Kisah Ni'am dari Jepara    Program: Santunan Kesehatan Ni'am 
      
    
  Kemarin pagi (13/11/06), seorang teman menghubungi saya via telepon.  Katanya 
beliau ingin silaturahim ke kantor, bersama seseorang dari  Jepara yang anaknya 
sedang sakit. Kebetulan ia sedang di Jakarta.
  
      Alhamdulillah, ketika jam istirahat teman kami bersama dua orang Bapak  
dan seorang Ibu datang. Teman kami memperkenalkan mereka, Bapak yang  satu 
tinggal di Jakarta, yang satunya lagi baru datang tadi pagi dari  Jepara 
bersama istrinya. Beliau bernama Bapak Wahyu Murti Utomo (43 th)  dan istrinya 
bernama Ibu Ulinuha (42 th). Saat ini mereka tinggal di  Ds. Pelem Kerep RT 
1/IV, Mayang - Jepara - Jateng dan sengaja datang ke  Jakarta hanya untuk 
konsultasi ke dokter di sebuah Rumah Sakit terkait  dengan penyakit yang 
diderita oleh anak keduanya, Ahmad Ni'am Muchoyar  (11 th).
  
    
Sambil berurai air mata, sang ibu bercerita. Ni'am adalah anak  yang pintar, 
dia menjadi siswa teladan di sekolahnya. Namun sudah 7  bulan ini, dia hanya 
bisa terbaring lemah di tempat tidur. Sebelumnya  Ni'am memang beberapa kali 
terjatuh, namun tidak begitu parah.  Terakhir, sewaktu Ni'am akan mengikuti tes 
terakhir siswa teladan, dia  mengeluh kurang enak badan, dan akhirnya tidak 
mengikuti tes tersebut.  Hari itu Ni'am di rumah sendirian, Bapak dan Ibunya 
yang berprofesi  sebagai guru TK, sedang mengajar. Kembali Ni'am terjatuh, dan 
sejak  saat itu lehernya tidak bisa digerakkan, demikian pula dengan kakinya,  
sampai sekarang seperti anak yang lumpuh.
  
    
Akhirnya Ni'am dirawat di RS. Karyadi Semarang selama dua  bulan. Berdasarkan 
analisa dokter, Ni'am menderita TB Tulang Leher,  atau istilah medisnya 
Neurological Deuices Associate. Katanya penyakit  ini baru pertama kali 
ditemukan di Indonesia, dari seluruh dunia, hanya  beberapa orang yang 
menderita penyakit seperti itu. Penyakit Ni'am ini  juga menjadi salah satu 
agenda yang akan dibahas dalam Konggres IDI di  Bali pekan ini.
  
    
Saat ini Ni'am harus menjalani rawat jalan, sepekan dua kali di  RS. Karyadi 
Semarang, sebelumnya pernah diopname juga selama 1 minggu.  Sekali periksa, 
biaya yang dikeluarkan bisa mencapai angka Rp 300.000 -  Rp 450.000 (belum 
termasuk sewa mobil dari Jepara - Semarang).  Berdasarkan informasi dari 
dokter, jika dioperasi, biaya yang  dikeluarkan sekitar Rp 90.000.000 (belum 
termasuk obat dll).
  
    
Sebagai guru Taman Kanak-Kanak, biaya sebesar itu tentu terasa  berat di pundak 
Pak Wahyu dan Bu Ulinuha. Oleh karenanya, dengan  tulisan ini, kami ingin 
mengetuk pintu hati para donatur di manapun  berada untuk meringankan beban 
pahlawan tanpa tanda jasa ini. Bantuan  untuk Ni'am, bisa ditransfer langsung 
ke rekening atas nama Yayasan  Portalinfaq sebagai berikut : 
  
  - Bank Syariah Mandiri Cab. Warung Buncit No.Rek.0030035790   
  - Bank Mandiri Cab. Kuningan No.Rek.124-0001079798   
  - BCA Cab. Arteri Pondok Indah No.Rek.291-300-5244
  
      
  Terima kasih kepada para donatur yang sudah menyisihkan rejekinya untuk para 
pasien kesehatan Portalinfaq.    
Ditulis oleh Relawan Portalinfaq: Kosi
    Portalinfaq
  2006-11-15
  
  www.portalinfaq.org
  www.portalinfaq.org.uk
  
  Cp: Agus Kurniawan (021) 727 86073
        Email : [EMAIL PROTECTED]
    
  
  
 
---------------------------------
Sponsored Link

   Mortgage rates as low as 4.625% - $150,000 loan for $579 a month. 
Intro-*Terms
 
---------------------------------
Sponsored Link

Mortgage rates near 39yr lows. $420,000 Mortgage for $1,399/mo - Calculate new 
house payment

Kirim email ke