Ah,, sangat menarik ulasan technical analysis dari bung zulfikar,,, Tapi,,
Apakah kita mau melakukan transaksi "jual beli" yang nyaris seperti "spekulasi" itu,, Sudah-lah bro,,,, IMHO,, cukup kita ingat2 lagi peringatan Gusti Allah: " jual beli halal, riba haram.." Jangan lagi kita mencoba bermain "kikebu" dengan Gusti Allah,,, pamali katanya. Salam, YS$ -----Original Message----- From: Zulfikar77 zulfikar <[email protected]> Date: Mon, 10 May 2010 14:27:29 To: <[email protected]> Subject: Bls: [ekonomi-syariah] Bubble Emas Sepakat dengan firman jatnika dan mas said fathorrahman mungkin saya akan berikan analisanya Chart-4 adalah chart emas tanggal 23 April 2010. Pelabelannya untuk chart tanggal 29 April 2010 (Chart-5). Pola trading emas masih akan di dalam segitiga bearnya (bearish wedge) dengan target topnya 1180 - 1185. Ini skenario yang paling umum. Tetapi apa yang terjadi kemudian? Chart-4 Emas tanggal 23 April 2010 Chart-5 Emas tanggal 29 April 2010 Sampai tanggal 5 May 2010, dan ada skenario lain yang bisa terjadi, yaitu, w-5 belum selesai dan terjadi the final blow-off, harga emas akan menembus batas atas dari wedgenya – di atas 1180 – 1185. Kalau hal ini terjadi, berapakah harga maksimum yang bisa dicapai emas? Dalam kaidah EW, w-3 tidak boleh menjadi wave yang terpendek. Jadi maksimum w-3 sama panjangnya dengan w-5. Kalau w-1 = 100 poin, w-3 84.5 poin maka level yang bisa dicapai w-5 maksimum adalah 1209 (84.5 poin). Chart-5 Emas tanggal 6 May 2010 Tadi malam tanggal 6 May 2010, harga emas mengalami blow-off dan sempat ke 1211.5. Telah melewati target maksimum w-5. Apakah tadi malam itu akhir dari w-5 yang merupakan exhaustion buy-off??? Mungkin saja. Mungkin juga EW labelingnya harus dilihat kembali. Waktu yang akan membuktikannya. Apakah emas menjadi safe-heaven selama papa bear P3 berkuasa....., ketika uncle bear P1 berkuasa, emas jeblok. Walaupun fundamental mengatakan bahwa emas akan menjadi safe-heaven dalam kondisi krisis keuangan....., nampaknya tahun 2007-2008 menunjukkan lain. Market update: Kemungkinan P3 di bursa saham sudah datang...., volatilitas sangat tinggi. Tadi malam Dow sempat jatuh ke 9869.62 (minus 9.2%). Ini tanda-tanda P3 papa bear. Saya akan mencari entry point untuk masuk short dalam waktu dekat ini. Trend harga emas dan logam mulia baru menampakkan polanya (Chart-4 dan Chart-5). Kita akan lihat perkembangannya dalam minggu-minggu mendatang. Chart 4 Chart 5 Ada artikel yang menarik di Gold-Eagle.Com dan Kitco.Com. Pada saat ini pengelola ETF SLV (untuk perak) sedang melepas cadangan peraknya, menurut artikel Hamilton di Gold-Eagle. Pendapat saya, hal ini adalah signal bearish, walaupun harga perak menampakkan trend short term bullish (Chart-6). Chart 6 Trend bearish juga ditunjukkan oleh Rosen pada artikelnya di Kitco yang mengkombinasikan antara teknik Gann dan Elliot wave. Chartnya cukup menarik (Chart-7), walaupun saya tidak terlalu setuju. Chart 7 Apa yang akan terjadi dengan emas dan logam mulia, yang pasti secara siklus tahunan, bulan Maret – September adalah periode konsolidasi dan koreksi. Zulfikar Pekanbaru facebook : zulfikarazharsyah blog :http://www.zulfikargroup.blogspot.com --- Pada Ming, 9/5/10, M Said Fathurrohman <[email protected]> menulis: Dari: M Said Fathurrohman <[email protected]> Judul: [ekonomi-syariah] Bubble Emas Kepada: [email protected], "desfeua" <[email protected]> Tanggal: Minggu, 9 Mei, 2010, 3:03 PM Assalaamu'alaikum Wr. Wb. Sejak 2001, harga emas dalam US$ mengalami kenaikan rata-rata 17% per tahun. Sementara inflasi di US$ pada periode yang sama rata-rata 2%. Bandingkan dengan data sejak 1968-2001 di mana kenaikan harga emas rata-rata hanya 6% per tahun dan inflasi rata-rata 5%. Inflasi emas yang jauh lebih tinggi dari inflasi barang dan jasa sejak tahun 2001 menunjukkan 2 kemungkinan:1. Emas sedang mengalami bubble. Suatu saat ia akan kembali pada hubungan jangka panjang antara harga emas dengan harga barang dan jasa lainnya. 2. Jika yang terjadi adalah decoupling antara harga emas dengan harga barang dan jasa lain, di mana harga keduanya tidak lagi naik seiring, maka emas tidak lagi cocok dijadikan mata uang. Karena ekonomi yang menggunakan uang emas akan mengalami deflasi sebesar 15% per tahun (inflasi emas - inflasi barang dan jasa). Deflasi double digit ini justru lebih berbahaya daripada inflasi satu digit yang dialami uang kertas. Saya lebih cenderung pada kemungkinan pertama. Tanda-tanda satu komoditas yang bubble adalah ketika banyak orang percaya bahwa komoditas tersebut akan mengalami kenaikan harga secara permanen dengan tingkat yang jauh lebih tinggi daripada inflasi. Dengan kata lain, komoditas itu dapat memberikan capital gain terus-menerus. If it appears too good to be true, then it is usually not true. Wassalaamu'alaikum Wr. Wb. ------ Muhamad Said Fathurrohman Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga id.linkedin. com/in/msaidf 2010/5/7 risnandar <risnand...