pernah baca salah satu novel orang barat bahwa sebenarnya semua yang ada dalam
kementrian sebuah negara itu lebih sering terbalik. kementrian kesejahteraan
sebenarnya malah memiskinkan, kementrian pertahanan sebenarnya penyulut perang,
kementrian penerangan justru membungkam....
saya lupa judul ma pengarangnya....
melihat lontaran kawan2 saya jadi sdikit teringat tentang itu de,
[EMAIL PROTECTED] wrote:
sebagian mati atau pergi tak tercatat krn lumpur lapindo.
kek kek kek.
is
On 5/22/08, IrwanK <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Dari acara Apa Kabar Indonesia TvOne (data BPS), angka orang miskin di
> Indonesia..
>
> 2005: 35 juta
> 2006: 39 juta
>
> Dulu juga klaimnya para pendukung/pro, kenaikan harga bbm akan mengurangi
> orang
> miskin.. buktinya.. BOHONG.. DUSTA!!!
>
> Eh sekarang diulang lagi.. dikiranya orang Indonesia pelupa semua, apa? :-(
> Sekalian kampanya polbus? :-p
>
> Wassalam,
>
> Irwan.K
>
> 2008/5/22 Alex Santosa <[EMAIL PROTECTED]>:
>
>> Setelah menaikkan harga BBM, Menko Kesra, Aburizal Bakrie menargetkan,
>> angka
>> kemiskinan di Indonesia akan berkurang sekitar 13%. Alasannya, anggaran
>> yang tadinya dialokasikan untuk subsidi BBM akan dialihkan untuk program
>> penanganan kemiskinan, seperti Bantuan Langsung Tunai. (sumber:
>> *Okezone<http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/05/14/59/109191/yakin-angka-kemiskinan-turun-13>
>> *) Komentar masyarakat bisa didengar di http://www.radioclinic.com
>>
>>
>>
>> Tekanan publik terhadap rencana kenaikan harga BBM terus menguat. Beberapa
>> pihak menilai, keputusan untuk menaikkan harga BBM adalah keputusan yang
>> beresiko. Pendapat Faisal Basri dan Sofyan Wanandi bisa didengar di
>> http://www.radioclinic.com
>>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
[Non-text portions of this message have been removed]