Oe ....Oegang....Halo... halo teman, Saya baru pulang dari Lore Lindu, tinggal sebulan di gunung Salupada ketinggian 1080 m dari permukaan laut. Tepatnya kami dekat sekali dengan danau kurang lebih 5 km. Walaupun saya tidak masuk ke Taman Nasional melalui Donge-Donge tetapi masuk melalui Sidaunta (70 km dari kota Palu)dan naik kuda 17 Km ke Tomado melalui daerah penyebaran cacing Chistosimiasis, kalau mengingat penyakit kaki Gajah yang ditimbulkan oleh cacing itu ngeri juga, makanya saya memilih naik kuda dari pada jalan kaki yang memang kita melalui beberapa rawa-rawa penyebaran cacing itu.
Taman Nasional Lore Lindu bagian Donge-Donge, Lembah Napu sedang bermasalah dengan illegal loging, menurut salah satu sopir ojek dari Kulawi ini diakibatkan terlalu banyak LSM yang konsentrasi di sana dengan berbagai macam provokasi. Sehingga yang terjadi di sana adalah masyarakat bingung dan merasa bahwa mereka punya hak untuk mengesploitasi hutan di sana. Maka yang terjadi adalah Taman ini jadi hancur dan kayu tersebar di pinggir jalan (informasi foto saya dapatkan dari Bapak Banjar Laban, Kepala Taman Nasional Lore Lindu). Jadi saya kira perlu segera difikirkan tentang bagaimana LSM mengajarkan kepada masyarakat bahwa LAW IS LAW. Menjarah Taman Nasional adalah HARAM apapun dalihnya masyarakat harus tunduk kepada hukum. Jangan kita mengprovokasi masyarakat untuk melakukan hal-hal melanggar hukum. Taman Nasional Lore Lindu salah satu hutan yang masih tersisa di Sulawesi, sangat disayangkan jika hutan ini hilang. Mungkin ada teman -teman yang mengetahui lebih banyak tentang illegal loging di Donge-Donge, lembah Napu dan bisa mengangkat sebagai bahan diskusi di sini. Salam dari Makassar, Nenny Babo Sulawesi Natural Resources Conservation Information Center _______________________________________________ Envorum mailing list [EMAIL PROTECTED] http://lists.lead.or.id/mailman/listinfo/envorum
