[wartaegov.com] - http://adf.ly/UBP
Pasca beralihnya jabatan Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi dan telematika (Aptel) Depkominfo dari Cahyana Ahmadjayadi ke Aswhin Sasongko, masih ada pekerjaan rumah yang seharusnya bisa selesai tahun ini, yaitu pengesahan PP tentang eGovernment. Ashwin Sasongko memang baru saja dilantik menjadi Dirjen Aptel beberapa waktu silam. Namun, Ashwin bukanlah orang baru di Depkominfo. Sebelumnya, beliau adalah Sekretaris Jenderal Depkominfo. Pergeseran jabatan ini juga diikuti oleh pejabat eselon 1 lainnya, seperti Dirjen Postel Basuki Yusup Iskandar yang kini menjabat sebagai Sekjen Depkominfo, Cahyana Ahmadjayadi yang menjadi Kepala Balitbang SDM Depkominfo, serta Freddy Tulung yang bergeser menjadi Kepala Badan Informasi Publik. Menurut Direktur e-Government Depkominfo Herry Abdul Azis, pergeseran ini tidak berpengaruh apapun terhadap pelaksanaan program-program pemerintah terkait eGovernment. Bahkan secara khusus Herry menyatakan dukungannya kepada Aswhin sebagai Dirjen Aptel yang baru. "Saya kenal dengan pak Ashwin sudah lama, dan saya tidak meragukan komitmen beliau tentang TIK khususnya eGov," ungkap Herry. Sebelum dilantik, lanjut Herry, Ashwin sempat menanyakan kepadanya mengenai perkembangan eGov terutama yang terkait dengan pembangunan Data Recovery Pemerintah. Dalam pandangan Herry, pekerjaan rumah yang masih tersisa adalah merampungkan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang eGov yang merupakan turunan dari UU ITE agar bisa segera disahkan tahun ini juga. "PR-nya tertulis jelas di RPP tersebut. Kalau tahun ini bisa disahkan, banyak PR-nya," imbuh Herry. Sepertinya layak ditunggu inovasi-inovasi baru dari Ashwin, seperti halnya sejumlah inovasi yang dilakukan di masa kepemimpinan Cahyana dulu.
