Israel is the jewish state....
Yahudi = Israel

--- Pada Rab, 9/6/10, A Nizami <[email protected]> menulis:


Dari: A Nizami <[email protected]>
Judul: Re: [ekonomi-syariah] OOT: Panggil mereka Yahudi, jangan Israel
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 9 Juni, 2010, 8:09 PM


  



Maaf sekedar meluruskan:.
Dalam Al Qur’an Allah juga mengutuk kaum Yahudi dengan sebutan “Bani Israil.” 
Jadi keliru jika bilang Allah hanya menggunakan nama Bani Israil untuk hal-hal 
yang baik saja. 

Silahkan baca ayat-ayat di bawah:

Allah mengutuk Bani Israil:
“Telah dila'nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan Isa 
putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu 
melampaui batas.” [Al Maa-idah 78]

Bani Israil = Fasik:
“Dan tanyakanlah kepada Bani Israil tentang negeri yang terletak di dekat laut 
ketika mereka melanggar aturan pada hari Sabtu, di waktu datang kepada mereka 
ikan-ikan (yang berada di sekitar) mereka terapung-apung di permukaan air, dan 
di hari-hari yang bukan Sabtu, ikan-ikan itu tidak datang kepada mereka. 
Demikianlah Kami mencoba mereka disebabkan mereka berlaku fasik.” [Al A’raaf 
163]

Bani Israil merusak dan sombong:
“Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu: "Sesungguhnya 
kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan pasti kamu akan 
menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar." [Al Israa’ 4]

Bani Israil membunuh Nabi:
“Sesungguhnya Kami telah mengambil perjanjian dari Bani Israil, dan telah Kami 
utus kepada mereka rasul-rasul. Tetapi setiap datang seorang rasul kepada 
mereka dengan membawa apa yang yang tidak diingini oleh hawa nafsu mereka, 
(maka) sebagian dari rasul-rasul itu mereka dustakan dan sebagian yang lain 
mereka bunuh.” [Al Maa-idah 70]

===

Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits

http://media-islam.or.id

Milis Ekonomi Nasional: [email protected]

Belajar Islam via SMS:

http://media-islam.or.id/2008/01/14/dakwah-syiar-islam-lewat-sms-mobile-phone

--- Pada Sel, 8/6/10, penta satriya <[email protected]> menulis:

Dari: penta satriya <[email protected]>
Judul: Re: Bls: [ekonomi-syariah] OOT: Panggil mereka Yahudi, jangan Israel
Kepada: [email protected], "desfeua" <[email protected]>
Tanggal: Selasa, 8 Juni, 2010, 6:57 PM

 

di dalam Al Qur'an surat Al Baqoroh ayat 93 disebutkan (yang artinya) :
 
Semua makanan adalah halal bagi Bani Israil melainkan makanan yang diharamkan 
oleh Israil (Ya'qub) untuk dirinya sendiri sebelum Taurat diturunkan. 
Katakanlah: "(Jika kamu mengatakan ada makanan yang diharamkan sebelum turun 
Taurat), maka bawalah Taurat itu, lalu bacalah dia jika kamu orang-orang yang 
benar." 

 Dari ayat ini jelas sekali bahwa Israil adalah nama lain dari Nabi Ya'qub 
'alaihissalaam. Sehingga, apabila ada orang yg mengatakan : "Israel terlaknat" 
maka sama artinya dengan mengatakan "Nabi Ya'qub terlaknat" (na'idzubillahi min 
dzalik), dan kita semua mengetahui bagaimana hukumnya orang yg melaknat seorang 
Nabi Allah.
 
Adapun di dalam Al Qur'an, apabila Allah menyebutkan tentang kejelekan-2 
mereka, maka kebanyakannya menggunakan lafadz Yahudi. Sedangkan lafadz bani 
Isroil (anak keturunan Nabi Isroil 'alaihissalam) seringnya digunakan sebagai 
pengingat bagi umat Yahudi agar mau kembali ke jalan yg benar dengan diingatkan 
bahwa mereka adalah anak-2 Nabi Isroil sehingga sepantasnya untuk mau kembali 
ke jalan yg benar.
 
