PRESERVASI BENDA BERSEJARAH DI KOTA-KOTA INDONESIA DALAM PERSPEKTIF PARTISIPASI 
MASYARAKAT

Preservasi dan konservasi bangunan dan benda bersejarah merupakan kata-kata yang 
akhir-akhir ini sering diperdengarkan ke wacana publik, terutama di kota-kota yang 
memiliki sejarah panjang seperti Jakarta, Bandung dan Semarang. Sejarah yang panjang 
ini meninggalkan jejak-jejak yang nampak dalam bentuk artefak-artefak, bangunan dan 
situs-situs. Beberapa diantaranya dalam keadaan yang terawat baik, sementara banyak 
lagi yang dibiarkan merana untuk kemudian hilang ditelan waktu. Diantara yang masih 
tersisa, banyak juga yang akan dihilangkan secara sengaja dengan berbagai alasan, yang 
umumnya bermuara pada tudingan bahwa artefak dan situs tersebut sudah tidak lagi 
sesuai dengan zaman, atau dianggap sebagai penghalang modernisasi. Benda yang memiliki 
nilai sejarah ini dianggap harus disingkirkan serta diganti oleh benda lain yang lebih 
up to date. Sementara itu, penyingkiran benda-benda tua ini ditentang oleh sekelompok 
masyarakat lain, yang menilai bahwa benda-benda tua merupakan harta tak ternilai, 
serta tidak dapat diukur dengan uang dan kepentingan ekonomi, sehingga mati-matian 
keberadaannya wajib dipertahankan, apapun yang terjadi. 

Tulisan lengkap dapat dilihat di 
http://www.terranet.or.id/masukandetil.php?id=1333

TerraNet
Gapura Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan
http://www.terranet.or.id


_______________________________________________
Envorum mailing list
[EMAIL PROTECTED]
http://lists.lead.or.id/mailman/listinfo/envorum

Kirim email ke