Assalamu'alaykum Wr. Wb.



Hari ini, adalah sepuluh tahun pergerakan FoSSEI. Telah banyak catatan yang 
digoreskan oleh pena perjuangan membubuh dalam sketsa sejarah. Ada 
catatan-catatan yang menguatkan iman, ketika kita membumikan Islam dalam 
aktivitas keseharian (baca: ekonomi). Maka kita pun sering kali menemukan 
konsep indah, bersyukur dan bersabar, dalam ekonomi kita. Sementara, pernahkah 
engkau mendengar Adam Smith atau J.M. Keynes berbicara tentang keduanya?

Ada catatan-catatan yang memperluas pemikiran, ketika kita mengkaji 
ayat-ayatNya, lalu kita menatap peka dunia kita. Harusnya ada gelisah-gelisah 
yang membuat kita mencari-cari, apa yang sebenarnya, dengan berpikir. Kita 
kutip banyak ilmu dan fakta ekonomi, lalu kita pertanyakan ia, apakah ia senada 
dengan ayat-ayatNya? Lalu tergeraklah kita, untuk merumuskan rencana-rencana 
dan perbaikan. Bukankah, pada akhirnya ilmu kita untuk membuat realita seperti 
idealita? Dan idealita itu adalah ayat-ayatNya..

Ada catatan-catatan tentang kebersamaan, ketika kita tak pernah sampai bertanya 
saat hadir masalah, karena telah terjawab oleh seseorang di sisi kita, 
saudara-saudara kita. Juga ketika banyak seruan-seruan yang terdengar lirih 
saat sendiri, menjadi menggelegar mengguncang karena kebersamaan. Apa masih ada 
yang dipertanyakan tentang kebersamaan yang mengguncang, insyaallah, lihatlah 
aksi di seluruh penjuru nusantana nanti..

Ada banyak catatan-catatan yang jauh lebih indah, saat kita merasainya pada 
diri kita. Adalah yang terindah, saat bertumpuk masalah, beriring 
kesalahan-kesalahan kecil tanpa sengaja, juga belum menjadi yang terbaik dalam 
pandangan Allah, lalu kita lapang menjalani semuanya. Ada yang terindah, saat 
lelah-lelah terabaikan oleh semangat, saat marah-marah tersingkirkan oleh maaf. 
Pada akhirnya semuanya, yang dalam pandangan awam menjadikah kita nampak 
kasihan, namun itu yang menjadi keindahan tertinggi dalam perjalanan kita.

Cukuplah, sedikit saja kita mengenang perjalanan, saya yakin akan lebih panjang 
jika diteruskan. Hanya ingin sekedar menggungah dan meyakinkan kembali, 
keberadaan kita di sini, di jalan perjuangan membumikan Ekonomi Islam, dengan 
apa-apa yang kita bisa lakukan, bukanlah sesuatu yang sia-sia. Bisa jadi kita 
menghabiskan banyak waktu yang bisa kita tukar dengan materi, tapi bukankah 
kita telah sama-sama yakin bahwa Allah telah siapkan yang lebih baik dari 
semuanya? Tetap yakinlah, lalu sejenak kita mengevaluasi perjalanan sepuluh 
tahun kita.

Kalau boleh saya memandu, setidaknya dengan empat tanya:
1. Sudahkah perjalanan kita diiringi dengan kekuatan ruhiyah yang mantap yang 
akan menjadi pintu-pintu pertolongan Allah?
2. Sudahkah perjalanan kita diiringi dengan semangat menuntut ilmu 
sungguh-sungguh yang menjadi keniscayaan sebelum amal? Lalu, sudahkan semangat 
kita menuntut ilmu untuk diamalkan kemudian diajarkan?
3. Sudahkah perjalanan kita diiringi oleh visi yang jelas sampai tertulis dala 
strategi-strategi? Adakah tahapan-tahapan capaian dalam perjalanan kita? 
Ataukah kita hanya berjalan, sekedar berjalan, sembari menitipkan do'a karena 
berpasrah Allah Yang Mengetahui apa yang terbaik?
4. Dan yang kadang terlalai, sudahkan perjalanan kita diringi oleh kedisiplinan 
yang menjadi syarat kesuksesan?

Inilah pertanyaan kita, saudaraku sekalian. Dan engkau tidak akan menjawabnya 
sendirian. Kitalah, kita semua, yang akan menjawabnya bersama-sama. Lihatlah, 
ia yang ada di sebelahmu, sudah mulai mengazamkan perbaikan demi perbaikan. 
Lihatlah, ia pun nampak mulai melangkahkan kakinya. Ia, kalau engkau tahu, 
adalah pemuda-pemuda yang bercita-cita menjadi Ekonom Rabbani; ia yang 
melangkah karena Allah, kemudian berkontribusi dengan terus belajar dan 
mengajarkan sepanjang waktu. Lalu, bagaimana denganmu? Yuk, pegang tangan ini, 
lalu marilah kita bersama-sama meniti jalan itu.. Jalan Ekonom Rabbani...

Akhirnya, Met Milad FoSSEI! Teruslah berkontribusi, karena umat menunggumu 
setiap waktu...





“Dan biarlah Allah, Rasul, dan orang-orang mukmin yang menilai kerja-kerja 
kita. Semoga Allah beri kemudahan. Jazakumullah atas ketulusan membersamai amal 
kita di FoSSEI. Semoga ukhuwah ini abadi.”
_________________________________
ADITYA RANGGA YOGATAMA :)
Presidium Nasional FoSSEI
+62 813 2888 5856
[email protected]
UNIVERSITAS GADJAH MADA



      

Kirim email ke