Salam untuk semua yang mengikuti "petunjuk"

Adakah teman-teman yang berkenan dan mempunyai waktu untuk menjawab beberpaa 
hal yang selalu berputar-putar di kepala saya.

Katakanlah saya seorang presiden dari sebuah negeri bernama Republik Mimpi 
Ekonomi Syariah(REMiS).
Saya berkeinginan dlam waktu dekat untuk merubah kebijakan penggunaan uang 
kertas yang ada sekarang menjadi uang koin emas atau uang kertas yang dicover 
simpanan emas pada Bank Cental REMiS. Pertanyaan saya:

        1. Apakah tidak kasihan jika rakyat saya harus menenteng uang emas 
hingga kiloan? Bagaimana rakyat saya membayar dua buah tahu goreng dan satu 
ikat kangkung yang dibelinya?

        2. Di negeri saya memang emas berlimpah ruah, tetapi apakah cukup 
sumber daya alam ini untuk menutupi permintaan uang emas yang terus melonjak 
mengingat jumlah penduduk juga melonjak. Jika tidak cukup bagaimana?

        3. Jauh ke depan, apa yang akan terjadi dalam perekonomian dalam negeri 
saya.
        4. Bagaimana saya harus mengatur kebijakan perdagangan dan politik 
negeri saya dengan pihak luar negeri.
        5. Apakah sektor keuangan dalam negeri saya dapat dijamin seratus 
persen tidak terkena dampak inflasi.
        6. Apakah langkah saya akan menarik minat negeri-negeri lain mengikuti 
langkah yang sama?

Mohon teman-teman di milinglis dapat menjelaskannya kerugian dan keuntungan 
jika saya -sebagai Presiden REMiS- mengambil kebijakan 
tersebut secara sistematis dan dalam bahasa sederhana sehingga saya dan 
teman-teman milis belum selesai S1 lainnya bisa memahami dengan baik.

Jika hasilnya banyak negatifnya, sebaiknya biar aja lah pakai uang kertas 
bergambar kera.

Salam Hangat Untuk Rakyat Republik Mimpi Ekonomi Syariah

Presiden Republik Mimpi Syariah
Faishol 


      

Kirim email ke