BUKA-BUKAAN DI BALAI DESA
 

Jumat,9/24/2004 10:55:29 AM

 

- SUAMI istri buka-bukaan di kamar, itu soal biasa dan wajar-wajar saja. Tapi jika mereka buka-bukaan didepan pamong desa tentang rahasia pasangannya masing-masing, ini mungkin baru dialami keluarga Kuswara-Mintarsih dari Sumedang (Jabar).

Tinggalah kini Pak Kades dan jajarannya geleng-geleng kepala, rumahtangga cap apa ini?

Ini memang kisah rumahtangga yang lumayan parah. Padahal ketika menikah dulu, Kuswara-Mintarsih berangkat dengan cinta. Karenanya selama dua pelita perkawinannya, mereka kelihatan sangat bahagia. Baik Kuswara,40 maupun Mintarsih,34, saling bisa menerima akan kelebihan dan segala kekurangannya masing-masing. Mereka tak pernah ribut, mereka tak pernah berseteru. "Tingali luh kahirupan Kuswara jeung Mintarsih jadi ngiri anu ningali (lihat tuh kehidupan Kuswara-Mintarsih, bikin iri saja)," begitu komentar tetangga.

Tapi itu duluuu! Kini, ketika Kuswara terkena penyakit diabeter melitus (kencing manis), dia tak bisa lagi menawarkan kemesraan di ranjang. Bila sebelumnya minimal seminggu tiga kali menjalankan sunah nabi sekaligus hobi, sekarang sudah bertahun-tahun Kuswara tidak lagi menyentuh istrinya. Boleh dikata, Mintarsih kondisinya bagaikan kain bagus yang berdebu karena lama dibiarkan tergantung di kapstok!

Ironis sekali! Padahal dalam usianya yang 4 windu lebih, istri Kuswara yang guru SD itu masih tampik menjanjikan. Disamping wajahnya yang ayu, bodi seksi dan kulit bodas ngeplak (putih bersih) dia wanita desa yang modis. Pergi resepsi misalnya, sementara yang lain berkebaya atau berbusana punggung sehingga tali kutangnya yang terbuat plastik itu tampak nyata. "Maksudna mah ngarah saru jeung rupa kulit, udah kampungan pisan atuh) maksudnya biar menyatu dengan warna kulit kuno amat sampeyan)," jawab Mintarsih sekali waktu ketika suami mempermasalahkan tampilannya.

Apapun kelebihan dan nilai plus Mintarsih, kini kemana tak berarti apa-apa bagi Kuswara. Maklum, antara wil (keinginan) dan onderdil tidak lagi sinkron. Seminggu dua kali diperlakukan begitu, Mintarsih masih bisa tahan. Tapi jika sampai bertahun-tahun? Apa mungkin seorang istri jadi mati beku karena katilisan (kedinginan) gara-gara ditelantarkan suami!

Ternyata Mintarsih tak bisa setia pada komitmen cintanya dulu. Disaat Kuswara makin kurus digerogoti penyakit kencing manis, diam-diam dia menjalin cinta dengan tukang ojek motor, Adeng,30, yang kebetulan masih tetangga satu kampung. Memang bersamanya semua rasanya bung," jalinan selingkuh itu digelar terus. "Kuring kareg ngadahar daging embek siap-siap wae bu (saya baru makan kambing guling, siap-siap saja bu)," kata Adeng manakala mengajak kencan Mintarsih.

Ilmu selingkuh Adeng-Mintarsih boleh tinggi, tapi tidak ada jaminan tanpa tercium. Maka akhirnya asmara bawah tanah pengojek dengan guru SD itu menjadi rahasia umum di kampungnya. Kuswara kaget sekali, sehingga ia berani mencoba klarifikasi. Ternyata Mintarsih ini seperti pengacara, pinter ngomong, ketika dituduh begitu, jawabnya enteng saja, kalau niat selingkuh kenapa dengan tukang ojek lha wong pejabat dan pengusaha saja banyak yang mau!

Kecemburuan dan kekesalan Kuswara hilang sementara. Tapi lain hari isyu selingkuh bininya kembali marak. Sehingga dia jadi penasaran untuk membuktikan. Beberapa hari lalu, pegawai negeri di Sumedang itu membuntutinya. Alamak dia melihat sendiri. Di kamar rumah pengojek itu tampak Mintarsih istrinya yang bugil ditindih Adeng. "Ya ampun tos narik ojek giliran narik ojek gantian istriku ditarik ke ranjang)," ratap Kuswara.

Andaikan mengitu emosi, dia ingin menggedor segera kekamar itu, tapi agar rencana berjalan mulus, Kuswara langsung lapor pada pamong desa. Dalam waktu singkat pasangan mesum itu segera digelandang ke balai desa. Celakanya ketika Kuswara membeberkan segala kebutuhan istrinya, balik Mintarsih membuka aib suaminya yang impoten dan burungnya tak bisa lagi serr aduh penake!

Hanya sekedar asesori saja, kalau begitu ;-)! [poskota online]






--
http://ketawa.com/



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
click here


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke