Grrrooooookkkkkk,,,,,,,,Grrrooooookkkkkkkk,,,,,,,,,,Grrroooookkkkgggkkk,,,,,,,,,,
Grrrooooookkkkkk,,,,,,,,Grrrooooookkkkkkkk,,,,,,,,,,Grrroooookkkkgggkkk,,,,,,,,,,
Grrrooooookkkkkk,,,,,,,,Grrrooooookkkkkkkk,,,,,,,,,,Grrroooookkkkgggkkk,,,,,,,,,,
*bobo celentang diatas meja kerja,,, sambil ngeces*


Vie


On 10/24/07, Fransiska Ike <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   ...the best email I've had received today. You have my gratitude.
>
> -----Original Message-----
> From: [email protected] <e-ketawa%40yahoogroups.com> [mailto:
> [email protected] <e-ketawa%40yahoogroups.com>] On Behalf
> Of Akmal - Gmail
> Sent: Wednesday, October 24, 2007 1:25 PM
> To: [email protected] <e-ketawa%40yahoogroups.com>
> Subject: e-ketawa :-) FW: 8 Tanda Cinta Menjadi Hambar
>
> 8 Tanda Cinta Menjadi Hambar
>
> Rutinitas, kesibukan, tekanan, serta masalah kantor seringkali membuat
> cinta
> Anda berdua-cinta yang bergairah, cinta penuh kehangatan, cinta yang
> indah,
> serta cinta yang manis-tiba-tiba terasa hambar. Tandai ciri-cirinya dan
> cari
> jalan keluarnya secepat mungkin.
>
> Biasanya dia tak pernah lupa mengatakan betapa cantiknya din Anda saat
> pulang kantor. Tak jarang dia pun ritemberikan aneka hadiah kecil yang
> membuat Anda tersanjung. Sering pula Anda tertawa terbahak-bahak ketika
> dia
> menceritakan hal bodoh yang dilakukannya di kantor. Anda pun tahu jelas,
> siapa saja yang membuat onar di kantor pada hari itu karena selalu dia
> menceritakannya sambil berkeluh kesah saat makan berdua. Tak terhitung,
> mata
> Anda dan matanya bertatapan sehingga secara tak sengaja mengetahui apa
> yang
> Anda atau dia pikirkan.
>
> Ketika bepergian ke luar kota ia pun tak pernah absen menghubungi Anda di
> mana saja Anda berada. Begitu tiba di tempat tujuan, saat malam tiba,
> bahkan
> saat-saat jam tidur si kecil. Sepertinya kesibukan bukanlah suatu kendala
> yang serius. Sesibuk apa pun si dia di kantor, Watau sesibuk apa pun Anda
> berkegiatandi ru , tau pun di luar rumah-Anda berdua selalu berusaha
> menyisihkan sedikit waktu. Saaf itu tampaknya kehidupan rumah tangga Anda
> tak memiliki cela sedikit pun. Suami penuh cinta, Anda penuh bakti, dan
> anak-anak pun tak pernah dirundung masalah.
>
> SEMUANYA SUDAH BERLALU?
> Tampaknya semuanya itu hanyalah kisah manis saat tahun-tahun pertama
> pernikahan Anda. Sekarang semuanya hanya tinggal kenangan. Dia selalu
> pulang
> larut malam dengan keadaan yang terlalu penat dengan wajah yang selalu
> kuyu.
> Kalaupun dia mengecup kening atau pipi Anda, hal tersebut hanyalah kecupan
> rutin yang tak memiliki makna sama sekali. Hubungan intim? Bisa dihitung
> dengan jari dalam dua atau tiga bulan belakangan ini. Saking sibuknya, dia
> sering lupa kegiatan apa saja yang sedang Anda lakukan saat ini.
> Sebaliknya,
> Anda pun tak ingat lagi siapa tim sepak bola favoritnya atau hari apa ia
> selalu bermain tenis dengan temanteman kantornya. Saat ini tampaknya tak
> ada
> lagi waktu bagi Anda berdua untuk bercakap-cakap atau berbincang dari hati
> ke hati. Semakin jarang Anda berdua berhubungan intim. Setiap hari Anda
> hanya menjalani tugas, kewajiban, dan rutinitas.
