Salam Saya kira, solusi terbaik, seperti yang sering didiskusikan di milis ini, adalah kembali kepada syariah Islam. Itu juga yang didengungkan-dengungkan banyak pihak untuk mengatasi berbagai problem dan permasalahan bangsa. Karena itu, menjadi wajar jika sikap KAMMI sebagai bagian dari masyarakat muslim sangat antipati terhadap hal-hal yang justru malah makin membuat syariah Islam ini menjauh dari negeri ini. Dakwah memang harus lembut dan santun, tapi juga kadang diharuskan untuk mengkritik dengan keras hal-hal yang dapat membuat akidah umat ini tergelincir dan jauh dari nilai-nilai syariah. Kalau untuk masalah solusi, mungkin ada baiknya belajar dari sirah rasul untuk mencontoh cara Rasulullah berdakwah selama di Makkah. Kira-kira, solusi apa yang. Rasulullah berikan kepada penduduk Makkah yang sebagian telah memeluk Islam itu sebelum mereka hijrah ke Madinah? Mungkin dari situ kita akan bisa belajar dan bisa menarik kesimpulan, kira-kira solusi apa yang terbaik buat bangsa ini sebelum syariah tegak di negeri ini.
Terima kasih salam |Z| > > > Akhi... Coba antum nyatakan, hal apakah yang harus diperbuat, agar > bisa dikatakan berbuat nyata? > > Jangan antum hanya mengatakan Ooo, kita harus berbuat memberikan > sumbangsih, dll.... > Padahal pernyataan antum pun maknanya kosong... > > Wallahu'alam > Dimas > > --- On *Mon, 5/18/09, Rumi Iqbal /<rumiiqbal2006@ yahoo.com>/* wrote: > > > From: Rumi Iqbal <rumiiqbal2006@ yahoo.com> > Subject: Re: [ekonomi-syariah] FWD: PERNYATAAN SIKAP KAMMI PUSAT > To: ekonomi-syariah@ yahoogroups. com > Date: Monday, May 18, 2009, 7:37 AM > > Assalamu'alaikum Wr.Wb. > > Mengatakan menolak itu sangat mudah, mari kita evaluasi diri > masing2, apakah sumbangsih diri masing2 buat orang banyak? > jangalah hanya mengatakan selalu negatif kepada orang > lain/kelompok lain tapi bagaimana sumbangsih dan solusi apa yang > diberikan sementara keputusan harus segera berjalan untuk orang > banyak. coba buktikan sekarang memberikan solusi yg terbaik kepada > negara atau minimal di lingkungan masing2, janganlah hanya teori > saja dibenak nurani yg disuguhkan. maaf sekiranya berbeda. Mari > dengan nurani yang dalam kita berbuat untuk kepentingan orang > banyak. Insya Allah dengan membuktikan kita berbuat yang kecil > untuk orang banyak, Allah akan merahmati dan memberkahi kita, > Berikan masukan kepada pemerintah siapapun yang menjabatnya nanti > dengan cara yang baik/santun, dan dapat dilaksanakan. > > Wassalamu'alailum Wr.Wb. > > > > > > >
