Buat rekans2 se E-NKRI yg juga menggunakan TransJ (busway) yth.
Silahkan baca "aksi teror" yang bisa mencelakakan kita sebagai pengguna TransJ
(busway) .. kebetulan saya melihat dengan mata kepala sendiri kaca halte TransJ
(busway) koridor VIII harmoni-lebak bulus-harmoni yang bolong/retak beberapa
jam setelah kejadian pada hari minggu 08-nov-09 lalu .. dan hanya bisa berharap
kapolda metro jaya masih memiliki satuan2 brimob yg bisa menjaga agar para
penumpang TransJ (busway) agar tidak menjadi korban "peluru nyasar' .. kalau
melihat diameter lubang .. yang jelas bukan gotri senapan angin ..
Salam E-NKRI dan NKRI yang anti-teroris .. ;)
HM
>>>>
Kamis, 12/11/2009 15:25 WIB
Halte TransJ Ditembaki
Antisipasi Penembakan, BLU Patroli Keliling Halte
Niken Widya Yunita - detikNews
E Mei Amelia/detikcom Jakarta - Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta - Busway
mengantisipasi agar penembakan yang terjadi di 4 halte busway koridor VIII tak
terulang lagi. Selain ada petugas yang standby di setiap halte, ada juga
petugas yang berpatroli.
"Kita tempatkan satu halte satu personel dan dua orang yang keliling patroli
tiap satu koridor," ujar Asisten Manajer Pusat Kendali TransJ Bano Yogaswara
ketika dihubungi lewat telepon, Kamis (12/11/2009).
Menurut Bano, petugas patroli malam bertugas setelah pelayanan terhadap busway
berhenti dan sebelum pelayanan busway berlangsung. Tugasnya yaitu pukul 23.00,
02.00, 04.00 WIB. "Setiap keliling selalu lapor jalan maupun halte," terang dia.
Selain petugas malam, lanjut Bano, petugas patroli juga dilakukan saat jam
kerja. Mereka bertugas mengamankan jalur bus dari penyerebotan dan yang
menghambat laju bus seperti demo, kecelakaan dan kemacetan. "Mereka disebar di
titik rawan. 10 Orang 1 koridor," demikian Bano.
Badan Layanan Umum (BLU) mencatat halte busway koridor VIII yang ditembaki di
dekat Lembaga Pendidikan Assiddiqiyah, Kedoya Utara, Jakarta Barat, Halte
Kedoya, Halte RS Medika dan Halte Simprug.
(nik/nrl)