Rekans se E-NKRI yth.

FREE access to information is always as worth as FREE access to food and 
beverage, shelter, education, medicare etc. 

Kalo disuruh milih antara punya BB Gemini bayar atau gratis, ya pasti yang 
gratis lah. 

Tapi kenapa laptop2 bermerk ACER, SONY, TOSHIBA, LENOVO, HP, DELL, FUJITSU etc. 
tetap laku keras? Karena saingan2nya dengan merek asal2an dan kualitas pas2an 
sudah amat sangat jauh laku keras! Biarkan pengguna akhir bebas merdeka memilih 
yang pas untuk koceknya ..

Tapi budaya non-konsumerisme serba FREE  untuk dikaji mungkin preman2 pasar yg 
begitu "pandai"nya untuk mendapatkan makan-minum-tempatnongkrong-duit 
harian-pulsahp secara GRATIS!

Say YES to FREE Software without malfunctions for E-NKRI!

HM 

Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-----Original Message-----
From: Naswil Idris <[email protected]>
Date: Fri, 13 Nov 2009 16:21:15 
To: <[email protected]>
Subject: gratis we need u? COPY-LEFT MOVEMENT dari M.I.T..US..Re: Fw: apakah 
membuka mata hati pejabat [APWKomitel] Stallman siap  bantu Indonesia

Selalu teringat Ucapan Alm Prof .Dr.Iskandar Alisyahbana :
COPYLEFT MOVEMENT dari M.I.T :YANG MAMPUMENGECILKAN KESENGJANGAN  KAYA MISKIN 
DI DUNIA...
(Dalam pertemuan Majalah WARTA EKONOMI 22 Feb 2007 di Htl AryaDuta. Naswil 
Idris, APWKOMITEL

---
[rr] yah pak nas... yang pertama membuat statemen mengenai copyleft ini memang 
pak Richard Stallman dalam orasi orasinya mempromosikan free software movement 
ditahun 1990 an.
dan jargon 'copyleft' ini juga menjadi favorit dari alm prof dr iskandar 
alisyahbana yang punya pandangan sama dengan Richard Stallman

penjelasan dari Richard Stallman dibawah ini jelas menunjukkan bahwa beliau 
adalah pendukung dari Free software movement dan bukan dari Open Source 
Movement... dimana kalau free buat kami adalah gratis dan bebas... buat beliau 
cukup bebas saja.

namun menurut saya pribadi... free dalam arti gratis ini yang sangat ditakutkan 
oleh kubu proprietary... karena ini adalah bisnis model yang sulit dipahami 
apalagi bagi yang berjiwa konsumerism, kapitalisme dimana semua ada harga... 
peribahasanya ada barang ada harga... makin mahal makin baik...

namun paradigma google, yahoo dan banyak bisnis internet memutar balikkan faham 
makin mahal makin baik... ada barang ada harga karena semua bisnis ini bisa 
dilakukan dengan model bisnis free = gratis' ini.

saya sendiri mengerti jika ada yang alergi dengan gratis...tapi kenyataannya 
seperti itu dan perusahaan yang menjual barang gratis seperti google, yahoo, 
ubuntu, linux, open office bukannya cuma sekedar survive... tapi berhasil 
sukses menguasai dunia...

so more than just 'survival of the fittest'.... bravo and long live free = 
gratis... we need you and we support u

hav a niz weekend.
rgds, rudi rusdiah - apwkomitel
--



________________________________
From: paulus BW <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Sat, November 14, 2009 6:52:22 AM
Subject: Re: Fw: apakah membuka mata hati pejabat [APWKomitel] Stallman siap  
bantu Indonesia

  
Tuan Richard dan Tuan Rudy dkk,

Penjelasan tentang Free Software dan Open Source dan dikaitkan dengan Copyright 
dan copyleft itu perlu dibuat lebih jelas dan tegas.
Orang awan yang bukan berlatar belakang non IT akan keblinger... .
Memang dalam hal ini, akibat dari temen2 kita yang mengkampanyekan Opensource 
sering menekankan bahwa Software yang Opersouce itu gratis dan copyleft.
Kita bebas memilih Gratis atau bayar, Open atau Close, yang masing2 ada 
untungnya.
Mudah2an penjalasan dari Bung Richard menggiring ke pencerahan yang lebih baik 
tentang pemahaman arti Opensource dan Free Software.

