--- In [email protected], Dian Tresna Nugraha <dian.nugr...@...> wrote: > > Assalaamu `alaykum, > 2 mobil ini bakal tidak laku atau harganya harus turun jadi 100/12 dinar. > > Salam, > Dian. > > 2009/2/26 Irpan Rispandi <janaka....@...> > Assalamu'alaikum... > Saya adalah orang yang awam dalam hal ekonomi dan per-uangan. > jadi saya hanya menggunakan logika sederhana. > > ada yang tau gak berapa total cadangan emas dan perak di planet bumi, baik > yang sudah digali maupun yang masih didalam perut bumi. > > jika semua nilai (value) yang terlibat dalam kehidupan manusia dan > berinteraksi setiap harinya di timbang dengan cadangan dua logam tersebut, > apakah seimbang. > > maksudnya, misalnya harga satu mobil 100 dinar. sedangkan cadangan di emas > di bumi hanya ada 1000 dinar. berarti kita hanya bisa memproduksi 10 mobil. > jika kita memproduksi 12 mobil, maka kelebihan 2 mobil ini membayarnya pake > apa ya? karena emasnya kan gak ada lagi. > > itu menurut logika sederhana saya yang awam ekonomi dan hukum per-uangan. > terimakasih atas pencerahannya. > > irpan
Menurut saya tidak usah terlalu dipikirkan pak... Toh (mungkin) belum ada yang tahu berapa sebenarnya jumlah emas dan perak di dunia, selain itu emas dan perak tersebut khan terus berpindah tangan bahkan saya atau bapak pasti mati sedangkan emasnya akan tetap beredar (diwariskan kepada anak2 kita khan...??) jadi hal tersebut terlalu jauh untuk difikirkan... Lagipula bukan hanya emas dan perak pak, uang kertaspun akan mengalami hal yang sama apabila difikirkan seandainya sudah tidak ada tanah lagi di bumi melainkan bangunan dan jalan semuanya. Jangan-jangan pohon untuk membuat uang kertas juga sudah tidak ada lalu bagaimana bisa kita gunakan uang kertas tersebut...??? Lebih parah lagi, daya tahan uang kertas sangat lemah apabila dibandingkan dengan uang emas atau perak.... Uang kertas seribuan yang kita punya 10 tahun lalu apakah masih bisa bertahan...??? Apalagi bila berpindah tangan... Just my two cent...
