masalahnya sekarang
masih banyak orang bego di negara acakadul ini
dan masih banyak orang mau dibego2in dinegara acakadul ini
sehingga pemimpinya pada bego beneran dan pada pura2 bego
kasian gw liat bangsa gw yg dibego-bego in melulu, udah bego bgt
sampe salah milih pemimpin, eh masih dibego2 in juga

heran gw..

  ----- Original Message ----- 
  From: cahyono 
  To: [email protected] 
  Sent: Monday, June 16, 2008 10:58 AM
  Subject: Re: [ekonomi-nasional] Kalla: Apa Gaji Pejabat Kita Cukup Tinggi 
untuk Dipotong?


  take home paynya eselon 1 untuk Dirjen Pajak 49 juta, 
  belum yang lain-lainnya, darmin nasution selaku dirjen 
  pajak kemarin mengundurkan diri dari komisaris pasar modal 
  karean khawatir ada pemeriksaan kpk terkait rangkap 
  jabatan, omongan Jusuf Kolo itu BOHONG BESAR!!! Tahukah 
  Anda Bahwa 95% total penerimaan pajak itu hanya di peroleh 
  dari 66ribu WP (Darmin Nasution), padahal jumlah WP di 
  Indonesia ada kurang lebih 20 juta, bukankah itu bukti 
  kesenjangan yang sangat lebar!!!

  On Fri, 13 Jun 2008 20:48:32 +0700
  IrwanK <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  > Gaji boleh 5 juta.. tapi take home pay-nya para pejabat 
  >tuh berapa?
  > Pajaknya masuk skema yang berapa % per tahun? :-P
  > 
  > Giliran menaikkan harga BBM tidak keluar 'kalimat 
  >perbandingan' seperti di
  > bawah.. :-|
  > Yang berhak dibandingkan dengan standar LN hanyalah para 
  >pejabat..
  > Rakyat (miskin & nyaris miskin) tidak berhak untuk itu..
  > 
  > CMIIW..
  > 
  > Wassalam,
  > 
  > Irwan.K
  > 
  > Jumat, 13/06/2008 14:15 WIB
  > Kalla: Apa Gaji Pejabat Kita Cukup Tinggi untuk 
  >Dipotong?
  > *Arfi Bambani Amri <http://arfi.blogdetik.com/>* - 
  >detikFinance
  > 
  > 
  > <http://ad.detik.com/link/bisnis/bis-mastercard042008.ad>
  > *Jakarta* - Pemotongan gaji menteri dan deputinya 
  >seperti yang dilakukan di
  > Malaysia, tampaknya belum bisa dilaksanakan di 
  >Indonesia. Gaji pejabat di
  > Indonesia tidak sebesar gaji pejabat Malaysia.
  > 
  > Hal tersebut disampaikan Wapres Jusuf Kalla ketika 
  >ditanya wartawan usai
  > salat Jumat, di Istana Wapres, Jalan Merdeka Barat, 
  >Jakarta Pusat, Jumat
  > (13/6/2008).
  > 
  > "Kadang-kadang, suatu solidaritas ingin bersama-sama 
  >dengan seluruh
  > masyarakat, pemotongan gaji. Tapi perlu diketahui 
  >bersama, apakah gaji
  > pejabat kita tinggi untuk dipotong saat ini?" ujar 
  >Wapres Jusuf Kalla.
  > 
  > "Gaji eselon I itu cuma Rp 5 juta untuk hidup di 
  >Jakarta. Mungkin wartawan
  > lebih tinggi gajinya," tukas Jusuf Kalla.
  > 
  > Menurut Kalla langkah pemotongan gaji sebagai 
  >solidaritas itu, harus dilihat
  > kondisinya dulu. Kondisi di Indonesia dan Malaysia tidak 
  >bisa disamakan.
  > 
  > "Tentu itu bagus sebagai solidaritas, tapi gaji pejabat 
  >tidak setinggi di
  > Malaysia. Pejabat tinggi di Malaysia dipotong, mungkin 
  >sudah tinggi. Atau
  > seperti Presiden Singapura yang gajinya Rp 1 miliar 
  >sebulan, dipotong 10
  > persen ya nggak ada apa-apanya. Kita tidak seperti itu. 
  >Dilihat kondisinya,"
  > pungkas Jusuf Kalla.
  > 
  > Sumber : Detik
  > 
  > 
  > [Non-text portions of this message have been removed]
  > 

  
========================================================================================
  Netkuis kini hadir kembali!

  Main, raih poin setinggi-tingginya, dan menangkan hadiahnya dengan total 
hadiah sebesar 10 JUTA Rupiah!!

  Kami tunggu aksimu di Netkuis EURO. Klik di http://netkuis.telkom.net/euro
  
=======================================================================================
  Kini telah hadir Protector, layanan keamanan online yang dapat digunakan 
langsung saat menjelajahi internet kapan saja dan di mana saja. Dapatkan secara 
GRATIS layanan Protector hingga 15 September 2008. Klik ke: 
http://protector.telkomspeedy.com


   

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke