Bank Syariah Buat Pembiayaan TKI

*Tempat Event Berlangsung : Jakarta
Tanggal Event : 2 Maret 2007*

Preview

]*Jakarta PKES Interactive 15.30 WIB*[/i], Banyaknya persoalan tentang
terlantarnya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri lebih
disebabkan karena tiadanya manajemen yang tepat dalam pengelolalaannya.
Sehingga para TKI yang berkerja diluar negeri harus membuang mimpi untuk
menjadi orang kaya, ketika mereka kembali ketanah air. Untuk itu, kata Vice
Senior President Bank Syariah Mandiri Ibnu Mangunsubroto dibutuhkan peran
perbankan dalam mengelola manajemen pembiayaannya. "Sehingga dalam proses
menjadi TKI dan setelah mereka bekerja di luar negeri benar-benar tidak
sia-sia belaka,"katanya pada PKES Interactive hari ini (2/3).

Untuk saat ini, kata Ibnu secara proses teknis BSM telah menyiapkan program
pembiayaan kepada para TKI. Seperti pemodalan dan pembiayaan bagi industri
penyalur tenaga kerja. Secara pelayanan perbankan, BSM telah memiliki
berbagai pelayanan yang bisa dimanfaatkan oleh TKI. Seperti bagaimana
mentrasfer uangnya kepada pihak keluarga di Indonesia dengan pelayanan
western union yang dimiliki oleh BSM. "Jadi dengan kartu BSM yang dimiliki
para TKI, mereka bisa melakukan transfer kepada keluarganya,"ujarnya.

Pelayanan kepada para TKI, diakui oleh Ibnu bukan sekedar pada transfer bank
saja, akan tetapi saat ini BSM juga lagi menyusun rencana pembiayaan kepada
para TKI yang mau bekerja ke luar negeri dengan sistem bagi hasil. "Proses
rencana itu kini masih kita susun dengan baik disamping dengan melihat
perkembangan dari pemerintah menyoal tentang kebijakan TKI,"kata Ibnu

Dalam menyusun rancangan pembiayaan pada TKI, pihak BSM dalam waktu dekat
akan bertemu dengan menteri tenaga kerja Fahmi Idris, untuk membicarakan
secara jauh tentang mekanisme operasional bank syariah. "Secapatnya dalam
waktu dekat ini kami akan audiensi dengan pihak menteri tenaga
kerja,"paparnya.* (Agus.Y)*

Kirim email ke