Maaf koreksi nama , Bukan Mayong , tapi Moyong Haryanto

hnoe...@indonet wrote:
>  
>
> Yth rekan2 Pengawal e-Gov Indonesia,
>
> Pakar2 seperti Pak Mayong merupakan asset bangsa yang selama ini belum
> banyak di manfaatkan secara optimal oleh Bangsa dan Negara.
>
> Banyak sekali rekan-2 PNS dan IT Professional yang sangat tahu apa yang
> harus dilakukan untuk membuat Pemilu yang lebih baik dan effisien, namun
> masih banyak hambatan hukum - perundangan dan kepentingan yang harus
> dihadapi dan disesuaikan agar bisa dijalankan Pemilu yang lebih baik.
>
> Saya bisa berbagi apa yang terjadi dibalik persiapan Pemilu 2004,
> Pada waktu itu, para pakar2 yang berpengalaman dalam melaksanakan Pemilu
> sebelumnya, telah di undang secara personal oleh Menko Perekonomian
> untuk didengar pengalaman dan pendapat mereka secara independent satu
> per satu, dengan maksud agar beliau tahu kebijakan apa yang dapat dibuat
> oleh Menko untuk agar pemilu 2004 dapat terlaksana baik dengan dana yang
> sangat terbatas.
> Pakar yang diundang adalah mereka2 yang secara operasional diketahui
> menangani pelaksana Pemilu 1999, bukan hanya para PNS, tetapi juga para
> pelaku teknis yang merupakan tenaga ahli dari vendor yang terlibat pada
> pemilu 1999 dan sebelumnya.
> Ide untuk mengundang para pelaku pelaksanaan pemilu timbul ketika
> diketahui bahwa jumlah uang yang bisa disediakan pemerintah untuk
> membiayai KPU sangat terbatas meski sudah lebih besar dari biaya Pemilu
> 1999, namun jauh dari jumlah biaya yang diajukan dalam rencana kerja KPU
> sangat besar dan jauh dari jumlah dana yang bisa disediakan seuai
> kemampuan Pemerintah.
> Dengan mendapat masukan dari para personal yang terlibat pada Pemilu
> sebelumnya, Menko berhasil mendapat masukan independen yang akurat, dan
> mampu menentukan sikap dan kebijakan yang harus dilakukan agar Pemilu
> 2004 berjalan sesuai dengan kemampuan pembiayaan Pemerintah dan tidak
> mengganggu iklim perekonomian saat itu..
> Hasil yang diperoleh dan diputuskan Menko saat itu adalah:
> - Bahwa titk rawan dalam pelaksanaan Pemilu dalah manajemen data hasil
> pemilu, diperlukan prioritas pencegahan ketidak pastian hasil pemilu
> dengan penggunaan TI, sehingga diminta agar data hasil per TPS harus
> dapat segera di entry di lokasi terdekat dan bisa per TPS dapat dilihat
> dikomputer & internet secepatnya oleh para pemilih sesuai dengan masing
> masing TPSnya, dan melaksanakan kalkulasi tabulasi sesuai dengan
> tabulasi manual sebagai pembanding.
> - Untuk kemudahan penanganan masalah dan meningkatkan peran TI KPU meski
> proses yang diakui adalah Manual, maka diminta agar seluruh data hasil
> tabulasi dapat di entry secepatnya ke komputer.
> - Untuk memperoleh data komputer secara cepat, mengingat jarak dan
> jumlah yang di entry beragam disetiap lokasi di Nusantara, maka diminta
> agar KPU melaksanakan proses entry data tabulasi tidak lagi di Kabupaten
> kota, namun harus di setiap tingkat Kecamatan, dengan perhitungan beban
> dan kapasitas entry yang harus diperhitungkan sesuai dengan beban data
> TPS dimasing masing lokasi,
> - Hasil dari pertemuan dengan para pelaku proses pemilu sebelumnya,
> diketahui pemilu 1999 bisa sangat hemat karena memanfaatkan resources
> yang sudah ada di Indonesia secara non commercial, untuk itu di minta
> KPU melakukan penyesuaian pelaksanaannya dengan cara yang sama
> (diupayakan sewa sarana TIK), agar pekerjaan bisa dijalankan sesuai
> batasan kemampuan Negara pada saat itu (anggaran TI KPU yang bisa di
> biayai oleh pemerintah hanya 20% dari biaya sesuai rencana kerja TI KPU
> saat itu )
> - Mengutamakan upaya untuk mempersiapkan SDM secara nasional, agar mampu
> mempergunakan dan memelihara TI di semua kecamatan, sehingga setelah
> Pemilu diharapkan adanya peningkatan dan pemerataan jumlah SDM yang
> sudah melek teknologi diseluruh tanah air.
