Tanpa bermaksud mencari pembenaran, mungkin pemerintah perlu mencari 
solusi untuk sidang ditempat/dilokasi kejadian, sehingga masyarakat bisa 
menghemat tidak perlu menghabiskan waktu berharga 4 jam utk menghadiri 
sidang tilang (bisa juga lebih bila hakim terlambat atau tidak hadir, 
ditunda). Sebagaimana dimaklumi, terkadang tidak mudah bagi karyawan atau 
buruh mendapat ijin keluar kantor/pabrik utk mengikuti sidang tilang. 




andri nuggraha <[EMAIL PROTECTED]> 
Sent by: [email protected]
04/19/2007 01:41 PM
Please respond to
[email protected]


To
[email protected]
cc

Subject
{ekonomi-syariah} Re:Solusi syar'i kena TILANG






ga usah damai...ngapain?
mending ikutin prosedur tetap nya,ga sesulit atau serumit yang dibayangkan 
ko...
sya pernah ikut sidang di pengadilan dan hanya makan waktu sekitar 4 
jam...berikut ini kronologis singkatnya...
----saya datang jam 07.30 di PN JakTim
----cari parkiran sebentar,naah saat cari parkiran ini..kita udah 
dideketin calo,cuekin aja,kalo perlu pasang muka galak
----ngantri di loket pendaftaran,bawa surat tilangnya...langsung ditanya 
mo sidang atao langsung ambil,pilih sidang aja...kalo langsung ambil,uang 
nya ditilep petugas loket....
----tunggu bentar ampe nama kita dipanggil lagi...harus bener2 denger 
soalnya,rada ga jelas panggilan petugasnya..
----surat tilang kita pegang,trus nunggu langsung ke ruang sidang
----masuk ruang sidang,hakim dateng...kita pun ngantri disidang,sidangny 
ga lama...cuma ditanya kesalahan kita apa..udah deh...ketok palu...
---balik ke loket pendaftaran,bawa surat tilang yg udah di cap...
---bayar...beres deh! 

NOTE:kesalahan saya waktu itu salah lajur,kena denda "cuma" 20.600

goodluck,selamat mencoba!
 Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
Check out new cars at Yahoo! Autos. 
 

Attachment: gifAPOQIrNN97.gif
Description: GIF image

Attachment: gifFHZpXzMc2d.gif
Description: GIF image

Kirim email ke