Matinya ilmu ekonomi

Sudah 11 tahun lalu buku matinya ilmu ekonomi karangan Paul Omerod ini terbit 
di Indonesia, tapi isinya masih up todate. Kesalahan dari ekonomi sekarang 
adalah karena tidak ada adanya moral dan etika dalam ekonomi, ajaran "theory of 
moral sentiment" Adam Smith dan moral dari Davis Hume dijauhkan. Yang ada 
adalah keserakahan (greed) dan mengejar keuntungan semata. Coba saja lihat 
seberapa besar moral dan etika diajarkan di Fakultas Ekonomi diberikan, paling2 
mata kuliah  agama doang yang cuma paling 3% dari mata kuliah yang diberikan.

Siklusnya di Indonesia:
suku bunga naik -> hot money masuk -> mata uang menguat -> suku bunga turun -> 
over credit sektor riil -> inflasi naik -> hot money kabur -> kembali ke awal 

Bagaimana dengan Indonesia?
Hal harus diperhatikan:
1. Hot money yang masuk ke Indonesia
Cadangan devisa yang besar didalamnya ada hot money yang bisa keluar 
sewaktu-waktu, apalagi jika Rupiah kita melemah. Dalam hal ini Pemerintah malah 
bersikap diam, lain halnya dengan Thailand yang sangat ketat terhadap hot money 
ini. Kalau begini kita bisa menilai seberapa wise Pemerintah kita. Ini seperti 
anak kecil makan permen, kalau kebanyakan bisa sakit gigi.  

2. Harga komoditas yang naik pesat
Harga komoditas yang naik pesat disebabkan oleh melemahnya nilar dolar US dan 
permintaan komoditas dalam jumlah besar. Sehingga peran spekulan berperan 
penting (kalau ini ga jauh beda prilakunya dengan di pasar tradisional 
sekalipun). Lihat aja sekarang harga nikel, CPO, minyak, coal sudah diskon 50%.

Bagaimana menyikapinya?
1. Dampak subprime mortgage akan menyebabkan capital outflow dari hot money 
yang menarik dananya di Indonesia. Hal ini biasanya bersifat sementara

2. Perekonomian dunia terjadi balancing ke Cina dan India, pertumbuhan ekonomi 
di Cina diperlambat dengan menaikkan suku bunganya. Di samping itu konsumsi 
domestik di kedua negara tersebut sangat besar. 

3. Isu politik
Terlepas benar atau tidak, kehancuran ekonomi di Amerika menjadi bahan bagi 
kubu Obama untuk menujukkan kegagalan Bush dalam hal ini. Kita tunggu saja 
hingga bulan Desember 08, saat Pemilu di Amerika berlangsung

4. TIME TO BUY
Namanya juga siklus, saat ini merupakan saat yang tepat untuk masuk ke pasar 
modal. Kata Warren Buffet, IT'S TIME TO BE GREED, tapi jangan terlalu serakah 
lah. Kalau udah untung jangan  kemaruk.

Salam  


      

Kirim email ke