dan konco lawasnya si Notohar itu untuk buat partai baru ..., namanya akan pakai "karya" juga ditambah dengan "pembangunan" karena kata 'karya' kan sudah menjadi mantra sakti daripada saya, sedangken kata pembangunan untuk memperingati diri saya sendiri,lha saya kan masih Bapak Pembangunan toh?. Biarken mereka bekerja membawa nama saya ..., jadi seolah-olah saya sudah ndak ada hubungan lagi dengan Beringin. Jadi kalau nanti Pemilu ya saya akan coblos partai baru saya tho ..." AT : "Wah, bapak memang luar biasa sekali ... kalau begitu akan saya laksanakan dawuh Bapak, mohon pamit" HMS : "Yo wis, sing ati-ati ..., kalau kowe menang ojo lali karo aku lo" AT : "Pak maaf, ada yang kelupaan ..." MSH : "Opo maneh tho lhe ....?" AT : "Begini pak, tadi kan kita baru bahas strategi untuk menghadapi lawan utama Beringin kita, itu yang si monyong ... Kan masih ada partai lain pak..., ini bagaimana" MSH : "Oo sing ijo-ijo kuwi ...., uwis ora usah kuatir lhe ..., semua sudah kuatur daripada strateginya .... Kowe pernah denger daripada strategi 'devide et impera' tho ...? Nah, strategi itu sudah terbukti manjur sekali di bangsa kita ..., makanya dulu londo-londo itu bisa njajah negara kita lama sekali ya karena strategi itu. Dan ilmu Londo - londo itu sudah berhasil ku-khatamkan maka aku bisa berkuasa lebih dari 30 tahun. Lha, ijo-ijo kuwi kan sudah dari dulu kupecah-pecah jadi ijo kota dan ijo ndeso... Saklawase aku hidup, 2 golongan iki yo ora bisa akur .... wong pancen tak gawe rusuh kok" AT : "Tapi kan masih ada lainnya pak ..., ijo yang lain maksud saya" MSH : "Aku sudah perintahken untuk membentuk partai-partai baru. Salah sijine yo kuwi ono dai kondang sing kepingin jadi pejabat, tugase yo kuwi nggembosi suaranya ijo X3. Nek kuwi si Anim Rasi ojo ditakuti, wis ora nduwe daya kekuatan, partai matahari-ne kan wis meh buyar tho .... Lha, sing siji iki, Gus Ndablek, pancen rodo angel ... Tapi biarken sajalah, dia kan cuma kuat di propinsi Timur sana, biar dia ndagel terus, ben ono lucu-lucune ....Di golongane ijo-ijo sudah kutanamkan daripada orang-orang kita untuk bikin rusak-rusakan, contohnya ya Si Kolor Ijo. Si Ndablek itu juga ilmunya sama denganku, lihat aja keluarga mbak Ti diadu domba, bodohnya wedok-wedok kuwi mau-maunya dimainin sam si Ndablek itu" AT : "O, begitu pak, jadi sudah tidak ada yang perlu saya takuti lagi....?" MSH : "Ndak usah takut .... kowe liat nanti, sopo wae sing menang, golongan ijo atau golongan monyong kuwi .... mesti bakal ngundang kowe untuk koalisi. Opo maneh nek kowe sing menang wah, k owe kepenak banget biso menentukan arep gandengan karo sopo wae" AT : "Inggih pak, kalau begitu mantaplah rasa hati saya, terimakasih atas petunjuk bapak" Dengan hati plong bang AT keluar rumah dan langsung berlari menuju mobil volvonya untuk kembali ke markas besar si Beringin. -- http://ketawa.com/ Yahoo! Groups Links
|
