Asslamu'alikum Rekan milis saya perlu bantun tenaga S-2 bidang Ekonomi Syariah, Pada saat ini lembaga saya sedang merintis mendirikan STEI (Sekolah Tinggi Ekonomi Islam), tapi ada kendala kebutuhan calon dosen tetap yang berpendidikan S-2 bidang ekonomi Syariah adapun yang kami butuhkan adalah S-2 Manajemen Syariah, Akuntansi Syariah dan Perbankan Syariah masing-masing 6 Calon Dosen Tetap. Lembaga saya ada di Sukabumi kalu ada yang bisa bantu atau berminat silahkan kirim CV ke Lembaga Kami alamatnya di Perguruan Tinggi Nusa Putra Jl. Raya Cisaat No.76 Sukabumi 43152 Jawa Barat atau e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Tolong Informasi ini di sampaikan ke rekan-rekan yang intrest pada Ekonomi Syariah. Wassalam --- adji waluyo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Sahal Mahfud: "Membungkus Sistem Syariah Tanpa > Harus Menonjolkan > Kata Syariah" > > Tempat Event Berlangsung : Pati > Tanggal Event : 30 April 2007 > > Preview > > 25855 > Pati-Jawa Tengah 12.00 WIB. Pkes Interactive. > Ekonomi syariah sangat > luas, apalagi ditabah dengan sistemnya akan lebih > luas lagi. Maka > peran pesantren memiliki peranan yang sangat penting > dalam > mengembangkan ekonomi ini. Diharapkan, menurut KH > Sahal Mahfud Ketua > Umum Majelis Ulama Indionesia (MUI) dalam acara > sarasehan ekonomi > syariah yang diadakan oleh Pusat Komunikasi Ekonomi > Syariah (PKES) > di Pondok Pesantren Maslakhul Huda (PMH) Kajen > Margoyoso, Pati Jawa > Tengah, agar pesantren memiliki peran konsep sendiri > dalam kajian > pengembangan ekonomi syariah > > "Kita perlu membungkus sistem syariah tanpa harus > menonjolkan kata- > kata syariah, karena banyak yang masih alergi dengan > kata-kata > syariah,"kata KH Sahal Mahfud di acara sarasehan > dengan mengembil > tema " Peluang dan Tantangan Pondok Pesantren dalam > Mengembangkan > Sistem Ekonomi Berbasis Syariah di Pati Jawa Tengah > > Untuk itu, dia berpesan, agar pesantren mampu > menerapkan ekonomi > syariah dengan menyesuaikan dengan sistem syariah > yang sesuai dengan > perkembangan modenisasi. > Maka yang perlu dikedepankan bukan cuma namanya saja > (nama syariah), > tetapi sistem yang bagus, modern dan menguntungkan > hal itulah yang > perlu dibahas. > > "Karena tidak semua setuju dengan label syariah, > masih banyak > masyarakat Indonesia yang "alergi" dengan kata > syariah,"terang ketua > umum MUI. > > Sementara ketua Dewan Syariah Nasional –MUI KH > Ma'ruf Amin, > mengatakan keinginan untuk berekonomi syariah di > Indonesia sejak > tahun 60-an, berawal dari keresahan para ulama dan > pelaku ekonomi > dengan sistem ekonomi global dan nasional menganut > sistem yang > ribawi berbasis bunga. > > "Pada tahun 1990 Indonesia telah melahirkan > rekomendasi bank tanpa > bunga melalui lokakarya MUI,"katanya. > > Untuk saat ini menurut ketua DSN perkemabangan > ekonomi syariah telah > berkembang dengan baik dunia maupun indonesia. > Negara Jepang, > Thaeland, Filipina dan Korea telah mencangkan > penerbitan Sukuk. > Diterimanya ekonomi syariah di negara tersebut > karena > Prinsip ekonomi syariah memiliki kebenaran. (Agus.Y > www.pkes.org) > > _ > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com
