Penyebab Kegagalan Berwirausaha

"Banyak yang tidak menyadari, hambatan kultural, mental atau psikologis 
seringkali menjadi kendala atau bahkan menjadi pemicu kegagalan dalam merintis 
usaha. Contohnya perasaan gengsi. "Sebagai entreprenuer, kalau mau sukses harus 
bersedia terjun ke lapangan, bersedia menawarkan ini-itu. Bisnis tak akan 
berjalan kalau urusan gengsi menjadi pertimbangan utama. 

Sindrom ini terutama akan menjangkiti pengusaha pemula yang sebelumnya 
merupakan seorang profesional atau karyawan mapan. Biasanya ada perasaan gengsi 
untuk turun ke bawah. Bayangkan, sebelumnya tiap hari pergi kemanapun selalu 
memakai mobil bagus, tiba-tiba harus naik taksi atau malah naik kendaraan umum 
tanpa memakai dasi. Lebih jauh hal ini bisa membuat yang bersangkutan menjadi 
minder bila bertemu teman atau relasinya sehingga merasa memulai usaha sebagai 
sesuatu yang amat berat dan menyiksa. Padahal orang lain belum tentu melihat 
penampilannya. Yang penting cara kerja dan kemampuannya. 

Tingginya tingkat pendidikan sering menjadi hambatan mental untuk terjun ke 
lapangan. Misalnya ada seorang sarjana lulusan perguruan tinggi negeri 
terkemuka tiba-tiba kok akan berjualan bakso. Biasanya akan ditanya oleh orang 
tua atau lingkungannya, `kamu sudah sekolah tinggi-tinggi kok hanya jualan 
baso?'. Cara berpikir seperti ini harus dihilangkan harus diputarbalikkan. 
Mestinya berpikiran tak masalah jualan baso, yang penting bagaimana caranya 
agar bisa menjadi penjual bakso terbesar di sebuah kota dengan 40-50 armada. 
Tapi kenyataannya memang seperti itu, masih banyak hambatan psikologis. 
Orang-orang kita kebanyakan nggak mau mulai dari yang kecil. Padahal kalau mau 
sukses kita harus berani mulai dari yang kecil". 

Nasehat kewirausahaan ini disampaikan Mohamad Nadjikh, pengusaha pribumi muslim 
yang sukses asal Gresik yang memperkerjakan karyawan lebih dari 5.000 orang. 
Padahal ia putera dari keluarga yang kurang mampu yang bisa dan selesai kuliah 
karena mengajar les ke berbagai sekolah di Bogor. Ia memulai bisnis dari duit 
pinjaman pamannya, namun kini, omsetnya sudah ratusan miliar. Kisah dan 
nasehat-nasehat berwirausaha dari Nadjikh selengkapnya bisa dibaca di buku "10 
Pengusaha Yang Sukses Membangun Bisnis dari 0," terbitan Gramedia Pustaka Utama 
yang ditulis Sudarmadi.

Kirim email ke