@yahoo. com> Sulit untuk membayangkan dengan kondisi saat ini, bahwa ke depan bubble emas akan pecah. Dengan ketidakpastian kondisi perekonomian konvensional dan keterkaitan emas dengan fiat money khususnya dollar AS, emas akan menjadi safe haven bagi para investor dengan dollar-nya yang melimpah di pasar, terlebih dengan denominasi emas menggunakan dollar AS. Spekulasi akan harga emas yang akan terus meroket juga kencang didengungkan di pasar. Dasar-dasar keistimewaan emas di atas lah yang menjadikan emas sebagai safe haven dan justru akan mendongkrak harga emas di tengah ketidakpastian ekonomi konvensional saat ini. Negara-negara di Asia Selatan (India, Sri Lanka dan Bangladesh) telah membeli emas IMF yang semakin membuat harga emas naik), bahkan Republik Rakyat Tiongkok (RRT/Cina) juga memberikan sinyal untuk juga ikut membeli emas. Semakin perekonomian tidak pasti, maka emas semakin menjadi pasti (dikarenakan keamanan dan kenaikan harganya). Adalah normal saat uang kertas yang Anda pegang tergerus inflasi dan semakin menurun nilainya, Anda beralih memegang emas. Hanya celakanya emas digunakan sebagai komoditas, buka sebagai medium pertukaran. Konsekuensi "sifat" emas sudah sebaiknya ditujukan pada tempatnya, yaitu medium pertukaran. Sebaiknya kaum muslim dan penggiat ekonomi syariah tidak pula menambahkan volatilitas yang sudah terjadi pada harga emas sebagai komoditi, dengan investasi yang sifatnya spekulatif dan margin trading. Kelak, inshaALLAH, emas akan menjadi parameter utama dalam perekonomian, bukan fiat money. Mengapa ancaman ALLAH yang begitu jelas masih juga ditantang oleh para penimbun emas? Salam hangat, Rab, 5/5/10, M Said Fathurrohman <muh.s...@gmail. com> menulis: Dari: M Said Fathurrohman <muh.s...@gmail. com> Judul: Re: [ekonomi-syariah] kaya melalui investasi emas secara syariah (Jurus cerdas berkebun emas) Kepada: ekonomi-syariah@ yahoogroups. com Tanggal: Rabu, 5 Mei, 2010, 11:14 AM Assalaamu'alaikum Wr. Wb. Jangan campur adukkan wacana mata uang dinar sebagai alat transaksi dalam ekonomi Islam dengan spekulasi emas yang justru tidak Islami. Kebun Emas hanya bisa membuat untung berlipat-lipat kalau harga emas naik terus. Kalau harga emas turun, investor Kebun Emas akan rugi berlipat-lipat pula. Apakah kita sudah lupa dengan kerugian yang dialami investor saham pada akhir 2008 lalu? Sebelum itu, banyak orang mendadak jadi investor saham karena mereka melihat harga saham naik terus. Padahal kenaikan harga saham itu sudah tidak wajar (bubble) karena tidak didukung fundamental. Saat bubble saham pecah, banyak orang bangkrut. Dilihat dari sejarah harga emas, kenaikan pesat harga emas sejak tahun 2000 menunjukkan tanda-tanda bubble. Saya kira pecahnya bubble emas tinggal menunggu waktu. Wallohu a'lam. Wassalaamu'alaikum Wr. Wb. ------ Muhamad Said Fathurrohman id.linkedin. com/in/msaidf 2010/5/5 abah sulthan <rusman1...@yahoo. com> Assalamu'alaikum wr wb, Insya ALLAH BRISYariah akan memberikan persembahan SEMINAR GRATIS buat warga IBUKOTA, seminar mengenai "JURUS CERDAS BERKEBUN EMAS" akan dibawakan langsung oleh pakar dan pencetus idea nya yaitu Pak Rully Kustandar (www.kebunemas. com). Seminar ini akan diadakan di Tempat : LOUNGE RUmah iB di REI EXPO JCC Hall A Tanggal : Tanggal 7 Mei 2010 Pukul : 16.00-18.00 WIB. Anda akan dipandu, bagaimana caranya : 1. Membeli emas dengan modal hanya 1/3 dari harga emas 2. Memiliki emas hingga 1.5Kg dalam waktu tiga bulan 3. Mengamankan berapapun kekayaan anda hingga puluhan sampai ratusan tahun kedepan. Ingat SEMINAR ini Gratis dan terbuka untuk umum, daripada anda beli EBOOKNya or menghadiri seminar regularnya biasanya harus merogoh kocek 200rb-an. MElalui jurus cerdas ini, anda akan dipandu bisa KAYA melalui investasi emas secara Syariah, akan dipandu secara personal oleh team2 dari BRISyariah. Silahkan sebarkan email ini ke teman-teman, saudara-saudara, kawan-kawan dll. Demikian informasinya, ingat TANGGAL 7 MAI JAM 4 SORE DI REI EXPO JCC Hall A. Kita ketemu disana, informasi lebih lanjut silahkan hubungi saya japri. wassalam Maman 0815-11200138