Salam,
pb


2009/11/13 <rrusd...@yahoo. com>

>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>  >
>
>>
> 
>>      
> 
>thanks pak richard atas komentar dan penajaman dari apa yang anda percaya 
>(what you belief)
>semoga FOSS bisa lebih sukses di Indonesia.
>
>
>salam, rr - apwkomitel
>
>----- Forwarded Message ----
>From: Richard Stallman <[email protected]>
>To: rrusd...@yahoo. com
>Cc: apwkomi...@yahoogro ups.com;  rusd...@rad. net.id; e...@suarasurabaya. 
>net;  santososerad@ postel.go. id; n...@depkominfo. go.id; bas...@postel. 
>go.id; ash...@depkominfo. go.id;
> cahy...@depkominfo. go.id; moedji...@depkominf o.go.id; musli...@depkominfo 
> .go.id; far...@postel. go.id; azhar_hasyim@ postel.go. id
>Sent: Fri, November 13, 2009 11:56:31 AM
>Subject: Re: apakah membuka mata hati pejabat [APWKomitel] Stallman siap bantu 
>Indonesia
>
>>Terima kasih sekali pendukungan anda.
>Saya mau menjelaskan beberapa hal yang saya lihat di surat.
>
>    semoga lobby dari duta FOSS
>
>Saya bukan duta "FOSS" melainkan gerakan software bebas.  "FOSS"
>>menyebut "software bebas" dan "open source", tapi saya hanya mendukung
>yang pertama.  Saya tidak pernah mendukung "open source".
>
>Gerakan software bebas punya falsafat yang nilai-nilainya di dataran
>>etika (kebebasan dan gotong royong).  Open source punya falsafat yang
>lain, yang menolak nilai-nilai etika kami.
>
>"FOSS" adalah cara untuk tidak memperbedakan di antara software bebas
>dan open source.  Kalau seseorang tidak mau memperbedakannya, dia
>>boleh berkata "FOSS".  Saya mau memperbedakannya, maka "FOSS" tidak
>cocok untuk menjelaskan pekerjaan saya.
>
>
>    Saya sering diskusi private sama Mr Stallman dan beliau sangat
>>    konsisten untuk membantu
> komunitas dalam hal mendapatkan software
>    murah dan terbuka (FOSS)
>
>Saya jarang menyebutkan "murah" dan tidak pernah "terbuka", melainkan
>biasanya "kebebasan dan gotong royong".  Nilai-nilai itu adalah
>>dasaran gerakan software bebas.  Nilai "murah dan terbuka" yang tidak
>di dataran etika adalah nilai open source, dari falsafat yang tidak
>saya dukung.
>
>
>    dengan lisensi model GNU Public License tanpa harus tergantung
>>    hanya pada regim Copyright (WIPO) dengan mendorong model paradigma
>    Copyleft... or the right to copy...
>
>"Copyright" = "hak kesalinan" atau "kanan kesalinan".
>Maka "copyleft" = "kiri kesalinan", sebagai lelucon.
>
>Tentang artinya sunguh-sunguh, copyleft bukan cara menghindar dari
>copyright melainkan cara menggunakan hak copyright untuk mengelak
>akhibatan biasa hak copyright.
>
>Copyleft bukan "right to share".  Share
> ialah memberikan salinan luar
>rangka pedagangan.  Karya yang bisa di-share, di bahasa Inggris,
>saya sebut "sharable".  Di bahasa Indonesia, saya belum ada istilah.
>
>"Bebas" adalah sifat yang lebih kuat daripada "sharable", karena kalau
>>bebas, salinan boleh juga dijual, dan salinan versi diubah boleh
>diberikan dan dijual.
>
>Dan "copyleft" sifat lain, lebih kuat.  Bukannya semua karya bebas
>punya copyleft.  Ada sebagian yang copyleft, dan sebagian yang tidak
>>copyleft (di bawah lisensi-lisensi seperti X11, BSD kuno, BSD diubah,
>Apache, etc.).
>
>

 


      


------------------------------------

--
Sponsor: www.apwkomitel.org www.java-cafe.net   www.micronics.info
Info Disti Ncomputing(1PC Many/ 30Users) http://www.indoasiateknologi.com 
Yahoo! Groups Links



Kirim email ke