Ini seminar bagus. Saya sendiri sempat heran koq pendiri bank lintah darat Grameen dapet hadiah nobel. Tapi kalau pendiri negara zionist saja dapat hadiah nobel. Pendeta Belo dan Ramos Horta penghianat Timtim juga dapat hadiah nobel perdamaian. Jelaslah lembaga nobel sudah kurang waras.
Di Indonesia rentenir di pedesaan wajib di musuhi Pemerintah. Hati-hati juga dengan praktek BPR syariah atau bahkan BMT yang sebenarnya sama saja dengan lintah darat. Harus ada lembaga otoritas perbankan syariah yang menjewer para lintah darat berkedok syariah. On 8/2/10, adin surachim <[email protected]> wrote: > http://sebi.ac.id/index.php?option=com_content&task=view&id=92&Itemid=35 > > > Thursday, 22 July 2010 > Roundtable Discussion Islamic Microfinance Bersama Prof M Abdul Manan > (SEBI News). Hari Jum’at (19/7), Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI SEBI) > mengadakan hajatan intelektual yang istimewa. Dengan acara yang sederhana, > STEI > SEBI mendatangkan Prof. Dr. Muhammad Abdul Mannan, Pakar Ekonomi Islam > Internasional dan Founder Chairman, Social Investment Bank Ltd. Dhaka, > Bangladesh, dalam acara Roundtable Discussion “Islamic Microfinance: The > Success Factors in Poverty Alleviation Programs and Ummah’s Welfare > Enhancement”. > > > Acara ini merupakan wujud nyata keseriusan STEI SEBI dalam penyelenggaran > pendidikan tinggi dan edukasiekonomi syariah di tanah air dengan > mendatangkan > tokoh-tokoh ekonomi syariah internasional sekaligus meningkatkan kapasitas > intelektual civitas akademika. Kedatangan Prof Manan menggenapi deretan > tokoh-tokoh ekonomi dan keuangan syariah internasional yang telah datang ke > Kampus STEI SEBI seperti Assoc. Prof. DR. Mohammad Daud Bakar > (International > Islamic University of Malaysia (IIUM)); DR. M. Umer Chapra (IRTI-IDB), > Prof. > DR. Saiful Azhar Rosly (Associate Professor International Islamic > University > Malaysia), DR. Abdullah Qurban Turkistani (King Abdul Azis University > Jedah), > Prof. Ross Hanifa dan DR. Hudaib (Bradford University, London, UK), Prof > Abdurrahim (IIUM), Assoc. Prof. Aslam Haneef (IIUM), Prof. Sahul Hameed > (IIUM). > "Komitmen kami dari STEI SEBI untuk terus memajukan industri ekonomi > syariah di > Indonesia," papar Sigit Pramono, SE., Ak., MSACC., Ketua STEI SEBI di > sela-sela > acara Diskusi Microfinance dengan Prof Mannan, Jumat lalu. > "Kami juga sangat berharap, mahasiswa kami dan praktisi yang berkecimpung > dalam industri ekonomi syariah dapat menggali lebih dalam praktek ekonomi > syariah yang terjadi pada dunia global," tutup Sigit yang juga menjabat > sebagai > pengurus pusat komunikasi ekonomi syariah, sebagaimana dikutip sebuah > portal > ekonomi syariah. > Dalam diskusi tersebut Prof Manan menyampaikan beberapa kritiknya terkait > dengan implementasi pembiayaan mikro model Gramen Bank, yang kemudian > mendasarinya untuk membuat alternatif dengan mendirikan Social Investmen > Bank, > Ltd. > Menurutnya, kelemahan Grameen Bank adalah pembebanan tingkat bunga pinjaman > yang sangat tinggi sekitar 54 persen, sebuah angka yang sesungguhnya luar > biasa mencekik. Lebih parah lagi, bila hidden costs seperti biaya-biaya > tersembunyi, seperti biaya keanggotaan, dokumentasi, kewajiban provisi atas > jumlah dana yang diblok dan lain sebagainya diperhitungkan, maka tingkat > bunganya akan mencapai 86 persen. Hal ini kemudian menyebabkan mayarakat > kecil > menjadi tetap dalam pusaran perangkap utang. > Dalam paper “Alternative Credit Models in Bangladesh: A Comparative > Analysis > Between Grameen Bank and Social Investment Ltd: Myths and Realities”, yang > telahdipresentasikan dalam First International Islamic Conference on > Inclusive > Islamic Financial Sector Development pada 17-19 April 2007 yang lalu di > Brunei > Darussalam, Prof Manan menyarikan kisah mirisdari sebuah harian Bengali > bernama > Shomokal (19/2/2007). Dalam harian tersebut diceritakan kondisi sebuah desa > bernama Hillary Palli yang selalu menjadi desa kebanggaan (show-piece > village) > Grameen Bank. Dilaporkan bahwa kondisi desa ini memburuk, sehingga > masyarakatnya tidak bisa keluar dari lilitan utang kepada Grameen Bank > setelah > 12 tahun. Banyak dari penduduk desa ini yang kemudian 'terpaksa' menjual > tanah > mereka, sehingga mereka menjadi orang yang tak punya tanah dalam arti > sesungguhnya. > Selain itu, dalam pandangannya, model operasi kredit mikro Grameen Bank > didasari asumsi implisit konflik kelompok dan paradigma neoklasik ortodoks > Barat dalam bingkai ekonomi bebas nilai, yang cenderung bias jender pada > upaya > pemberdayaan wanita saja, karena 95 persen nasabahnya adalah wanita. Hal > ini > berdampak, banyak keluarga yang menjadi nasabah yang berantakan akibat > perceraian. > > Last Updated ( Friday, 23 July 2010 ) > > > ------------------------------------ =========================== SPONSOR Tahunan MES 2010 : 1. Bank Syariah Mandiri 2. Bank BNI Syariah 3. Pegadaian Syariah ==================================================== Setelah seluruh paper masuk selesai diseleksi, maka panel juri dari BI, MES dan IAEI memutuskan 5 (lima) pemapar akan diundang presentasi pada Forum Riset Perbankan Syariah dengan pembahas dari praktisi dan akademisi senior. Seminar akan mengulas paper sebagai berikut : "TWO STEP INTERMEDIATION DALAM SISTEM AKUNTANSI PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA" oleh Khairun Fajri Arief "COMBINING ZAKAT, WAQF, AND ISLAMIC MICRO-FINANCE INSTITUTION TO ALLEVIATE POVERTY THROUGH EMPOWERING SMALL MEDIUM ENTERPRISES : AN INTEGRATED MODEL" oleh Dimas Bagus Wiranata Kusuma "EFEKTIFITAS SISTEM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PERBANKAN SYARIAH MELALUI PENERAPAN EVALUASI MODEL CIPP" oleh Didik Rinan Sumekto "PENEGAKKAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE MELALUI PERATINGAN CORPORATE GOVERNANCE DI PERBANKAN SYARIAH: CGCG UGM'S SYARIAH RATING MODEL" oleh Diyah Putriani "INDEK KEPATUHAN SYARIAH PADA BANK SYARIAH DI INDONESIA" oleh Siti Murtiyani Hari / Tanggal:Kamis / 22 Juli 2010 Pukul:08.00-16.00 WIB Tempat:Auditorium Kampus Pascasarjana Universitas Sriwijaya Jl. Padang Selasa Rt 26 No. 524 Kel. Bukit Lamo, Kec. Ilir Barat 1, Palembang, Indonesia Acara ini GRATIS dan terbuka untuk umum, DAN WAJIB DAFTAR karena tempat TERBATAS!!!! Dapatkan Fasilitas : 1. Lunch 2. Coffe Break 3. Goodybag 4. Sertifikat 5. Makalah dari paper yang dipresentasikan Pendaftaran Peserta Forum Riset: Putri 0813 676 15865 Adietya 0856 649 00 793 Bagi yang membutuhkan surat undangan untuk dapat hadir, kami persilahkan hubungi : Arie Haura 021-261 805 81 Kami tunggu kehadiran rekan-rekan, khususnya bagi rekan-rekan palembang dan sekitarnya, karena suatu kegiatan tingkat nasional yang berkualitas tinggi belum tentu ada setahun sekal dilaksanakan di Palembangi. Semoga acara ini memberikan kontribusi positif bagi ekonomi syariah di Indonesia.Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-syariah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-syariah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