>
> Ke mana perginya semua keindahan, kenikmatan, serta kehangatan cinta yang
> pernah Anda rasakan di tahun-tahun pertama perkawinan. Hilang, lenyap,
> sirna! Jangan putus asa dulu. Tak usah berpikir terlalu negatif dan
> menyangka hal-hal yang bukan-bukan. Anda-dan swami Anda tentunya-hanyalah
> menghadapi suatu kejenuhan yang membuat cinta Anda berdua tidak lagi
> indah,
> tidak lagi menggairahkan, dan tidak lagi manis. Cinta Anda berdua menjadi
> hambar. Tapi tak usah terlalu khawatir karena keadaan ini merupakan
> keadaan
> yang wajar. Keadaan yang dialami oleh hampir semua suami istri di dunia
> ini.
>
> CINTA MENJADI HAMBAR
> Keadaan seperti ini sebenarnya agak membingungkan. Jika diperhatikan tak
> ada
> yang salah dalam kehidupan perkawinan Anda, namun sebaliknya, berjalan
> dengan mulus pun tidak. Biasanya keadaan ini muncul karena Anda terlalu
> sibuk, terlalu lelah, atau sedang dalam keadaan stres berat akhirakhir
> ini.
> Demikian pula dengan pasangan Anda. Saking sibuk, lelah, atau stres, Anda
> seolah-olah merasa tak ada yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan
> hal-hal tersebut, bahkan bicara dengan suami sekali pun.
>
> Keadaan ini tidak hanya disebabkan oleh tekanan atau akibat stamina yang
> menurun, tetapi bisa pula disebabkan oleh keadaan fisik yang memburuk.
> Dari
> serangan flu sampai saat penyembuhan akibat kecelakaan atau pembedahan.
> Bisa
> jugs timbul akibat kelelahan yang kronis atau akibat obat-obatan yang
> diberikan dokter. Namun tak jarang pula keadaan cinta yang hambar ini
> terjadi akibat kemarahan atau depresi yang selama ini dipendam. Tak
> tertutup
> kemungkinan pula keadaan ini tercipta akibat masalah keluarga, masalah di
> kantor, sebab-sebab eksternal lainnya yang secara tak sadar telah menyerap
> seluruh energi Anda, termasuk energi yang Anda simpan untuk menyayangi dan
> mencintai si dia. Pun demikian sebaliknya.
>
> DIALAMI PASANGAN PALING ROMANTIS
> Lucunya cinta yang menjadi hambar ini tak hanya dialami oleh
> pasanganpasangan sibuk. Pasangan yang paling romantis di dunia pun tak
> kebal
> dengan keadaan seperti ini. Paling tidak, terjadi sekali atau dua kali
> dalam
> kehidupan perkawinan mereka. Kehidupan perkawinan yang rutin serta
> kegiatan
> yang itu-itu saja-ditambah dengan tekanan serta masalah kantor dan rumah
> tangga, didakwa menjadi penyebab cinta menjadi hambar.
>
> Keadaan seperti ini bukanlah sinyal bahwa perkawinan atau rumah tangga
> Anda
> sedang "guncang", namun sebaliknya keadaan ini justru merupakana tanda
> bahwa
> Anda harus memperbarui hubungan cinta Anda dengan si dia. Sebaliknya,
> jangan
> anggap enteng dan membiarkan keadaan ini berlarut-larut. Bukannya tak
> mungkin cinta yang hambar akan menciptakan perselingkuhan yang berakhir
> dengan perceraian. Untuk membuat cinta Anda kembali manis, kembali indah,
> dan kembali bergairah, tentu saja Anda harus mengetahui penyebabnya.
>
> TANDA CINTA HAMBAR
>
> 1. Merasa tidak aman. Mungkin dalam hati kecil, Anda pernah merasa si dia
> akan meninggalkan Anda (mungkin dia sangat ganteng sehingga sering
> diburu-buru oleh banyak wanita di kantor). Padahal sebenarnya ia cinta
> mati
> pada diri Anda.
>
> 2. Terlalu posesif. Rasa cemburu pada suami yang muncul pada diri Anda dan
> tercermin lewat tingkah laku, wajar-wajar saja. Tapi jika rasa cemburu ini
> muncul secara berkesinambungan ini harus dicurigai. Mengapa hal ini
> tiba-tiba muncul?
