''Satu-satunya berita baik saat ini hanyalah harga minyak yang akhirnya
turun,'' kata Stiglitz. Menurut dia, dunia tengah berada di posisi krisis
ekonomi terburuk dari abad lalu. ''Kita telah menyentuh dasarnya, kita tak
akan dapat naik lagi ke atas," katanya.

Menurut dia yang terjadi saat ini adalah buah dari dikemasnya ketidakjujuran
dalam satu kemolekan. Bank menjalankan bisnis tanpa kejujuran yakni
mengucurkan kredit perumahan yang harganya kemudian jatuh. Sedangkan
pengambil kebijakan juga kurang tegas.

Stiglitz juga mengeritik langkah pemerintah AS yang mem bailout lembaga
keuangan dan menyuntik bursa saham. ''Bail out itu hanya ibarat memberi
tranfusi darah kepada pasien yang mengalami pendarahan. Jika hanya tranfusi
tak akan berarti apa-apa karena penyebab pendarahannya tak diobati.'' Namun,
menurut dia daripada tidak diobati sama sekali, tranfusi darah adalah
langkah emergency yang diperlukan.
Menurut Stigliz perlu ada beberapa langkah yang harus ditempuh khusus di AS
yakni menyembuhkan perekonomian yang parah antara lain dengan menkonversi
pembiayaan rumah yakni dengan mengurangi nilai kredit ketika harga rumah
juga jatuh melalui cashable tax credit. Membuat stimulus yang baik dalam hal
ekonomi seperti asuransi untuk para pengangguran dan investasi infrastruktur
yang baik id masa depan. Investasi infrastruktur akan menstimulasi ekonomi
dalam jangka pendek dan meningkatkan angka pertumbuhan ekonomi jangka
panjang.

Pada sisi lain Stiglitz mengingatkan pemerintah dan lembaga keuangan untuk
memperbaiki sistem keuangan dan menciptakan peraturan ekonomi global.

read more at
http://ajisaka.dagdigdug.com/2008/11/18/apa-kata-joseph-stiglitz-soal-krisis-dunia/

Kirim email ke