|
Liputan6.com, Jakarta: Anggota DPR kembali menegaskan menolak revisi Rancangan Undang-undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. DPR juga tak akan membahas revisi RUU Ketenagakerjaan dengan pemerintah. Demikian salah satu pernyataan Wakil Ketua DPR Soetardjo Soerjogoeritno yang dibacakan Zaenal Ma`arif saat menerima perwakilan buruh di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Rabu (3/5) siang. Pernyataan yang berisi tiga poin itu juga berisi tentang dukungan anggota Dewan terhadap gerakan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia yang menolak amendemen RUU Ketenagakerjaan. Surat yang baru ditandatangani Soetarjo dan Ma`arif ini nantinya akan disebarkan ke seluruf fraksi, terutama yang mendukung penolakan RUU Ketenagakerjaan. Di antaranya, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Kebangkitan Bangsa. Surat pernyataan itu sebagai permintaan kaum buruh untuk mementahkan pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang mengaku penolakan dari anggota Dewan hanya sebatas opini pribadi. Bukan lembaga Ribuan buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia hari ini memang memadati Jakarta. Mereka mengaku aksi ini berbeda dengan unjuk rasa yang dilakukan buruh dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia 1 Mei silam. Menurut anggota Konfederasi SPSI, aksi ini untuk menegaskan penolakan RUU Ketenagakerjaan yang dilakukan DPR. Sebab, beberapa waktu silam Wapres Jusuf Kalla menyatakan penolakan yang dilontarkan DPR hanya opini pribadi. Para buruh ini berasal dari Banten, Tangerang, Purwakarta, Bekasi, Cimahi, hingga Bandung. Akibat banyaknya jumlah demonstran, sejumlah arus jalan di Jakarta macet. Di antaranya, kemacetan di Jalan Gatot Subroto yang mencapai lima kilometer.(YAN/Fajar Ilham) Milis e-ketawa : tempat orang2 keren yg NO SARU & NO SARA peace yo..!! Ketawa dot Com - http://ketawa.com/ YAHOO! GROUPS LINKS
|