Lihat contohnya pada ayat berikut ini :
 
Al baqoroh ayat 40-41 (yg artinya) :
Hai Bani Israil, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu, 
dan penuhilah janjimu kepada-Ku, niscaya Aku penuhi janji-Ku kepadamu; dan 
hanya kepada-Ku-lah kamu harus takut (tunduk). 
Dan berimanlah kamu kepada apa yang telah Aku turunkan (Al Quran) yang 
membenarkan apa yang ada padamu (Taurat), dan janganlah kamu menjadi orang yang 
pertama kafir kepadanya, dan janganlah kamu menukarkan ayat-ayat-Ku dengan 
harga yang rendah, dan hanya kepada Akulah kamu harus bertakwa. 
 
ayat 47 nya (yang artinya) :
Hai Bani Israil, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu 
dan (ingatlah pula) bahwasanya Aku telah melebihkan kamu atas segala umat

Al Maidah ayat 64 (yang artinya) :
Orang-orang Yahudi berkata: "Tangan Allah terbelenggu" , sebenarnya tangan 
merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dila'nat disebabkan apa yang telah 
mereka katakan itu. (Tidak demikian), tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka; 
Dia menafkahkan sebagaimana Dia kehendaki. 

ayat 82 nya (yang artinya) :
Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap 
orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. 
 
 
Juga sebagaimana adabnya Rosulullooh shollalloohu 'alaihi wasallam ketika akan 
meninggalnya Beliau shollalloohu 'alaihi wasallam melaknat yahudi dengan ucapan 
Yahudi (dan bukan dgn lafadz Isroil atau bani isroil) secara makna yg artinya:
 

Semoga Allah menghancurkan atas orang-orang Yahudi  yang menjadikan kuburan 
nabi-nabi mereka sebagai mesjid. 
(hadits riwayat Muslim pada Kitab Mesjid Dan Lokasi Salat Bab 3: Larangan 
membangun mesjid di atas kuburan larangan memasang gambar di dalam mesjid dan 
larangan menjadikan kuburan sebagai tempat salat )
 
Sehingga, kita sebagai umat Islam hendaknya pula mencontoh apa yg telah 
dituntunkan oleh Allah dan Rosul-Nya shollalloohu 'alaihi wasallam yakni 
menyebut mereka dengan sebutan yahudi la'natullooh 'alaihim.
 
BaarokAlloohu fiykum
Alloohu A'lam
 
~ aBu HaMZaH ~
http://pentasatriya .multiply. com

From: A Nizami <nizam...@yahoo. com>
To: ekonomi-syariah@ yahoogroups. com; desfeua <desf...@yahoogroups .com>
Sent: Mon, June 7, 2010 10:32:36 AM
Subject: Bls: [ekonomi-syariah] OOT: Panggil mereka Yahudi, jangan Israel

  

Wa'alaikum salam wr wb,
Sesungguhnya Allah sendiri sering menyebut nama Israil meski dgn embel2 Bani 
(Anak) sehingga jadi Bani Israil dgn konotasi yang buruk:

Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu: "Sesungguhnya 
kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan pasti kamu akan 
menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar." [Al Israa' 4]

"Telah dila'nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan Isa 
putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu 
melampaui batas." [Al Maa'idah 78]

Kalau saya lihat di Al Qur'an, Allah selalu memanggil Nabi Ya'qub dengan nama 
Ya'qub. Bukan Israil/Israel.

Ada pun gelar Yakub sebagai Israel justru saya baca di Alkitab ketika Yakub 
menang bergumul melawan Allah, maka Allah menggelarinya dengan Israel. Ini ada 
di Alkitab. Bukan di Al Qur'an.

Saat ini pun yang ada dan dikenal masyarakat dunia adalah negara Israel.
Bukan negara Yahudi.

Jadi nanti jika tidak ada kutukan lagi pada "Israel", mayoritas warga dunia 
mengira ummat Islam sudah tidak mengutuk negara Israel lagi...:)

Wassalam

===
Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits
http://media- islam.or. id
Milis Ekonomi Nasional: ekonomi-nasional- subscribe@ yahoogroups. com
Belajar Islam via SMS:
http://media- islam.or. id/2008/01/ 14/dakwah- syiar-islam- lewat-sms- 
mobile-phone

--- Pada Sab, 5/6/10, M Said Fathurrohman <muh.s...@gmail. com> menulis:

