|
Indonesia....Indonesia....
MERDEKA!
Konon, di negara Antah Berantah, ceritanya
partai Beringin mulai mempersiapkan strategi untuk Pemilu mendatang. Bapak
partai Beringin yang bernama AT bersilaturahmi kepada (mantan?) sesepuhnya
yang bernama Mbah HMS untuk memohon petunjuk. Kira-kira obrolannya begini
:
AT : "Pak, mohon petunjuk ..., saya pusing untuk
menghadapi Pemilu mendatang ... "
HMS : "Waduh iya
ya ..., Pemilu masih ada toh, saya kok lupa" (kan udah pikun - katanya). Kowe
mau menang tho?"
AT : "Iya dong pak, mohon petunjuk
bapaklah bagaimana supaya kita bisa kembali berkuasa"
HMS
: "Baiklah, saya akan sampaiken wangsit yang saya terima selama saya
bertapa, begini lho ...
(1) Biarken orang
menyangka bahwa si Beringin sudah habis, terpecah, ndak kompak lagi. Buat terus
kekacauan di Beringin supaya orang menyangka Beringin sudah
lemah. (2) Supaya serangan daripada orang tidak
tertuju padamu, kowe kan masih kasus di pengadilan, kowe perlu terapkan
ilmu daripada 'mengaburkan pandangan lawan', bikin siasat seolah-olah ada
beberapa calon presiden. Nanti saya aken perintahken Toranwi, Sayur Lopah,
Abunawas, dan daripada yang lainnya untuk membantu rencana
ini. (3) Saya sudah siapken partai baru sebagai
senjata rahasia. Partai itudibina oleh jaringan yang masih saya miliki daripada
kalangan militer dan birokrat yang saya besarkan dulu, termasuk jaringan intel
yang bisa kita gunaken. Carilah orang yang akan kita gadang sebagai calon
presiden, tapi pesan saya, orang itu harus berasal dari kalangan militer,
dianggap cukup cerdas oleh masyarakat, beragama Islam, orang Jawa, dan nama
belakangnya berakhiran "No" - kowe pernah dengar sebutan No-To-No-Go-Ro kan?
Nah, yang ada di Indonesia ini baru sampai no-to saja no-go-ro nya belum. Jadi
menurutku sekarang giliran daripada 'No' untuk jadi presiden".
AT
: "Wah, kalau begitu beberapa yang terakhir ini bagaimana pak, kan
sebelum ini sudah ada Bi-Hid-Ti, terus nasib saya bagaimana?"
HMS
: "Hus kowe ki ..., aksoro Jowo tidak kenal Bi Hid Ti, semua musti
pakai 'O". Mereka itu hitung-hitung cuma intermezo saja. Wis
tho, kowe manut saja daripada omonganku ini, kowe ndak jadi presiden juga ndak
apa-apa asal masih jadi penguasa tho? Nah, jaringan intel sudah mulai saya suruh
bekerja jauh hari sebelum Pemilu dimulai, karena mungkin kita perlu partai
sekoci untuk menyamar... "
AT : "Jelas pak. Lalu Bapak
sendiri bagaimana ..., Bapak akan nyoblos Beringin juga kan?"
HMS
: "Jangan dong, saya ndak boleh nyoblos Beringin, kita musti buat
skenario supaya saya keliatannya sudah bukan di Beringin lagi"
AT
: "Maksud Bapak gimana ..., bapak mau golput?"
HMS
: "Wah wah ..., kowe kok seperti baru belajar politik gitu sih, gengsi
dong, masak saya golput? Caranya ya mudah, saya akan bikin partai baru
...., apa susahnya sih sekarang bikin partai, asal punya kepeng kan beres.
