assalamu'alaikumwrwb. diskusi tentang asuransi syariah sebaiknya memang dipilah antara wilayah ilmiah dan bisnis. karena kalau menyebut merk dan nama institusi cenderung kontra produktif. Apalagi sekarang sudah ada asosiasi asuransi syariah indonesia.
perkembangan perbankan syariah dan asuransi syariah ada sedikit perbedaan corak dan trendnya. perbankan syariah lebih familiar di kalangan masyarakat dengan regulasi yang lebih tertib (maaf, saya tidak bermaksud menyatakan asuransi syariah tidak terlalu tertib). ada banyak variabel yang harus berubah dan itu tidak bisa instan, seperti kultur, SDM dan perangkat sistem yang ada. kemauan baik untuk bersyariah harus diikuti dengan komitmen terhadap konsekuensi perubahan itu sendiri. syariah bukan jargon, klaim atau identitas semata, tetapi adalah jalan hidup yang harus ditempuh...wallahu a'lam.