> Dari: M Said Fathurrohman <muh.s...@gmail. com>
> Judul: [ekonomi-syariah] OOT: Panggil mereka Yahudi, jangan Israel
> Kepada: "ekonomi-syariah" <ekonomi-syariah@ yahoogroups. com>, "desfeua" 
> <desf...@yahoogroups .com>
> Tanggal: Sabtu, 5 Juni, 2010, 9:10 PM
> Assalaamu'alaikum Wr. Wb.
> 
> Nama Yahudi (Jews) lebih pantas untuk mereka. Israil adalah
> nama nabi
> Yakub yang tidak pantas diwarisi oleh mereka. Berikut
> adalah penggalan
> tulisan dari Syekh Rabi bin Hadi .
> 
> Wassalaamu'alaikum Wr. Wb.
> 
> ------
> Muhamad Said Fathurrohman
> Fakultas Ekonomi Universitas
Airlangga
> id.linkedin. com/in/msaidf
> ----
> 
> Prof. Dr. Rabi bin Hadi:
> 
> Allah banyak mencela yahudi di dalam Al Qur’an serta
> melaknat mereka,
> dan menceritakan kepada kita kemurkaan yang ditimpakanNya
> kepada
> mereka, akan tetapi dengan nama yahudi dan dengan nama
> 
> “Orang-orang yang kafir dari Bani Israil tidak dengan
> nama Israil nabi
> yang mulia Ya’qub putra yang mulia Ishaq putra yang mulia
> Ibrahim
> Kholilullah ‘alaihimush sholaatu was salaam!
> 
> Mereka orang-orang yahudi tidak punya hubungan keagamaan
> apapun dengan
> Nabiyullah Israil (Ya’qub ‘alaihis salam) dan tidak
> pula dengan
> Ibrahim Kholilullah ‘alaihis sholatu was salam! Dan
> mereka tidak punya
> hak mewarisi kedua nabi tersebut dalam hal
keagamaan, itu
> hanyalah
> kekhususan orang-orang yang beriman.
> 
> Allah Ta’ala befirman,
> “Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim
> ialah orang-orang
> yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad), beserta
> orang-orang yang
> beriman (kepada Muhammad), dan Allah adalah pelindung
> semua
> orang-orang yang beriman.” (Q.S Ali Imron : 68)
> 
> Dan Allah Ta’ala berfirman menyatakan bahwa Kholil-Nya
> Ibrahim
> berlepas diri dari yahudi dan nasrani serta orang-orang
> musyrikin,
> “Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang
> Nasrani, akan
> tetapi Dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri
> (kepada Allah)
> dan sekali-kali bukanlah Dia Termasuk golongan orang-orang
> musyrik”.
> (Q.S Ali Imron : 67)
> 
> Kaum muslimin tidak mengingkari bahwasanya yahudi
adalah
> dari
> keturunan Ibrahim dan Israil, akan tetapi mereka meyakini
> bahwasanya
> yahudi termasuk musuh Allah dan musuh rasul-rasulNya,
> diantara mereka
> adalah Muhamad, Ibrahim dan Israil. Mereka meyakini
> bahwasanya tidak
> ada saling mewarisi antara para nabi dan antara musuh-musuh
> mereka
> dari orang-orang kafir, baik itu yahudi atau nasrani atau
> orang-orang
> musyrik arab dan selain mereka.
> 
> Dan sesungguhnya manusia yang paling berhak terhadap
> Ibrahim dan
> seluruh para nabi adalah orang-orang Islam yang beriman
> dengan mereka,
> mencintai mereka dan memuliakan mereka, dan beriman dengan
> apa yang
> diturunkan kepada mereka dari kitab-kitab dan shohifah
> (lembaran –
> lembaran). Mereka menganggap itu adalah bagian dari
> pokok-pokok agama
> mereka, merekalah pewaris para nabi dan
manusia yang paling
> berhak
> terhadap para nabi!
> 
> Bumi Allah hanyalah untuk hamba-hambaNya yang beriman
> kepadaNya dan
> kepada para rasul yang mulia.
> 
> Allah Ta’ala berfirman,
> “Dan sungguh telah Kami tulis didalam Zabur sesudah (kami
> tulis dalam)
> Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hambaKu
> yang saleh.”
> (Q.S Al Anbiya’ : 105)
> 
> Maka musuh-musuh nabi tidak berhak menjadi pewaris di muka
> bumi –
> terutama yahudi – di kehidupan dunia ini dan bagi mereka
> di akhirat
> azab neraka yang kekal!
> 
> 
> ------------ --------- --------- ------
> 
> ============ ========= ======
> SPONSOR Tahunan MES 2010 :
> 1. Bank Syariah Mandiri
> 2. Bank BNI Syariah
> 3. Pegadaian Syariah
> ============ ========= ========= ========= ========= ====
> Yahoo!
Groups Links
> 
> 
>     ekonomi-syariah- fullfeatured@ yahoogroups. com
> 
> 
> 








Kirim email ke