Wa'alaikum salam wr wb, Sesungguhnya Allah sendiri sering menyebut nama Israil meski dgn embel2 Bani (Anak) sehingga jadi Bani Israil dgn konotasi yang buruk:
Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu: "Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar." [Al Israa' 4] "Telah dila'nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas." [Al Maa'idah 78] Kalau saya lihat di Al Qur'an, Allah selalu memanggil Nabi Ya'qub dengan nama Ya'qub. Bukan Israil/Israel. Ada pun gelar Yakub sebagai Israel justru saya baca di Alkitab ketika Yakub menang bergumul melawan Allah, maka Allah menggelarinya dengan Israel. Ini ada di Alkitab. Bukan di Al Qur'an. Saat ini pun yang ada dan dikenal masyarakat dunia adalah negara Israel. Bukan negara Yahudi. Jadi nanti jika tidak ada kutukan lagi pada "Israel", mayoritas warga dunia mengira ummat Islam sudah tidak mengutuk negara Israel lagi...:) Wassalam === Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits http://media-islam.or.id Milis Ekonomi Nasional: [email protected] Belajar Islam via SMS: http://media-islam.or.id/2008/01/14/dakwah-syiar-islam-lewat-sms-mobile-phone --- Pada Sab, 5/6/10, M Said Fathurrohman <[email protected]> menulis: > Dari: M Said Fathurrohman <[email protected]> > Judul: [ekonomi-syariah] OOT: Panggil mereka Yahudi, jangan Israel > Kepada: "ekonomi-syariah" <[email protected]>, "desfeua" > <[email protected]> > Tanggal: Sabtu, 5 Juni, 2010, 9:10 PM > Assalaamu'alaikum Wr. Wb. > > Nama Yahudi (Jews) lebih pantas untuk mereka. Israil adalah > nama nabi > Yakub yang tidak pantas diwarisi oleh mereka. Berikut > adalah penggalan > tulisan dari Syekh Rabi bin Hadi . > > Wassalaamu'alaikum Wr. Wb. > > ------ > Muhamad Said Fathurrohman > Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga > id.linkedin.com/in/msaidf > ---- > > Prof. Dr. Rabi bin Hadi: > > Allah banyak mencela yahudi di dalam Al Qur’an serta > melaknat mereka, > dan menceritakan kepada kita kemurkaan yang ditimpakanNya > kepada > mereka, akan tetapi dengan nama yahudi dan dengan nama > > “Orang-orang yang kafir dari Bani Israil tidak dengan > nama Israil nabi > yang mulia Ya’qub putra yang mulia Ishaq putra yang mulia > Ibrahim > Kholilullah ‘alaihimush sholaatu was salaam! > > Mereka orang-orang yahudi tidak punya hubungan keagamaan > apapun dengan > Nabiyullah Israil (Ya’qub ‘alaihis salam) dan tidak > pula dengan > Ibrahim Kholilullah ‘alaihis sholatu was salam! Dan > mereka tidak punya > hak mewarisi kedua nabi tersebut dalam hal keagamaan, itu > hanyalah > kekhususan orang-orang yang beriman. > > Allah Ta’ala befirman, > “Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim > ialah orang-orang > yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad), beserta > orang-orang yang > beriman (kepada Muhammad), dan Allah adalah pelindung > semua > orang-orang yang beriman.” (Q.S Ali Imron : 68) > > Dan Allah Ta’ala berfirman menyatakan bahwa Kholil-Nya > Ibrahim > berlepas diri dari yahudi dan nasrani serta orang-orang > musyrikin, > “Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang > Nasrani, akan > tetapi Dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri > (kepada Allah) > dan sekali-kali bukanlah Dia Termasuk golongan orang-orang > musyrik”. > (Q.S Ali Imron : 67) > > Kaum muslimin tidak mengingkari bahwasanya yahudi adalah > dari > keturunan Ibrahim dan Israil, akan tetapi mereka meyakini > bahwasanya > yahudi termasuk musuh Allah dan musuh rasul-rasulNya, > diantara mereka > adalah Muhamad, Ibrahim dan Israil. Mereka meyakini > bahwasanya tidak > ada saling mewarisi antara para nabi dan antara musuh-musuh > mereka > dari orang-orang kafir, baik itu yahudi atau nasrani atau > orang-orang > musyrik arab dan selain mereka. > > Dan sesungguhnya manusia yang paling berhak terhadap > Ibrahim dan > seluruh para nabi adalah orang-orang Islam yang beriman > dengan mereka, > mencintai mereka dan memuliakan mereka, dan beriman dengan > apa yang > diturunkan kepada mereka dari kitab-kitab dan shohifah > (lembaran – > lembaran). Mereka menganggap itu adalah bagian dari > pokok-pokok agama > mereka, merekalah pewaris para nabi dan manusia yang paling > berhak > terhadap para nabi! > > Bumi Allah hanyalah untuk hamba-hambaNya yang beriman > kepadaNya dan > kepada para rasul yang mulia. > > Allah Ta’ala berfirman, > “Dan sungguh telah Kami tulis didalam Zabur sesudah (kami > tulis dalam) > Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hambaKu > yang saleh.” > (Q.S Al Anbiya’ : 105) > > Maka musuh-musuh nabi tidak berhak menjadi pewaris di muka > bumi – > terutama yahudi – di kehidupan dunia ini dan bagi mereka > di akhirat > azab neraka yang kekal! > > > ------------------------------------ > > =========================== > SPONSOR Tahunan MES 2010 : > 1. Bank Syariah Mandiri > 2. Bank BNI Syariah > 3. Pegadaian Syariah > ==================================================== > Yahoo! Groups Links > > > [email protected] > > >
