Makin banyak atau tidaknya Bank Syariah, tentu ada sisi positif dan negatifnya. 
Dilihat dari sisi market share industri perbankan syariah, tentunya akan ada 
peningkatan jika bank syariah semakin banyak. Demikian juga dari sisi jumlah 
nasabahnya, tentunya dengan semakin banyaknya bank syariah, jumlah nasabah bank 
syariah akan meningkat. Dan jika demikian adanya, artinya pembiayaan pada 
sektor syariah juga akan semakin meningkat pula. 

Dari sisi lainnya, kalau kita lihat dari aspek karakteristik ekonomi syariah, 
yang memiliki landasan tauhid dalam menjalankan seluruh aktivitas ekonominya, 
maka ada sesuatu yang dirasa hilang, ketika Perbankan Non Syariah juga turut 
membuka cabang syariah. Mengingat bahwa menjadikan tauhid sebagai landasan 
dalam bertransaksi agak sukar diterapkan pada cabang-cabang perbankan syariah. 
Namun perlu digaris bawahi bahwa agak sukar di sini bukan berarti tidak bisa. 

Nah, menurut saya yang perlu kita pikirkan sekarang adalah bagaimana menjadikan 
bank syariah yang insya Allah akan semakin banyak ini, menjadi "aset" yang real 
dalam dunia ekonomi syariah di Indonesia, yang tentunya sarat dengan 
nilai-nilai syariah itu sendiri, tidak sekedar untuk mengejar profit semata, 
bisa memberdayakan ekonomi masyarakat secara nyata, dan memilki kontribusi 
dalam menyelesaikan permasalahan ekonomi bangsa. Dan forum diskusi dalam milis 
seperti ini mudah-mudahan juga menjadi wahana dalam menuju "ruh" dari ekonomi 
syariah tersebut. Disamping juga tentunya perlu adanya usaha-usaha lain, baik 
dari sisi politis, akademis, da'wah kemasyarakatan yang juga turut 
mensosialisasikan pentingnya berekonomi secara syariah. Karena berekonomi 
secara syariah berarti menyelematkan bangsa indonesia dari dosa besar dan 
datangnya azab dari Allah SWT : 

Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah suatu kaum melakukan riba dan zina dengan 
terang-terangan, melainkan berarti mereka menghalalkan bagi Allah SWT untuk 
mengazab mereka." (HR. Ibnu Majah) 

Dalam hadits lain, "Satu dirham riba yang dimakan oleh seorang pemuda dan ia 
mengatahuinya, maka itu lebih dahsyat dosanya dibandingkan dengan tiga puluh 
enam kali perbuatan zina" (HR. Thabrani).

Wallahu A'lam






________________________________
Dari: adji waluyo <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Sabtu, 6 Desember, 2008 18:29:56
Topik: [ekonomi-syariah] Bank Syariah Makin Banyak, Setuju Tidak???


Pendapat ini pernah saya lontarkan juga di milist sebelah, saya melihat semakin 
banyak bank syariah di Indonesia, tapi seberapa jauh peranannya bagi umat 
muslim Indonesia?? Teman-teman pasti tau jawabannya. So, dengan dipermudahnya 
membuat bank syariah di Indonesia, ada gak sih, manfaat langsung buat umat 
Islam di Indonesia???


Wassalam



Adji Waluyo P
Pendapat Pribadi
    


      ____________________________________________________________________
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! 
http://id.yahoo.com/

Kirim email ke