Begini, saya akan suruh genduk Sriti (alias Utut) dan konco lawasnya si Notohar
itu untuk buat partai baru ..., namanya akan pakai "karya" juga ditambah dengan
"pembangunan" karena kata 'karya' kan sudah menjadi mantra sakti daripada saya,
sedangken kata pembangunan untuk memperingati diri saya sendiri, lha saya kan
masih Bapak Pembangunan toh?. Biarken mereka bekerja membawa nama saya ..., jadi
seolah-olah saya sudah ndak ada hubungan lagi dengan Beringin. Jadi kalau nanti
Pemilu ya saya akan coblos partai baru saya tho ..."
AT
: "Wah, bapak memang luar biasa sekali ... kalau begitu akan saya
laksanakan dawuh Bapak, mohon pamit"
HMS : "Yo wis, sing
ati-ati ..., kalau kowe menang ojo lali karo aku lo"
AT
: "Pak maaf, ada yang kelupaan ..."
HMS : "Opo
maneh tho lhe ....?"
AT : "Begini pak, tadi kan kita
baru bahas strategi untuk menghadapi lawan utama Beringin kita, itu yang si
monyong ... Kan masih ada partai lain pak ..., ini bagaimana"
HMS
: "Oo sing ijo-ijo kuwi ...., uwis ora usah kuatir lhe ..., semua sudah
kuatur daripada strateginya .... Kowe pernah denger daripada strategi 'devide et
impera' tho ...? Nah, strategi itu sudah terbukti manjur sekali di bangsa kita
..., makanya dulu londo-londo itu bisa njajah negara kita lama sekali ya karena
strategi itu. Dan ilmu londo-londo itu sudah berhasil ku-khatamkan maka aku bisa
berkuasa lebih dari 30 tahun. Lha, ijo-ijo kuwi kan sudah dari dulu
kupecah-pecah jadi ijo kota dan ijo ndeso...Saklawaseaku hidup, 2 golongan iki
yo ora bisa akur .... wong pancen tak gawe rusuh kok"
AT
: "Tapi kan masih ada lainnya pak ..., ijo yang lain maksud
saya"
HMS : "Aku sudah perintahken untuk membentuk
partai-partai baru. Salah sijine yo kuwi ono dai kondang sing kepingin jadi
pejabat, tugase yo kuwi nggembosi suaranya ijo X3. Nek kuwi si Anim Rasi ojo
ditakuti, wis ora nduwe daya kekuatan, partai matahari-ne kan wis meh buyar tho
.... Lha, sing siji iki, Gus Ndablek, pancen rodo angel ... Tapi biarken
sajalah, dia kan cuma kuat di propinsi Timur sana, biar dia ndagel terus, ben
ono lucu-lucune .... Di golongane ijo-ijo sudah kutanamkan daripada orang-orang
kita untuk bikin rusak-rusakan, contohnya ya Si Kolor Ijo. Si Ndablek itu
juga ilmunya sama denganku, lihat aja keluarga mbak Ti diadu domba, bodohnya
wedok-wedok kuwi mau-maunya dimainin sam si Ndablek itu"
AT
: "O, begitu pak, jadi sudah tidak ada yang perlu saya takuti lagi
....?"
HMS : "Ndak usah takut .... kowe liat nanti, sopo
wae sing menang, golongan ijo atau golongan monyong kuwi .... mesti bakal
ngundang kowe untuk koalisi. Opo maneh nek kowe sing menang wah, kowe kepenak
banget biso menentukan arep gandengan karo sopo wae"
AT
: "Inggih pak, kalau begitu mantaplah rasa hati saya, terimakasih atas
petunjuk bapak". Dengan hati plong bang AT keluar rumah dan langsung berlari
menuju mobil volvonya untuk kembali ke markas besar si Beringin.
Catatan Penting : "Cerita di atas hanya
merupakan fiksi belaka dan tidak dilatarbelakangi oleh suatu peristiwa tertentu.
Apabila terdapat kesamaan atau pun kemiripan nama maka hal tersebut hanya
merupakan kebetulan belaka"
Yahoo! Groups Links
|