>
> 3. Melayani secara berlebihan. Jika si dia lelah atau sakit, layani
> sewajarnya. Jangan melayani dan menyayangi dia secara berlebihan
> seakanakan
> suami Anda adalah anak kecil yang berumur lima tahun. Bagi pria, pelayanan
> secara berlebihan-dalam bentuk apapun: ucapan atau pun tingkah laku-dari
> seorang istri membuat ia merasa tidak berdaya.
>
> 4. Curiga yang berlebihan. Jangan terlalu ingin tahu terhadap sikap atau
> pola hidup si dia yang ke luar dari jalur. Tak usah langsung memeriksa
> kantong celana atau jaketnya ketika suatu saat ia pulang larut malam.
> Pulang
> larut malam bukan berarti selingkuh. Sebaliknya, mengawasi si dia secara
> berlebihan adalah bukti bahwa Anda tidak percaya pada susmi Anda. Cinta
> tumbuh atas dasar saiing percaya. Bukan saling curiga.
>
> 5. Mengeluh, mengeluh, dan mengeluh. Jika sepanjang hari Anda mengeluh,
> mengeluh, dan mengeluh terus, Anda harus curiga. Bahkan kesalahan kecil
> sang
> suami pun Anda keluhkan.
>
> 6. Mengontrol. Jika Anda sudah mulai mengatur seluruh kegiatan di dalam
> rumah dengan cara Anda sendiri tanpa menghiraukan cara suami, sudah
> seharusnya Anda curiga. Apa yang terjadi dengan hubungan cinta Anda berdua
> sehingga segala sesuatunya harus berjalan menurut kehendak Anda, bukan
> kehendak Anda berdua.
>
> 7. Berdusta. Dusta merupakan salah satu tanda yang sangat jelas bahwa
> kadar
> cinta Anda pada dirinya tak lagi seperti dahulu. Jika Anda ketahuan
> berdusta, maka suami tak akan percaya lagi pada Anda. Ingatlah, cinta
> dibangun atas dasar kepercayaan,
>
> 8. Mengungkit kelemahannya. Mengungkit kelemahan-kelemahan si dia saat
> bertengkar merupakan salah satu indikasi yang sangat jelas bahwa kadar
> cinta
> Anda mengalami perubahan. Ketahuilah, pasangan yang menerima sifat
> masing-masing pasangan apa adanya tak akan saling mengungkit kelemahan
> masing-masing.
>
> CIPTAKAN WAKTU UNTUK SALING MENCINTAI
> Jika merasa cinta Anda sudah mulai hambar atasi segera. Jangan
> menunda-nunda
> lagi. Untuk itu buatlah waktu agar Anda dan si dia kembali memiliki cinta
> yang indah, cinta yang bergairah, dan cinta yang manis. Ciptakan waktu
> untuk
> saling mencintai. Ingat, yang penting, kualitas bukan kuantitas. Ada lima
> cara mudah untuk kembali membuat cinta Anda berdua menjadi lebih
> bergairah.
>
> 1. Usahakan untuk berbicara berdua, dari hati ke hati minimal 15 menit
> sehari. Jika sedang berada tak serumah, paksakan berbicara melalui
> telepon.
>
> 2. Cobalah untuk berkilas balik dan membangkitkan kenangan-kenangan indah
> Anda berdua sesering mungkin.
>
> 3. Pergi dan nikmati hari-hari hanya berdua saja. Tanpa anak tanpa
> keluarga.
> Tak usah sampai menginap di luar kota. Cukup makan malam dengan suasana
> romantis berdua.
>
> 4. Sesekali, ada baiknya Anda menyendiri. Tak harus keluar rumah. Bisa
> saja
> dilakukan di ruang kerja atau bahkan di dalam kamar tidur. Lakukan segala
> hal yang Anda ingin lakukan. Hal ini bisa dianggap sebagai kegiatan
> mengumpulkan kembali energi emosional Anda sehingga Anda akan
> berkomunikasi
> lebih baik dengan si dia.
>
> 5. Jangan biarkan suami Anda merasa terlantar dan terasing-padahal ia
> masih
> ingin berdua dengan Andahanya karena Anda harus mengerjakan urusan rumah
> tangga atau mengurusi pekerjaan kantor. Cobalah kompromi agar dia tak
> merasa
> terasing, tapi pekerjaan kantor pun beres.
>
> <http://cyberwoman.cbn.net.id/cbprtl/images/elements/_spacer.gif>
> Sumber: Majalah Lisa
>
> 
>

Kirim email ke