> - Pemerintah hanya mampu menyediakan jumlah dana terbatas dan tidak
> lebih, untuk itu diminta kesediaan pimpinan KPU dapat menjalankan dengan
> batasan yang ada.
>
> Dampak dari kebijakan dan arahan Menko tersebut menyebabkan semua
> rencana kerja KPU berubah, beberapa pakar yang waktu itu terlibat dalam
> KPU mengundurkan diri, dan beberapa pimpinan yang semuanya baru belajar
> melakukan Manajemen Pemilu harus bisa mencari solusi dengan batasan yang
> ada.
> Hasilnya memang luar biasa, terutama dampak pada penyiapan SDM yang
> secara innovatif di jalankan bersama oleh KPU bersama para Akademisi
> dari banyak perguruan tinggi dan support dari DikNas melalui peran aktif
> Bp. Gatot Hari //Priowirjanto yang berhasil menyiapkan SDM secara
> nasional melalui jalur Pendidikan Nasional dengan dana yang sangat
> terbatas,
> Sayang sekali , hal yang baik dan terlaksana secara tertib di tahun 2004
> tidak dilanjuti dengan penghargaan yang memadai dan mempergunakan semua
> yang berhasil dijalankan pada waktu sebelumnya untuk dimanfaatkan pada
> tahun 2009.
>
> Dari kejadian tersebut, maka akan sangat baik bila setelah Pemilihan
> Presiden selesai dapat segera dilakukan kajian untuk memperbaiki proses
> pemilu yang akan datang, dengan memperhatikan semua pengalaman mereka
> yang selama terlibat dalam Pemilu sebelumnya, untuk dilakukan
> penyesuaian mulai hukum , perundangangan, dan banyak hal lainnya, untuk
> mencapai kesinambungan kerja manajemen pemilu, yang seharusnya
> dilaksanakan oleh beberapa badan tetap dalam pemerintah,
>
> Demikian tambahan masukan, semoga bermanfaat bagi Indonesia yang Makmur
> dan Berdaulat.
>
> Wass.
> Hari S.noegroho.
> Mantan Staff Khusus Menko Perekonomian bidang Sistem Informasi dan
> Komunikasi , 2001-2004.
>
> Rudy M. Harahap wrote:
> >
> >
> > Hari Rabu yang lalu, saya beruntung bertemu dengan Pak Mayong dalam
> > sebuah acara Transparency International-Indonesia. Pak Mayong, atau
> > nama lengkapnya Mayong Haryono, ini ternyata adalah orang KPU yang
> > sangat mengetahui betul mengenai IT KPU, bahkan dari mulai Pemilu di
> > zamannya Pak Harto.
> >
> > Read more...
> > http://rudymh.blogspot.com/2009/07/tentang-it-kpu-lagi.html 
> <http://rudymh.blogspot.com/2009/07/tentang-it-kpu-lagi.html>
> > <http://rudymh.blogspot.com/2009/07/tentang-it-kpu-lagi.html 
> <http://rudymh.blogspot.com/2009/07/tentang-it-kpu-lagi.html>>
> >
> >
> > ----------------------------------------------------------
> >
> >
> > No virus found in this incoming message.
> > Checked by AVG - www.avg.com
> > Version: 8.5.375 / Virus Database: 270.13.17/2242 - Release Date: 
> 07/16/09 18:00:00
> >
> >
>
> 
> ------------------------------------------------------------------------
>
>
> No virus found in this incoming message.
> Checked by AVG - www.avg.com 
> Version: 8.5.375 / Virus Database: 270.13.17/2242 - Release Date: 07/16/09 
> 18:00:00
>
>   

Kirim email ke